Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Menyerang Untuk Menjemput Kematian


__ADS_3

Luo Feng bergerak cepat menuju gerbang Klan Yuan, untuk menemui sekelompok orang yang berasal dari Klan Qing, yang memaksa masuk ke kediaman Klan Yuan.


Dalam waktu singkat ia telah sampai di gerbang Klan Yuan, dan begitu saja jalan keluar untuk melihat sekelompok orang yang terus berteriak, memaksakan kehendak mereka yang ingin memasuki kediaman Klan Yuan. Jumlah mereka tidak terlalu banyak, tapi Luo Feng bisa merasakan kehadiran ribuan orang yang menanti di kejauhan.


‘Sepertinya kedatangan mereka bukan untuk menjalin hubungan baik dengan Klan Yuan,’ ucap Luo Feng dalam hati saat merasakan keberadaan ribuan orang yang diyakininya bagian dari kelompok yang memaksa masuk ke kediaman Klan Yuan.


“Klan Yuan tidak menerima tamu yang berasal dari Klan Qing, jadi sebaiknya kalian segera pergi dari tempat ini, dan juga bawa pulang mereka!” ucap Luo Feng dan ia menunjuk arah ribuan anggota Klan Qing yang sedang bersembunyi.


Orang-orang yang berasal dari Klan Qing terkejut dengan ucapan sosok yang muncul secara tiba-tiba, dan mereka semakin dibuat terkejut saat sosok yang beru saja muncul ternyata tahu keberadaan anggota Klan Qing yang sedang bersembunyi, padahal tempat persembunyian mereka sangatlah tersembunyi.


Tidak kunjung mendapatkan balasan dari orang-orang Klan Qing, Luo Feng kembali membuka suara, “Ini peringatan terakhir untuk kalian, segera pergi dari tempat ini sebelum sesuatu yang buruk terjadi pada kalian! Jujur saja, aku bukan orang yang pernah memberi ampun pada orang-orang yang tidak mendengarkan peringatanku!” Seringaian terlihat di wajah Luo Feng usai ia berbicara.


Seperti baru saja sadar jika ada sosok yang menginginkan mereka segera pergi meninggalkan kediaman Klan Yuan, salah satu orang dari kelompok Klan Qing melangkah maju, menatap Luo Feng yang berdiri tenang di tempatnya.


“Tidak ada yang berhak mengusir kami dari tempat ini! Jika memang kami tidak bisa masuk secara baik-baik, terpaksa kami masuk dengan kekerasan, dan jangan salahkan kami kalau hari ini akan menjadi akhir dari Klan Yuan,” ucap orang itu, yang setelahnya ia memperkenalkan diri sebagai Tetua Ketujuh Klan Qing, yang berasal dari kediaman agung Klan Qing.


Luo Feng tersenyum sinis mendengar apa yang dikatakan Tetua Ketujuh Klan Qing. Dengan suara yang begitu jelas terdengar ia mengatakan seolah bisa menghancurkan kediaman Klan Yuan, padahal ia tidak tahu sekuat apa Klan Yuan saat ini. Nyatanya ia memang tidak tahu sekuat apa Klan Yuan, dan sekuat apa pria yang sudah memberinya peringatan.


Tetua Ketujuh yang belum lama ini berhasil menerobos ranah Heavenly Emperor tingkat 7 sangat yakin dapat mengalahkan seluruh orang kuat di Klan Yuan, apalagi ia datang didampingi lima orang tetua agung dari Klan cabang, yang mana kekuatan mereka sudah berada di ranah Heavenly Emperor tingkat 1 sampai tingkat 3.


Selain mereka, masih ada lima ribu murid elite Klan Qing yang kekuatannya sudah berada di ranah Martial God tingkat 2 sampai tingkat 5.

__ADS_1


Dengan kekuatannya sendiri di tambah dengan kekuatan mereka yang ikut bersamanya, ia rasa tidak akan sulit menghancurkan Klan Yuan, yang berhasil memusnahkan para pengkhianat Klan Yuan, dimana para pengkhianat Klan Yuan adalah orang-orang yang dipersiapkan Klan Qing untuk merebut kekuasaan Patriak Klan Yuan dari tangan Patriak Yuan Yuji.


Namun, semua rencana Klan Qing telah gagal, dan akhir-akhir ini Klan Qing juga harus putus hubungan dengan para siluman di Pulau Besar Taiyang Dao, setelah terjadi pergantian sosok Raja Siluman. Jika Raja Siluman terdahulu bersedia bekerjasama dengan Klan Qing, Raja Siluman yang sekarang menolak mentah-mentah adanya kerjasama antara siluman dengan Klan Qing.


Bisa dikatakan Klan Qing tidak memiliki pondasi kekuatan di Pulau Besar Taiyang Dao, berbeda dengan Klan Luo yang masih memiliki Klan Yuan sebagai pondasi kekuatan mereka di Pulau Besar Taiyang Dao. Apalagi dengan status Klan Yuan yang merupakan Klan terkuat di Pulau Besar Taiyang Dao, sama artinya pondasi Klan Luo di pulau ini semakin kuat.


Oleh karena itu, selama Klan Luo belum kembali menunjukkan batang hidungnya, Klan Qing berpikir untuk menjadikan Klan Yuan menjadi pendukung mereka, tapi jika penolakan yang mereka dapat, tidak ada cara lain untuk mengurangi kekuatan pendukung Klan Luo selain menghancurkan dan memusnahkan Klan Yuan.


“Kalian memang tidak akan pernah bisa memasuki kediaman Klan Yuan secara baik-baik, dan jika kalian memaksa masuk, kalian pasti menyesal jika melakukan itu!” ucap Luo Feng memberi peringatan, dan ia tersenyum.


Tetua Ketujuh yang sangat yakin dengan kekuatannya dan orang-orangnya, ia sama sekali tidak memiliki keinginan mengindahkan peringatan sosok yang sudah dia kali memperingatinya. Ia akan menanggung seluruh resiko saat menerobos masuk kediaman Klan Yuan, meski ia merasa tidak akan pernah ada resiko yang perlu ia tanggung.


Di tambah fakta kekuatannya dan kekuatan orang-orangnya, ia sama sekali tidak ragu untuk memasuki kediaman Klan Yuan secara paksa, dan ia akan memusnahkan siapapun yang berani menghalangi tujuannya.


Kedua Tetua Agung langsung saja bergerak maju. Di awal langkah, keduanya masih percaya diri dapat mengalahkan pria yang menjadi lawan mereka, tapi semakin mendekati pria yang masih terlihat tenang, keduanya merasakan bahaya dari sosok yang mereka dekati, dan ada dorongan untuk pergi menjauhi sosok itu.


Meski kekuatan mereka cukup tinggi yaitu berada di ranah Heavenly Emperor tingkat 2 dan tingkat 3, keduanya merasa pria yang akan mereka lawan jauh lebih kuat, terbukti dari pria itu yang tidak terganggu dengan aura kekuatan mereka. Keduanya juga tidak bisa mengukur kekuatan pria itu, dan itu semakin memperjelas jika pria itu lebih kuat dibandingkan mereka.


“Serang bersama-sama dan aku yakin orang itu tidak akan sanggup menghadapi serangan kita!” ucap salah satu Tetua Agung, lalu bersama rekannya ia melesat maju begitu cepat, dan langsung saja mereka menyerang Luo Feng.


Setangan mereka datang bersamaan, Luo Feng tidak panik dengan serangan mereka. Ia masih saja tenang, dan hanya dengan sebelah tangannya ia berhasil menahan serangan lawan, lalu dengan sebelah tangan lainnya ia berhasil membalas serangan mereka, membuat kedua lawannya terpental jauh.

__ADS_1


Tidak berhenti hanya dengan membuat lawannya terpental, Luo Feng cepat menghampiri mereka, dan tanpa ampun, secara bergantian ia menginjak-injak kepala kedua musuhnya, membuat keduanya terluka parah, dan mereka mati kurang dari sepuluh tarikan napas sejak pertarungan dimulai.


Tetua Ketujuh terkejut saat melihat bagaimana dia Tetua Agung dari Klan cabang yang dengan mudahnya mati, di tangan pria yang terlihat lemah di matanya, tapi sekarang ia tidak lagi melihat pria itu lemah. Bagaimana mungkin ia tetap berpikiran orang itu lemah, setelah berhasil membunuh dia Tetua Agung Klan cabang yang jelas tidak lemah.


Sementara itu, setelah membunuh kedua lawannya, dengan santainya Luo Feng berjalan menghampiri kelompok orang yang berasal dari Klan Qing, lalu dengan tatapan sinis ia menatap mereka. “Jangan lama-lama, maju saja jika ingin mati!” ucapnya.


“Berani membunuh dia orang Tetua Agung Klan cabang, apa kau bermaksud menantang Klan Qing? Sepertinya kau memang menginginkan Klan Yuan dihancurkan Klan Qing. Baiklah, dengan senang hati aku akan menghancurkan Klan Yuan!” ujar Tetua Ketujuh lalu ida memberi perintah melalui telepati pada lima ribu murid elite Klan Qing yang ikut dengannya.


“Kalian semua maju dan hancurkan kediaman Klan Yuan!” perintahnya, dan langsung saja lima ribu murid elite Klan Qing keluar dari tempat persembunyian mereka, bergerak sangat cepat menuju kediaman Klan Yuan.


Luo Feng yang melihat keberadaan ribuan orang ingin menyerang kediaman Klan Yuan, ia hanya menjentikkan jarinya, mengaktifkan array formasi untuk melindungi kediaman Klan Yuan, dan tidak lupa ia menyiapkan array formasi pengurung, untuk membuat semua musuhnya tidak bisa pergi melarikan diri.


Setel semua array terbentuk sempurna, Luo Feng menatap lima ribu murid elite Klan Qing yang kesulitan memasuki kediaman Klan Yuan, dikarenakan adanya array formasi yang melindungi kediaman Klan Yuan.


“Murid-murid elite Klan Qing nyatanya hanya sekumpulan orang bodoh dan lemah, dan sampai kapanpun mereka tidak mungkin bisa menghancurkan array formasi yang melindungi kediaman Klan Yuan.” Luo Feng mengatakan apa yang ingin ia katakan.


“Kau, beraninya kau menghina murid terbaik Klan Qing! Aku akan membunuhmu!” Ditemani tiga Tetua Agung dari Klan cabang, Tetua Ketujuh bergerak cepat menyerang Luo Feng.


“Ini yang aku tunggu, kalian datang menyerang untuk menjemput kematian!”


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2