Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Kekuatan Baru Luo Xue


__ADS_3

Kekuatan Luo Xue yang terus meningkat akhirnya terhenti setelah dia berhasil menerobos tingkat 45 ranah Immortal God. Berkat kekuatan yang diberikan cincin Penguasa Alam Semesta, dia berhasil meningkatkan kekuatannya, dan sekarang dia jauh lebih kuat dari sebelumnya. Bukan hanya Luo Xue yang bertambah kuat, tapi Shen Huang dan empat orang lainnya juga bertambah kuat, dan saat ini kekuatan mereka berada di ranah Immortal God tingkat 10.


Kekuatan mereka memang masih jauh lebih lemah dibandingkan Luo Xue, tapi dengan kekuatan yang mereka miliki saat ini, mereka yakin dapat menjadi pelindung bagi Klan Luo dan seluruh Klan sekutu.


Bahkan kekuatan mereka saat ini jauh lebih kuat dari kekuatan yang dimiliki oleh Patriak Klan Shen, yang mana saat ini kekuatan Patriak Shen Qiong masih berada di tingkat 10 ranah Supreme God Emperor, setara dengan kekuatan Patriak Klan sekutu.


“Xue‘er sudah tidak lagi mendapatkan terobosan, tapi sepertinya cincin penguasa Alam Semesta belum berhenti memberikan kekuatannya pada Xue’er. Selain meningkatkan kekuatan, ternyata pondasi kekuatan Xue‘er juha turut ditingkatkan, dan pondasi kekuatannya saat ini mendekati kata sempurna!”


Dengan pondasi kekuatannya yang kokoh, Luo Xue dapat memaksimalkan kekuatan yang dimilikinya, dan jika dia bertemu lawan yang memiliki pondasi kekuatan lebih buruk darinya, meski tingkat kekuatan lawan lebih tinggi darinya, dia tidak akan kalah jika berhadapan dengan lawan seperti itu. Meski harus berusaha keras, kemenangan akan tetap menjadi miliknya.


Luo Feng terus saja melihat apa yang terjadi pada diri Luo Xue. Selain kekuatan dan pondasi kekuatan yang ditingkatkan, dia bisa melihat jika sosok Luo Xue jauh lebih cantik darinya sebelumnya, dan dia merasa setelah ini akan semakin banyak orang yang ingin menjadikan Luo Xue sebagai miliknya. Akan tetapi, tentu saja dia tidak akan membiarkan Luo Xue jatuh ke tangan orang lain.


Tubuh Phoenix Abadi adalah kekuatan yang juga diwariskan cincin penguasa Alam Semesta pada Luo Xue. Dengan memiliki tubuh Phoenix Abadi, Luo Xue bisa dipastikan akan menjadi wanita paling cantik di seluruh Alam Semesta, dan sampai kapanpun tidak akan pernah ada yang bisa menyaingi kecantikannya.


Dari tubuh Luo Xue muncul siluet Phoenix Abadi, yang mana wujudnya begitu cantik dengan api berwarna kuning keemasan yang mengelilingi tubuhnya. Siluet itu melesat cepat ke arah langit, dan tidak lama kemudian siluet itu kembali ke tubuh Luo Xue.


Saat siluet Phoenix Abadi kembali menyatu dengan tubuh Luo Xue, Luo Feng bisa melihat jika tubuh Luo Xue dibasahi oleh keringat, dan dari ekspresi wajahnya, dia tahu jika istrinya itu sedang menahan rasa sakit dari dalam tubuhnya.


Luo Feng tidak khawatir dengan semua itu, dikarenakan dia bisa merasa jika tidak ada yang memburuk dari keadaan Luo Xue, yang ada keadaan Luo Xue justru semakin baik, dengan pondasi kekuatan yang semakin kokoh.

__ADS_1


Menggunakan jurus mata Dewa yang sudah lama dia pelajari, Luo Feng bisa melihat tulang di tubuh Luo Xue yang berganti warna. Tulang yang semula berwarna putih, kini berubah warna menjadi kuning keemasan, dan prises perubahan warna tulang benar-benar terasa menyakitkan bagi Luo Xue, dan dia sekuat tenaga bertahan dari rasa sakit itu.


Itu bukan sekedar proses pergantian warna tulang, tapi jika ingin mendapatkan tulang berwarna kuning keemasan, artinya tulang lama harus dilebur, dan setelahnya tulang baru ditumbuhkan. Proses itu adalah sesuatu yang teramat sangat menyakitkan, dan tidak semua orang bisa melakukannya tanpa kehilangan kesadaran.


Proses belum selesai meski satu hari sudah berlalu, tapi Luo Feng bisa melihat jika Luk Xue tidak lagi merasakan rasa sakit seperti sebelumnya. Sementara itu, diwaktu yang sama Luo Feng melihat Shen Huang dan empat orang lainnya yang sudah membuka mata mereka, dan aura mereka terasa jauh lebih kuat dari sebelumnya.


Luo Feng memberi selamat pada mereka atas keberhasilan meningkatkan kekuatan, dan tidak lama kemudian dia berkata, “Luo Long, Luo Niu, Shen Huang, dan kalian berempat, kalian aku tugaskan menjaga Xue‘r, sementara aku akan mengumpulkan seluruh sumberdaya yang ada di tempat ini!”


Mereka yang mendengar semua itu, mereka mengerti apa yang harus dilakukan. Sementara Luo Feng yang tahu jika mereka sudah mengerti tentang apa yang harus dilakukan, segera dia pergi untuk mengumpulkan seluruh sumberdaya di pusat wilayah tanah makam para Dewa.


Tenang meninggal Luo Xue dibawah pengawasan mereka yang dapat dirinya percaya, Luo Feng segera pergi mengumpulkan seluruh sumberdaya berharga yang berada di pusat wilayah tanah makam para Dewa. Semuanya sumberdaya yang bisa meningkatkan kekuatan dia ambil, termasuk gunungan kristal kehidupan, yang mana kristal kehidupan itu adalah milik binatang buas yang kekuatan setara kekuatan kultivator ranah Immortal God tingkat 10 sampai tingkat 30.


Dengan sumberdaya yang sudah dikumpulkan, Luo Feng yakin jika dia bisa membentuk prajurit khusus, yang mana seluruh anggota prajurit bakal memiliki kekuatan di ranah Immortal God. Setidaknya dia menginginkan ada lima ribu prajurit khusus, dengan kekuatan di ranah Immortal God.


Terus saja berkeliling di pusat wilayah tanah makam para Dewa, Luo Feng sudah mengumpulkan banyak sekali sumberdaya berharga, tapi masih terdapat banyak sumberdaya berharga yang harus dia kumpulkan.


Akan terlalu lama jika mengerjakannya seorang diri, Luo Feng memilih mengeluarkan artefak prajurit perang untuk membantunya mengumpulkan seluruh sumberdaya berharga.


Pada akhirnya, seluruh sumberdaya berharga berhasil dikumpulkan, dan untuk melakukan semua itu diperlukan waktu lebih dari satu hari. Setelah semua selesai, Luo Feng menyimpan kembali keberadaan artefak prajurit perang, lalu dia segera kembali ke tempat Luo Xue, yang diyakininya tidak lama lagi Luo Xue akan menyelesaikan apa yang sebelumnya belum terselesaikan.

__ADS_1


“Gege!” ucap Luo Xue begitu melihat Luo Feng, dan sepertinya dia baru saja selesai mendapatkan seluruh kekuatan yang diberikan cincin penguasa Alam Semesta.


Aura kekuatan Luo Xue sangatlah stabil, meski beberapa waktu lalu dia mengalami terobosan beruntun.


Luo Feng juga bisa merasakan jika kekuatan fisik Luo Xue jauh lebih kuat dari sebelumn, meski kekuatan fisik itu belum bisa disejajarkan dengan kekuatan fisiknya. Meski begitu, hanya dengan menggunakan kekuatan fisik, Luo Feng yakin jika Luo Xue bisa melawan dan mengalahkan musuh yang memiliki kekuatan setara dengannya, atau satu tingkat lebih kuat.


Sebuah senyuman terlihat di wajah Luo Feng saat dia mendengar suara lembut Luo Xue memanggik namanya. Melihat Luo Xue dengan penampilan baru, Luo Feng langsung saja menarik istrinya itu ke dalam pelukannya, dan dia berbisik, “Selamat karena telah menjadi sosok yang sangat kuat, dan selamat atas keberhasilan mendapatkan seluruh kekuatan yang diberikan oleh cincin penguasa Alam Semesta.”


Selesai membisikkan semua itu Luo Feng perlahan melepas pelukannya, dan saat melihat semua orang tidak mengarahkan pandangan ke arahnya, Luo Feng cepat mencium kening Luo Xue, yang mana ciuman itu sukses membuat wajah cantik Luo Xue bersemu merah.


Tiba-tiba saja tanah yang mereka pijak bergetar hebat, dan terlihat jelas keberadaan formasi pelindung mulai hancur, membuat ribuan atau bahkan puluhan ribu binatang buas mendekati tempat mereka. Tidak ada yang lemah diantara binatang buas yang datang mendekat. Setidaknya mereka memiliki kekuatan setara dengan kekuatan kultivator di ranah Immortal God tingkat 2 sampai dengan tingkat 6.


Jika keberadaan mereka muncul di luar wilayah tanah makam para Dewa, keberadaan mereka bisa saja menjadi bencana bagi Pulau Besar Luo Dao, tapi beruntung keberadaan mereka masih berada di wilayah tanah makam para Dewa, jadi mereka tidak akan menjadi bencana bagi orang lain, melainkan mereka akan menjadi mangsa Luo Feng dan yang lainnya.


“Gege, aku ingin menguji kekuatan baruku dengan melawan mereka semua, dan aku berharap Gege tidak turun tangan melawan mereka!” kata Luo Xue penuh semangat.


Mendengarnya Luo Feng hanya menganggukkan kepala, dan dia membiarkan Luo Xue melakukan apappun yang ingin dilakukannya.


“Lakukan apa yang ingin kamu lakukan!” kata Luo Feng.

__ADS_1


......................


Bersambung.


__ADS_2