Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Wanita Dari Klan Luo


__ADS_3

“I-Ini adalah lencana pengenal milik Tuan Muda Klan Luo, bagaimana kau bisa memiliki lencana ini?” Wanita itu bertanya sambil mengarahkan pandangannya pada Luo Feng, dan ia baru sadar kalau saat ini tidak lagi berada di atas arena pertarungan, melainkan sudah berada di sebuah taman.


Ia dapat merasakan keberadaan orang lain tidak begitu jauh dari taman tempatnya saat ini, yang membuatnya yakin ia tidak sedang berdua dengan pemuda yang berdiri tenang di hadapannya.


Mendengar pertanyaan yang ditujukan padanya, dengan tenang ia berkata, “Apa kamu memiliki giok cahaya yang bisa membuatmu mengenali keberadaan anggota Klan Luo di dekatmu?” ia mengetahui keberadaan giok cahaya itu dari Patriak Ye Yong, dan ia memiliki satu di cincin ruangnya.


Ia dan Patriak Ye Yong bahkan sudah menggunakan giok cahaya untuk mengetahui apa dirinya memang bagian dari Klan Luo menggunakan giok cahaya itu, dan hasilnya ia memang bagian dari Klan Luo, dan lagi ia memiliki posisi tinggi di Klannya.


Mendengar lawan bicaranya membahas tentang giok cahaya yang bisa digunakan untuk mengenali keberadaan anggota Klan Luo di dekatnya, ia langsung saja mengeluarkan benda itu, dan ia ingin menggunakannya untuk mengetahui apa pria di hadapannya bagian dari Klan Luo.


Jika pria itu saat menyentuh giok cahaya, tidak ada cahaya yang terpancar dari giok cahaya, bisa dipastikan jika ia bukan bagian dari Klan Luo. Namun, jika giok cahaya memancarkan cahaya saat ia memegangnya, artinya ia adalah bagian dari Klan Luo. “Pegang giok ini dan saluran energi spiritual milikmu ke giok ini! Jika giok ini bercahaya, artinya kamu adalah bagian dari Klan Luo, dan jika giok tidak memancarkan cahaya, jelaskan padaku darimana kamu mendapatkan lencana pengenal milik Tuan Muda Klan Luo!”


Luo Feng dengan tenang menerima giok cahaya yang disodorkan wanita bercadar padanya, lalu ia mulai mengalirkan energi spiritual miliknya ke giok cahaya yang langsung saja memancarkan sinar terang.


Mula-mula giok cahaya memancarkan cahaya putih yang menunjukkan kalau Luo Feng adalah bagian dari Klan Luo, tapi tidak lama cahaya berubah warna menjadi biru, dan terus berubah menjadi ungu, lalu terakhir giok cahaya memancarkan cahaya berwarna kuning keemasan, yang menunjukkan identitas seorang calon penerus Patriak Klan Luo, yang saat ini sedang dicari-cari oleh seluruh anggota Klan Luo.


Tanpa banyak kata, setelah melihat giok cahaya memancarkan cahaya kuning keemasan, wanita bercadar langsung saja berlutut di hadapan Luo Feng, dikarenakan ia tahu pasti sedang berhadapan dengan siapa, dan ia tidak pernah berharap dapat bertemu dengan sosok paling penting di Klan Luo, tidak lama setelah sampai di Pulau Kecil Yue Dao.


Ia pergi ke Pulau Kecil Yue Dao sebenarnya memang untuk mencari keberadaan calon penerus Patriak Klan Luo, dan ia ingin meminta bantuan Klan Ye untuk mencarinya, dikarenakan ia tahu jika Klan Ye masih memiliki kesetiaan mutlak pada Klan Luo, meski sudah sangat lama Klan Luo mengabaikan keberadaan Klan pelayan, yang masih setia pada Klan Luo.


Saat baru saja berlutut, wanita itu merasa tubuhnya tidak bisa ia kendalikan, tubuhnya saat ini bergerak sendiri, dan saat ia kembali bisa menggerakkan tubuhnya, ia melihat posisinya kembali berdiri di tempat semula.


“Aku paling tidak suka ada seseorang yang berlutut atau bahkan sampai bersujud di hadapanmu, jadi mulai saat ini sampai kapanpun, jangan pernah melakukan itu atau aku akan marah!” ucapan Luo Feng terdengar sangat tegas, tapi wajahnya masih menunjukkan kelembutan, apalagi saat ini ia sedang dihadapkan pada seorang wanita, yang sejak awal melihat sudah membuat jantungnya berdebar lebih kencang.


Wanita bercadar menganggukkan kepala, dan ia berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak bersujud atau berlutut di hadapannya, sekalipun ia sangat ingin melakukannya. “Tuan Muda, hampa Luo Xue, meski hamba menyandang nama Klan Luo, tapi hamba tidak memiliki darah murni Klan Luo. Hamba hanyalah anak angkat Tetua Agung Klan Luo.” Luo Xue, wanita bercadar mengenalkan siapa dirinya pada Luo Feng.

__ADS_1


Luo Xue memang tidak memiliki garis keturunan murni dari Klan Luo, tapi meski samar, aura kekuatannya menunjukkan kalau dirinya adalah bagian dari Klan Luo, dan keberadaan aura samar itulah yang membuat Luo Feng tahu jika Luo Xue memiliki hubungan dengan Klan Luo.


“Kamu bisa memanggilku Luo Feng tanpa embel-embel Tuan Muda, dan jangan terlalu formal saat bicara padaku karena aku yakin usia kita tidak terpaut jauh!” ucap Luo Feng.


Luo Xuo merasa ragu mengiyakan apa yang diucapkan Luo Feng, tapi melihat pria itu yang menunjukkan ekspresi tidak ingin dibantah, pada akhirnya ia mengiyakan apa yang diucapkan Luo Feng, meski ia bingung harus seperti apa memanggil Luo Feng. “Ka-Kalau begitu, bagaimana aku memanggilmu? A-Aku tidak bisa jika langsung memanggil nama!”


Luo Feng yang baru saja memastikan Luo Xue berusia satu tahun lebih muda darinya, ia berkata, “Panggil aku gege, dan mulai sekarang aku akan memanggilmu Xue’er!”


“Bu-Bukannya kita belum memiliki hubungan dekat? A-Apa kamu yakin ingin memanggilku seperti itu, dan aku memanggilmu Gege?” Entah kenapa Luo Xue merasa wajahnya panas saat ia mengatakan Gege.


“Mulai sekarang kamu harus mulai bisa membiasakan diri berada di dekatku, karena mulai sekarang kamu akan ikut kemanapun aku pergi!” ucapan itu begitu saja keluar dari mulut Luo Feng tanpa bisa ia hentikan.


Mendengar semua itu, Luo Xue hanya menganggukkan kepala patuh, dan lagi ayah angkatnya memang berkenan pada dirinya untuk mengikuti calon penerus Patriak Klan Luo, jika ia menemukan sosoknya.


Ketika pergi mencari sosok calon penerus Patriak Klan Luo, ia yakin jika sosok yang ia cari setidaknya sudah berusia ratusan atau bahkan ribuan tahun, tapi ia tidak menyangka jika sosok yang ia cari hanya lebih tua satu tahun darinya, dan itu adalah sosok pemuda yang ketampanannya bisa membuat wanita rela menyerahkan semua padanya.


“Tu-Gege... saat ini kediaman Klan Luo tidak berada di mana-mana karena setelah kediaman agung dihancurkan di masa lalu, sampai sekarang Klan Luo belum membangun kediaman baru. Sedangkan untuk anggota Klan Luo, mereka saat ini menyebar mencari keberadaan Gege.”


Luo Xue memberi jawaban sesuai dengan pertanyaan Luo Feng, dan tidak ada yang dia kurang-kurangin dari jawabannya. Semua jawabannya sesuai dengan kenyataan yang terjadi pada Klan Luo.


Luo Feng mengangguk pelan mendengar jawaban Luo Xue, dan setelahnya ia berkata, “Apa kedatanganmu ke Pulau Kecil Yue Dao karena ingin mencari keberadaanku, dan apa hanya kamu anggota Klan Luo yang datang ke pulau ini?”


Luo Xue menganggukkan kepalanya. “Aku datang ke Pulau Kecil Yue Dao memang untuk mencari keberadaan Gege, dan aku datang seorang diri. Sebelumnya aku berencana meminta bantuan Klan Ye untuk mencari keberadaan Gege, tapi sebelum aku ke tempat Klan Ye, aku sudah lebih dulu bertemu Gege.”


“Apa ada sesuatu yang ingin kamu sampaikan setelah bertemu denganku? Atau kami ingin membawaku pergi menemui seseorang? Jika kamu ingin membawaku pergi menemui seseorang, aku bisa melakukan itu sepuluh hari lagi terhitung dari hari ini!” Masih ada yang harus ia kerjakan di Klan Ye, dan ia tidak bisa pergi sebelum semua selesai dikerjakannya, termasuk menunggu ke-lima muridnya selesai dengan kultivasi nya.

__ADS_1


“Gege, ayah angkat memberi perintah padaku untuk mengikuti Gege sampai Klan Luo selesai menyiapkan kekuatan, dan setelah semua siap semua anggota Klan Luo akan berkumpul untuk menyatakan kebangkitan Klan Luo!” Ia tidak tahu kapan itu terjadi, tapi ayah angkatnya berjanji akan mengirim pesan jiwa padanya, jika waktunya telah tiba.


“Kalau seperti itu, aku harus memperkenalkanmu pada kelima muridku karena ke depannya kalian akan menjadi teman perjalananku! Namun karena mereka sedang berkultivasi, aku akan memperkenalkanmu pada mereka, begitu mereka selesai berkultivasi!” ucap Luo Feng.


Luo Xue mengangguk. “Gege, kalau aku boleh tahu sekarang kita berada di mana? Apa tempat ini aman untuk membahas semua yang sejak tadi kita bahas?” Luo Xue bertanya tentang dimana mereka saat ini.


“Kita sekarang berada di kediamanku, yang berada di wilayah kediaman Klan Ye, dan di tempat ini kamu tidak perlu khawatir ingin membahas apapun denganku karena apa yang kita bahas orang lain tidak bisa mendengarnya!”


Luo Feng menunjukkan keberadaan array formasi yang berada di sekeliling mereka, dan Luo Xue baru saja sadar jika ada array formasi khusus yang membuat orang lain tidak bisa mendengar pembicaraannya dan Luo Feng.


Mengetahui Luo Feng memiliki tempat tinggal di wilayah kediaman Klan Ye, Luo Xue terpikirkan sebuah pertanyaan untuk Luo Feng. “Apa Gege memiliki hubungan khusus dengan Klan Ye, sampai-sampai memiliki kediaman pribadi di wilayah kediaman Klan Ye, dan sudah berapa lama Gege di tempat ini?”


“Aku hanya pernah membantu mengalahkan kekuatan yang ingin menghancurkan Klan Ye, sekaligus membantu meningkatkan kekuatan seluruh anggota Klan Ye, termasuk kekuatan Patriak Klan.”


“Untuk berapa lama aku sudah tinggal di tempat ini, setidaknya aku tinggal sudah lebih dari satu bukan, dan rencananya sepuluh hari lagi aku akan pergi meninggalkan Pulau Kecil Yue Dao, dan melanjutkan perjalanan ke tempat selanjutnya!” ucap Luo Feng menyelesaikan jawaban atas pertanyaan Luo Xue.


“Tempat apa yang menjadi tujuan Gege setelah meninggalkan Pulau Kecil Yue Dao?” Dikarenakan ia akan ikut dalam perjalanan Luo Feng, tidak ada salahnya ia tahu tujuan Luo Feng selanjutnya.


“Aku berencana pergi ke Pulau Besar Taiyang Dao untuk menemui Klan Yuan, dan aku berharap Klan itu masih memiliki kesetiaan pada Klan Luo karena aku ingin menarik mereka dalam kekuatan yang saat ini sedang aku kumpulkan,” jawabnya.


“Aku pernah mendengar Klan Yuan saat ini terpecah menjadi dua kubu. Kubu yang setia pada Klan Luo sertai kubu pembelo yang mendukung Klan Qing, dan kedua kubu sampai hari ini masih terus terlibat dalam perang saudara!” ucap Luo Xue.


“Kabar baik jika mereka sudah terpecah menjadi dua kubu, jadi aku bisa langsung memusnahkan kubu yang mendukung Klan Qing!”


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2