
Di saat mereka yang tinggal di Pulau Besar Jin Dao terus menambah jumlah pasukan yang akan dikirim ke medan perang, berbeda dengan Klan Luo serta seluruh Klan sekutu yang saat ini terus berusaha keras meningkatkan kekuatan.
Klan Luo dan seluruh Klan sekutu saat ini tidak kalah dalam jumlah, tapi mereka masih tertinggal dalam kekuatan. Oleh karena itu daripada fokus pada jumlah, sekarang mereka begitu fokus pada peningkatan kekuatan. Semakin kuat mereka, semakin memperbesar kemungkinan memenangkan peperangan dengan orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao. Namun, meningkatkan kekuatan bukan perkara mudah. Selain harus menyiapkan banyak sumberdaya, mereka juga harus bekerja keras untuk tumbuh semakin kuat.
“Kekuatan adalah sesuatu yang saat ini sangat kita butuhkan, oleh karena itu semua orang harus bekerja keras untuk meningkatkan kekuatan! Sedangkan kebutuhan sumberdaya yang dibutuhkan semua orang, aku memiliki banyak sumberdaya yang bisa digunakan untuk meningkatkan semua orang, dan sumberdaya yang aku miliki jumlahnya tidak terbatas!” ucap Luo Feng, dan dia memang memiliki sumberdaya tidak terbatas dalam cincin ruang miliknya.
Selain memberikan banyak sumberdaya, Luo Feng juga memberi banyak kita jurus tingkat tinggi, yang mana semua jurus itu berada di tingkat Kuno, satu tingkat lebih tinggi daripada jurus tingkat Dewa. Dengan membiarkan mereka semua setidaknya mempelajari satu jurus tingkat Kuno, Luo Feng yakin mereka bisa mengalahkan musuh yang kekuatannya satu sampai dua tingkat di atas mereka.
Semua orang membagi waktu mereka untuk berkultivasi dan melatih jurus baru, yang merupakan jurus tingkat Kuno.
Malam hari mereka gunakan untuk berkultivasi, sedangkan siang hari mereka gunakan untuk berlatih jurus. Kecepatan kultivasi anggota Klan Luo maupun anggota Klan sekutu semakin cepat saat Luo Feng memasang formasi pengumpul energi spiritual di kediaman utama Klan Luo, dan kediaman seluruh Klan sekutu. Sekarang, meski mereka hanya melakukan kultivasi saat malam hari, dengan kepadatan energi kultivasi di masing-masing kediaman, satu malam berkultivasi terasa seperti berkultivasi selama sepuluh hari sepuluh malam.
Setiap harinya tidak ada waktu bersantai untuk Luo Feng. Meski dia tidak berkultivasi atau berlatih jurus, dia menjadi sosok paling repot dan bekerja keras. Setiap hari dia pergi mengawasi perkembangan kekuatan anggota Klan Luo, dan anggota Klan sekutu. Dia seorang diri melakukan semua itu, dikarenakan saat ini Luo Xue, Luo Long, serta Luo Niu, mereka sedang berlatih jurus tingkat Kuno.
Sedangkan untuk Shen Huang dan empat orang lainnya yang merupakan murid nya, mereka masih terus berkultivasi, dan berlatih jurus tingkat Kuno. Berbeda dengan anggota Klan Luo dan anggota Klan sekutu, Shen Huang dan empat orang lainnya masing-masing dari mereka mempelajari dua jurus tingkat Kuno.
Luo Long dan Luo Niu juga mempelajari dua jurus tingkat Kuno, sedangkan Luo Xue, selain mempelajari dua jurus tingkat Kuno, dia juga mempelajari satu jurus tingkat Ilahi, yang merupakan jurus tingkat tertinggi.
Selama beberapa waktu ini semua berjalan dengan lancar. Sekalipun ada mata-mata yang berasal dari Pulau Besar Jin Dao, tidak ada informasi yang didapatkan oleh mereka, dikarenakan Luo Feng telah memasang formasi array ilusi, yang membuat orang luar tidak bisa melihat apa yang terjadi di kediaman utama Klan Luo, maupun di kediaman Klan sekutu.
__ADS_1
Kali ini Luo Feng tidak menangkap dan membunuh mata-mata yang dikirim penguasa Pulau Besar Jin Dao, dia membiarkan mereka melakukan apa yang ingin dilakukan, tapi dia memastikan mereka tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, kalaupun ada informasi yang didapat, itu hanyalah ilusi yang terlihat nyata di mata mereka.
“Jika mereka masih fokus pada mengumpulkan jumlah pasukan dan mengabaikan kekuatan, cepat atau lambat mereka akan segera tertinggal dalam kekuatan,” ucap Luo Feng terbayang keadaan di Pulau Besar Jin Dao.
Dia sangat berharap penguasa Pulau Besar Jin Dao terus saja berfokus pada jumlah pasukan, bukan pada kekuatan yang mereka miliki. Selain itu, dia juga berharap jika orang-orang Pulau Besar Jin Dao terus meremehkan kekuatan anggota Klan Luo, dan anggota Klan sekutu. Dengan begitu mereka tidak akan fokus meningkatkan kekuatan.
“Kalau semua berjalan seperti yang aku harapkan, kemenangan sudah pasti akan menjadi milik orang-orang yang berjuang di sisiku!” ucap Luo Feng, dan dia tersenyum.
“Sebaiknya sekarang aku melihat latihan yang dilakukan Xue’er!”
Dikarenakan hari ini masih siang, Luo Feng yakin jika saat Luo Xue masih berlatih bersama Luo Long dan Luo Niu. Mereka berlatih di halaman belakang kediaman Patriak, yang merupakan kediaman miliknya. Luo Feng yang saat ini berada di salah satu menara kultivasi Klan Luo, dalam waktu yang begitu singkat dia telah sampai di halaman belakang kediamannya.
Luo Feng tersenyum melihat keseriusan Luo Xue dan dua orang lainnya, yang sedang berlatih. “Sedikit lagi mereka bakal menyempurnakan apa yang dipelajari,” gumam Luo Feng.
Bergerak turun setelah sebelumnya melayang diketinggian langit, kedatangannya jelas diketahui oleh Luo Xue dan yang lainnya. Namun, mereka terus saja lanjut berlatih setelah melihat senyuman di wajah Luo Feng.
Di tempat lain, tepatnya di halaman kediaman yang ditempati kedua orangtua Luo Feng, ditempat itu kedua orangtua Luo Feng terus mempelajari dan menyempurnakan dua jurus tingkat Kuno yang diberikan Luo Feng pada mereka. Satu jurus telah mereka sempurnakan, menyisakan satu jurus yang belum berhasil disempurnakan.
Selain ada kedua orangtua Luo Feng, ditempat itu juga ada Tetua Agung Luo Ang, yang juga sedang berusaha menyempurnakan jurusnya. Dia mempelajari dua jurus, dan belum ada yang berhasil dia sempurnakan. Namun, dia sangat yakin jika dalam satu atau dua hari ke depan dia bakalan berhasil menyempurnakan kedua jurus itu.
__ADS_1
Di halaman tempat pelatihan para Tetua Klan Luo juga dipenuhi oleh lima belas Tetua Klan Luo yang juga sedang melakukan pelatihan. Mereka masih jauh dari kaya berhasil menyempurnakan jurus yang sedang dipelajari, tapi setidaknya setengah bagian jurus telah berhasil mereka kuasai dengan sempurna.
Satu minggu, mereka semua yakin dalam satu minggu ke depan, mereka bakalan berhasil menyempurnakan jurus yang sedang dipelajari.
“Sungguh jurus tingkat Kuno bukanlah jurus yang mudah dikuasai!” ungkap Tetua Pertama.
“Semakin tinggi tingkat jurus yang kita pelajari, bisa dipastikan kita akan semakin kesulitan mempelajarinya. Akan tetapi, berkat petunjuk yang diberikan Tuanku Patriak Luo Feng, kurang dari dua minggu aku yakin bisa menyempurnakan jurus, yang saat ini aku pelajari!” ucap Tetua Kelima.
“Intinya kita harus bekerja keras dan pantang menyerah jika secepatnya ingin menyempurnakan, apa yang saat ini sedang kita pelajari!” ungkap Tetua Kedua.
Tetua lainnya yang mendengar semua itu, mereka menganggukkan kepala setuju, dan kembali mereka fokus melatih jurus, yang sedang mereka pelajari. Sementara Tetua lainnya yang tidak terlibat obrolan mereka, mereka mendengar semua isi obrolan, dan mereka setuju denga semua itu.
Pagi sampai sore mereka semua fokus berlatih jurus yang memang harus mereka pelajari. Sedangkan begitu matahari terbenam sampai matahari kembali terbit, mereka akan fokus berkultivasi. Mereka semalam baru saja berhasil menerobos tingkat 14 ranah Immortal God, dan dalam beberapa hari ke depan mereka yakin bisa menerobos tingkat yang lebih tinggi.
Sementara untuk anggota Klan Luo yang tergabung dalam prajurit elite dan prajurit utama, jumlah mereka terus saja bertambah setiap harinya, dan kekuatan mereka juga terus saja meningkat. Meski belum menyamai jumlah prajurit elite maupun prajurit utama yang dimiliki Pulau Besar Jin Dao, cepat atau lambat jumlah mereka pasti bisa setara dengan jumlah musuh.
Jika masih ada waktu setidaknya lebih dari satu bulan, bisa dipastikan orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao akan dikejutkan dengan kekuatan yang dimiliki oleh Klan Luo dan seluruh Klan sekutu. Bukannya kemenangan yang bakal mereka dapatkan saat datang menyerang, bisa jadi kekalahan telak lah yang bakal mereka dapatkan!
......................
__ADS_1
Bersambung.