Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Seperti Binatang Yang Terjebak Dalam Perangkap


__ADS_3

Pagi ini aktivitas di Klan Ye berjalan seperti biasa, tak terlihat adanya raut wajah khawatir meski semua orang tahu kalau hari ini perkumpulan Naga Giok akan menyerang kediaman Klan Ye.


Di balik sikap mereka yang tak sedikitpun terlihat khawatir, itu semua dikarenakan adanya sosok Luo Feng yang berhasil meyakinkan mereka untuk tetap tenang, dan untuk meyakinkan mereka Luo Feng telah memasang array formasi bertahan dan menyerang, untuk melindungi kediaman Klan Ye.


Setelah semua orang melihat array yang dibuat Luo Feng tak hancur meski terkena serangan Patriak Ye Yong, semua orang mulai merasa tenang, dan yakin tidak akan ada hal buruk yang akan menimpa mereka.


Melihat waktu menunjukkan tepat tengah hari, Luo Feng yang sejak tadi melayang di atas kediaman Klan Ye bersama Patriak Ye Yong, keduanya tidak bergeming dari tempatnya, meski matahari siang ini sangat panas.


Luo Feng yang memiliki katahanan terhadap suhu panas sekalipun itu panas api neraka, ia sama sekali tidak terpengaruh dengan panasnya matahari siang ini. Sedangkan Patriak Ye Yong yang memang memiliki kekuatan elemen api sebagai penangkal panas, ia pun tak masalah dengan panasnya matahari siang ini, bahkan ia maupun Luo Feng tak sedikitpun berkeringat.


Wajah keduanya tiba-tiba saja menjadi serius saat mereka melihat pergerakan besar anggota perkumpulan Naga Giok yang mulai mengepung kediaman Klan Ye dari berbagai arah, dan pusat kekuatan mereka berada di depan gerbang utama kediaman Klan Ye.


“Ye Yong, sebaiknya kamu segera keluar dan berlutut di depanku sebelum aku hancurkan Klanmu, dan memusnahkan seluruh anggota Klanmu!” Pria berbadan kekar dengan kekuatan di ranah Martial Emperor tingkat 8 berteriak di depan gerbang utama kediaman Klan Ye.


“Zang Leng, kamu tidak perlu berteriak begitu keras sampai menyakiti gendang telingaku! Ini aku sudah berada di sisi menunggu kedatanganmu, tapi jangan harap aku bersedia berlutut di depanmu, sedangkan Tuanku saja melarang aku berlutut di depannya!” balas Patriak Ye Yong.


Zhang Leng adalah Patriak Klan Zhang, dan saat ini dialah yang menjadi pemimpin perkumpulan Naga Giok. Dengan kekuatannya dan kekuatan Klan Zang, tak ada yang berani berebut kekuasaan tertinggi di perkumpulan Naga Giok dengannya.


Patriak Zhang Leng yang mendengar suara Patriak Ye Yong dari arah langit, dia segera menengadahkan kepala mencari keberadaan orang itu, dan hal yang yang juga dilakukan orang-orang di dekatnya. Tidak sudah mencari keberadaan sosok Patriak Ye Yong, diwaktu bersamaan mereka semua menemukan orang itu, tapi ia tak sendirian, melainkan berdua bersama pemuda yang sangat asing bagi mereka.


Mereka melihat sosok pemuda yang bersama Patriak Ye Yong tak sedikitpun menunjukkan kalau dirinya seorang kultivator kuat, tapi sadar jika pemuda itu terbang dengan kekuatannya sendiri dan tak satupun dari mereka dapat mengukur tingkat kekuatannya, entah kenapa mereka mulai mewaspadai keberadaan pemuda itu.


Sedangkan sosok pemuda yang tak lain adalah Luo Feng, ia masih saja terlihat tenang, meski banyak orang mengarahkan pandangan ke arahnya, dan lagi tak sedikit orang-orang yang mencoba mengukur seberapa besar kekuatannya.


‘Ingin melihat kekuatanku hanya dengan kekuatan ranah Martial Emperor tingkat 8? Hah, sampai kapanpun ia tak akan bisa melakukannya.’ Luo Feng berbicara dalam hati sambil tersenyum kecil.


Luo Feng melayang turun secara perlahan diikuti Patriak Ye Yong yang berada di belakangnya, dan begitu ia mendarat di atas gerbang utama kediaman Klan Ye, anggota perkumpulan Naga Giok merasakan aura yang sangat mengintimidasi darinya.


“Kalian aku beri dua pilihan! Membunuh diri sendiri, atau mati di tanganku! Jika kalian tak bersedia memilih salah satunya, dengan senang hati aku akan memusnahkan kalian beserta seluruh anggota kalian!” Dengan santainya Luo Feng berkata, tapi meski santai ia sangat serius dengan apa yang dikatakannya.


Mendengar kata-kata ancaman keluar dari mulut pemuda yang tak dikenali nya, seketika wajah Patriak Zhang Leng memerah cenderung gelap, dan ia menggertakkan giginya karena marah.


Luo Feng memang belum menunjukkan ranah kuktivasi nya ke semua orang, dan hanya mengeluarkan aura yang sangat mendominasi. Kalau saja Patriak Zhang Leng dan seluruh anggota perkumpulan Naga Giok tahu kekuatan asli Luo Feng, daripada menggertakkan gigi marah, mereka pasti memilih segera pergi menyelamatkan diri.

__ADS_1


Melihat Patriak Zhang Leng marah, Patriak Klan lain yang menjadi bagian perkumpulan Naga Giok berkata dengan nada penuh emosi, “Pemimpin, sebaiknya kita langsung saja bunuh bocah itu dan juga si bodoh Ye Yong! Dengan kematian mereka berdua, aku yakin Klan Ye dengan mudahnya akan jatuh ke tangan kita!”


Setuju dengan saran rekannya, Patriak Zhang Leng memberi perintah pada beberapa Tetua Klan untuk menyerang Patriak Ye Yong dan pemuda yang bersamanya. Mendapatkan perintah, belasan tetua melesat bagaimana kilat maju menyerang Patriak Ye Yong dan Luo Feng. Dengan kekuatan mereka yang terendah berada di ranah Martial King, mereka memiliki kepercayaan diri dapat membunuh Patriak Ye Yong dan pemuda yang berada di dekatnya.


Melihat belasan Tetua Klan yang menjadi bawahannya menyerang Patriak Ye Yong dan pemuda yang telah berhasil membuatnya marah, Patriak Zhang Leng yakin jika dengan kekuatan mereka lebih dari cukup untuk mengalahkan Patriak Ye Yong dan pemuda yang sampai saat ini masih terlihat santai, meski bahaya sedang bergerak ke arahnya.


Saat serangan musuh semakin mendekat, Luo Feng yang semula diam dalam tenang, ia hanya mengangkat kedua tangannya, lalu dengan menggunakan kekuatan salah elemen miliknya yang diperkuat kekuatan spiritual, ia mengarahkan serangan ke arah musuh yang datang.


Kekuatan Luo Feng sangat kuat dan mengerikan, terbukti saat serangan itu menabrak tubuh para Tetua Klan anak buah Patriak Zhang Leng, mereka yang mendekat tiba-tiba saja terpental dan langsung kehilangan kesadaran, akibat kuatnya serangan yang dilakukan Luo Feng, bahkan ada dua dari mereka yang langsung bertemu dengan kematian.


Wajah Patriak Zhang Ye dan anggota perkumpulan Naga Giok terlihat sangat jelek saat sebelas Tetua berhasil dikalahkan oleh seorang pemuda yang terlihat lemah, tapi dibalik penampilannya yang terlihat lemah, nyatanya ia menyimpan kekuatan yang sangat besar.


Saat itu juga Luo Feng berkata pada mereka, “Aku sudah membeli kalian dua pilihan yang tak akan melibatkan keluarga kalian, tapi nyatanya kalian justru memilih pilihan yang tak secara langsung aku berikan!”


Secara langsung Luo Feng memberi mereka dua pilihan, tapi secara tidak langsung ia memberi mereka pilihan ketiga, dan nyatanya yang mereka pilih adalah pilihan ketiga.


Pilihan ketiga yang mereka pilih adalah kematian untuk diri mereka sendiri, dan kematian untuk seluruh anggota keluarga yang mereka miliki.


Dengan pesan telepati, Luo Feng menyuruh seluruh Tetua Klan Ye bersama murid elite Klan Ye untuk segera pergi menuju kediaman Klan Zhang, dikarenakan saat ini seluruh anggota keluarga orang-orang yang menyerang kediaman Klan Ye sedang berkumpul di tempat itu.


Ini semua adalah rencana Luo Feng. Rencananya hanya dia dan Patriak Ye Yong yang akan menghadapi kekuatan perkumpulan Naga Giok, yang menyerang kediaman Klan Ye. Sedangkan kekuatan utama Klan Ye, mereka akan dikerahkan untik menyerang kediaman Klan Zhang. Jarak kediaman Klan Zang dan kediaman Klan Ye yang tak jauh, membuat rencana Luo Feng berjalan dengan lancar.


Dari mata-mata Klan Ye yang ditempatkan di kediaman Klan Zhang, ia telah mengetahui kalau seluruh petinggi perkumpulan Naga Giok saat ini sedang berkumpul di sekitaran kediaman Klan Ye, jadi ia yakin kekuatan utama Klan Ye tak akan kesulitan menghancurkan kediaman Klan Zhang.


Di sisi lain, para Tetua Klan Ye dan puluhan ribu murid elite Klan Ye yang dipimpin Tetua Ye Peng, begitu mendapatkan perintah dari Luo Feng, mereka segera pergi menuju kediaman Klan Zhang untuk memusnahkan semua orang yang berada di tempat itu, dan menghancurkan kediaman Klan Zhang sampai rata dengan tanah.


“Ingat, kita datang bukan sebagai orang baik! Jadi jangan pernah memberi ampun sekalipun musuh di depan kalian telah menjatuhkan senjata! Bunuh mereka semua, dan hancurkan kediaman Klan Zhang!” ucap Tetua Ye Yong dengan suara lantang, lalu ia mulai memimpin kekuatan inti Klan Ye menyerang kediaman Klan Zhang.


Sedangkan anggota perkumpulan Naga Giok yang tak tahu jika bahaya besar sedang mengancam keluarga mereka yang berada di kediaman Klan Zhang, mereka masih berkeinginan besar membunuh seluruh anggota Klan Ye, lalu menghancurkan kediaman Klan Ye sampai rata dengan tanah.


Namun, saat mereka maju bersama-sama menyerang kediaman Klan Ye, tubuh mereka terpental jauh dan mengalami luka dalam saat mencoba memasuki kawasan kediaman Klan Ye. Apa yang terjadi pada mereka disebabkan oleh array formasi pelindung, yang melindungi seluruh kawasan kediaman Klan Ye, dan Patriak Zhang Leng yang ikut terpental, ia yakin setidaknya array formasi pelindung kediaman Klan Ye mampu menahan serangan kultivator ranah Martial Emperor.


Beberapa kali Patriak Zhang Leng dan Patriak Klan lainnya bersama-sama menyerang array formasi pelindung kediaman Klan Ye, tapi bukannya berhasil menghancurkannya, tapi berkali-kali mereka justru dikirim terpental mundur, dan harus menelan banyak pil pemilihan untuk memulihkan keadaan mereka.

__ADS_1


Sedangkan anggota biasa perkumpulan Naga Giok, banyak dari mereka yang tak lagi sanggup menyerang array formasi pelindung kediaman Klan Ye, setelah berkali-kali terpental, dan mengalami luka dalam serius.


Melihat kuatnya array formasi pelindung kediaman Klan Ye, Patriak Zhang Leng dibuat bertanya-tanya tentang siapa yang telah membuat array formasi pelindung, yang sangat kuat bahkan mampu menahan serangan gabungan seluruh Patriak Klan bagian dari perkumpulan Naga Giok.


Dalam diam sambil memulihkan keadaan tubuhnya, Patriak Zhang Leng mengarahkan pandangannya pada pemuda yang berdiri di depan Patriak Ye Yong. Melihat seorang pemuda berani berdiri di depan seorang Patriak Ye Yong, dan terlihat jelas kalau Patriak Ye Yong sangat menghormati pemuda itu.


‘Siapa sebenarnya pemuda itu? Kenapa orang tua itu terlihat sangat menghormatinya?’ tanya Patriak Zhang Leng dalam hati.


“Pemimpin, apa yang sebaiknya kita lakukan? Kita sama sekali tidak bisa menghancurkan array formasi pelindung kediaman Klan Ye?” tanya salah satu Patriak anggota perkumpulan Naga Giok.


“Aku tidak pernah menyangka akan adanya array formasi pelindung yang sangat kuat, yang bahkan mampu menahan serangan terkuat kita. Sepertinya kali ini kita harus mundur!” Pilihan terbaik untuknya dan anggota perkumpulan Naga Giok adalah mundur, dan kembali mempersiapkan serangan selanjutnya yang lebih matang.


Zhang Leng ingin berteriak menyuruh seluruh anggotanya mundur, tapi belum juga berteriak ia melihat pemuda di depan Patriak Ye Yong mengangkat kedua tangannya, lalu muncul cahaya dari tangan pemuda itu yang melesat cepat ke arah langit.


Melihat arah lesatan cahaya ke langit, Patriak Zhang Leng tiba-tiba merasakan bahaya dan ia merasa harus segera pergi. Namun, semua sudah terlambat. Sebuah array formasi lainnya muncul, dan sekarang ia berserta seluruh anggota perkumpulan Naga Giok terjebak diantara dua array formasi, yang terlihat sama kuat.


Di sisi lain, Luo Feng yang baru menciptakan array formasi untuk mengurung seluruh anggota perkumpulan Naga Giok, ia tersenyum saat melihat ketakutan di wajah seluruh anggota perkumpulan Naga Giok.


“Patriak, lihat mereka! Mereka seperti seekor binatang yang terjebak dalam perangkap. Tidak bisa pergi kemana-mana, dan pada akhirnya mereka hanya bisa pasrah, sambil menunggu apa yang selanjutnya menimpa mereka!” ucap Luo Feng sedikitpun tidak iba dengan apa yang saat ini di alami anggota perkumpulan Naga Giok.


Dikarenakan terkurung dari kedua sisi, dan tak bisa menghancurkan array formasi yang mengurung mereka, anggota perkumpulan Naga Giok benar-benar terlihat seperti sekumpulan binatang liar yang terjebak di dalam sebuah perangkap.


“Tuan Muda, sebenarnya seberapa kuat array formasi yang melindungi kediaman ini, sampai Zhang Leng yang kekuatannya begitu tinggi tidak bisa menghancurkannya?” tanya Patriak Ye Yong penasaran.


“Hanya seorang kultivator di ranah Martial God yang bisa menghancurkan array formasi, yang aku buat. Namun, dengan mudah aku bisa memperkuatnya jika ingin,” jawab santai Luo Feng.


“Kalau sekuat itu, pantas saja Zhang Leng dan yang lainnya tidak bisa menghancurkannya!” balasnya dan setelahnya keduanya fokus melihat apa yang sedang dilakukan anggota perkumpulan Naga Giok.


Beberapa dari mereka terlihat belum menyerah, dan memilih terus berusaha menghancurkan array formasi, yang mengurung dan membuat mereka semua tidak bisa pergi menjauhi kediaman Klan Ye.


Melihat sifat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh beberapa orang termasuk Patriak Zhang Leng, Luo Feng cukup mengagumi sifat mereka. Namun sayangnya mereka berada di pihak musuh, dan ia tak berkeinginan membebaskan mereka dari array formasi yang diciptakannya.


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2