Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Pengaruh Buruk Aura Kegelapan


__ADS_3

Setelah pertarungan yang berlangsung selama dua hari tanpa jeda, seluruh binatang buas berhasil dikalahkan, termasuk binatang buas terkuat, yang kekuatannya hanya bisa ditandingi oleh Luo Feng.


Kalau saja Luo Feng tidak berada di Kota Yuan tepatnya di kediaman Klan Yuan, baik itu Kota Yuan maupun kediaman Klan Yuan, bisa dipastikan kedua tempat itu musnah rata dengan tanah saat terjadi gelombang serangan binatang buas.


“Aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi di tempat ini saat terjadi gelombang serangan binatang buas, tanpa aku yang memberikan bantuan pada mereka. Tidak perlu membayangkan, aku yakin sejak sehari yang lalu tidak akan ada lagi Kota Yuan maupun kediaman Klan Yuan, yang saat ini masih berdiri kokoh.” Luo Feng bergumam sambil menatap Kota Yuan dari kejauhan, sebuah kota yang indah, yang hampir saja lenyap oleh gelombang serangan binatang buas.


Binatang buas yang mati, mereka meninggalkan kristal kehidupan, yang sangat bermanfaat oleh para kultivator. Luo Feng sendiri telah mengumpulkan kristal kehidupan milik binatang buas kuat yang mati di tangannya, dan rencananya ia akan menggunakan semua itu untuk meningkatkan kekuatan Luo Xue, dan kelima muridnya. Ia berharap mereka bisa tumbuh lebih kuat dengan apa yang telah ia kumpulkan selama terjadinya gelombang serangan binatang buas.


Luo Feng tidak mengambil banyak kristal kehidupan, ia hanya mengambil kristal kehidupan milik binatang buas dengan kekuatan di ranah Heavenly Emperor, atau ranah yang lebih kuat. Untuk sisanya, ia membiarkan menjadi milik anggota Klan Luo dan orang-orang dari Kota Yuan.


Untuk artefak boneka prajurit perang, begitu peperangan berakhir, Luo Feng kembali merubah mereka menjadi artefak berbetuk lempengan selayaknya koin emas, lalu ia menyimpannya kembali ke cincin ruang miliknya. Sisa kekacauan akibat perang menjadi tanggung jawab anggota Klan Yuan dan prajurit Kota Yuan. Ia tidak diizinkan ikut membereskan sisa kekacauan karena keberadaannya telah begitu banyak memberi bantuan pada Kota Yuan maupun pada Klan Yuan.


Swush...


Saat Luo Feng ingin kembali ke kediamannya, ia dikejutkan dengan kedatangan Luo Xue yang ternyata telah menyelesaikan pelatihannya.


Terlihat ia datang dengan begitu terburu-buru, dan ia terkejut melihat banyaknya mayat binatang buas di depan gerbang Kota Yuan.


“Gege, apa sebenarnya yang baru saja terjadi di tempat ini? Kenapa begitu banyak mayat binatang buas berserakan? Bukan ratusan atau ribuan, tapi aku yakin jumlah mereka lebih dari satu juta!” ungkap Luo Xue begitu tiba di hadapan Luo Feng.


Mendengar semua itu, Luo Feng segera berkata, “Baru saja terjadi gelombang serangan binatang buas, dan itu terjadi sejak dua hari lalu. Beruntung seluruh binatang buas bisa dimusnahkan sebelum berhasil memasuki Kota Yuan sehingga tidak banyak korban jiwa dari pihak Kota Yuan maupun dari pihak Klan Yuan.”


Melihat banyaknya jumlah mayat binatang buas, Luo Xue yakin pertarungan yang terjadi tidaklah mudah, dan ia yakin Luo Feng menjadi sosok yang paling banyak berjasa dalam mengalahkan binatang buas yang datang menyerang Kota Yuan.


Keduanya sebenarnya ingin melanjutkan pembicaraan diantara mereka, tapi semua itu sejenak harus tertunda karena Patriak Yuan Yuji dan para Tetua Klan Yuan datang menghampiri mereka, begitu mereka selesai mengumpulkan cukup banyak kristal kehidupan, yang berasal dari tubuh binatang buas.


“Tuan Muda, Nona Xue, serahkan masalah yang tersisa di tempat ini pada kami! Hanya masalah bersih-bersih tidak mungkin kami membuat repot Tuan Muda dan Nona Xue.” Patriak Yuan Yuji berbicara sopan pada Luo Feng dan Luo Xue, dan ia berharap mereka mengerti dengan apa yang dibicarakannya.


Mendengar semua yang dikatakan Patriak Yuan Yuji, membuat Luo Feng dan Luo Xue berpikir untuk kembali ke kediaman mereka, “Kalau seperti itu, kami akan lebih dulu kembali ke kediaman, tapi jangan lupa memberitahu kami jika kembali terjadi gelombang serangan binatang buas!” ucap Luo Feng sekalian ia berpesan pada Patriak Yuan Yuji.


Patriak Yuan Yuji yang mendengar ucapan Luo Feng, ia segera menganggukkan kepalanya, dan ia akan melakukan apa yang dipesankan Luo Feng padanya, meski tidak mungkin terjadi kembali gelombang serangan binatang buas, setelah sebelumnya gelombang serangan binatang buas sudah terjadi sebanyak dua kali.


Luo Feng dan Luo Xue bergerak cepat kembali ke kediaman mereka, sedangkan Patriak Yuan Yuji dan para Tetua Klan Yuan, mereka membantu membersihkan sisa-sisa pertarungan, terutama membersihkan mayat binatang buas yang berserakan tidak begitu jauh dari gerbang Kota Yuan.


“Kekuatan Tuan Muda Luo Feng memang sangat luar biasa, bahkan binatang buas dengan kekuatan di ranah Heavenly Emperor sama sekali tidak memiliki kesempatan menang saat berharap dengannya. Mereka semua mati hanya dengan satu sampai dua pukulan, dan itu adalah sesuatu yang tidak pernah, atau tidak akan pernah bisa aku lakukan!” ucap Patriak Yuan Yuji.


“Bukan hanya Patriak yang tidak akan pernah bisa melakukan seperti yang Tuan Muda Luo Feng lakukan, aku sendiri sangat yakin tidak akan pernah bisa melakukan semua itu,” ucap Tetua Yuan Dan.


Tetua lainnya satu pemikiran dengan Tetua Yuan Dan, yaitu mereka sangat yakin tidak bisa melakukan apa yang sebelumnya dilakukan Luo Feng, sekalipun mereka terus berusaha lebih keras meningkat kekuatan tanpa istirahat selama puluhan tahun.

__ADS_1


Saat mereka sedang membicarakan seberapa besar kekuatan yang dimiliki Luo Feng, tiba-tiba tanah yang mereka pijak bergetar, dan entah kenapa firasat mereka jauh lebih buruk dari sebelumnya, tapi jelas mereka tidak merasakan keberadaan binatang buas sejauh ratusan kilometer dari Kota Yuan.


Sementara itu Luo Feng dan Luo Xue yang masih berada dalam perjalanan kembali ke kediaman mereka dengan berjalan kaki, mereka juga merasakan tanah yang bergetar, bersama dengan menyebarnya aura kegelapan ke seluruh penjuru kawasan Pulau Besar Taiyang Dao.


Patriak Yuan Yuji dan para Tetua Klan Yuan yang berada di luar benteng Kota Yuan juga merasakan adanya aura kegelapan, yang membuatnya merasa semakin tidak nyaman.


“Apa kalian merasakan apa yang saat ini sedang aku rasakan?” tanya Patriak Yuan Yuji pada para Tetua di dekatnya.


“Ya Patriak, kami juga melakukannya, dan rasanya ini sangat menjijikkan!” ucap Tetua Yuan Dan mewakili Tetua lain, yang kebetulan merasakan hal yang sama dengannya.


“Aura kegelapan yang begitu menjijikkan, aura ini adalah milik iblis pemuja kekuatan kegelapan, dan aku yakin sumber aura ini berasal dari Jurang Kabut Kematian!” ucap penuh keyakinan Patriak Yuan Yuji.


Mereka ingin pergi ke tempat itu, untuk sekedar melihat dan mencari tahu apa yang sebenarnya yang sedang terjadi di tempat itu, dan mereka sangat berharap hal buruk tidak akan terjadi pada mereka yang tinggal di Pulau Besar Taiyang Dao.


Namun, belum juga mereka pergi, sosok Luo Feng dan Luo Xue muncul dan menghentikan mereka, tidak lama kemudian Shen Huang dan empat orang lainnya juga datang, begitu mereka merasakan aura kekuatan kegelapan yang sangat mengganggu pelatihan mereka.


“Patriak, dan para Tetua sekalian, sebaiknya kalian tetap di sini! Biarkan aku, Xue’er, serta kelima muridku yang melihat, apa sebenarnya yang sedang terjadi di Jurang Kabut Kematian! Jika ada sesuatu yang membahayakan di tempat itu, aku pasti akan memusnahkannya!” ucap Luo Feng pada Patriak Yuan Yuji dan para Tetua Klan Yuan.


“Tuan Muda, apa tidak sebaiknya kami ikut dengan Tuan Muda, dan bersama-sama mengatasi masalah yang sedang terjadi di tempat itu?” tanya Patriak Yuan Yuji pada Luo Feng.


Mendengarnya Luo Feng dengan cepat memberi jawaban dari pertanyaan Patriak Yuan Yuji, “Di tempat ini keberadaan kalian jauh diperlukan, daripada kalian ikut berdama dengan kami! Lagipula ada Kota Yuan dan kediaman Klan Yuan yang harus kalian jaga selama kami pergi, jadi sebaiknya kalian memang tetap disini!”


Setelah mengambil keputusan jika Patriak Yuan Yuji dan para Tetua Klan Yuan tetap tinggal di tempat, Luo Feng bersama dengan Luo Xue dan kelima muridnya, mereka segera pergi menuju Jurang Kabut Kematian, yang diyakini sebagai asal aura kegelapan yang sampai saat ini masih mereka rasakan, bahkan aura itu semakin kuat.


Sementara itu, didasar Jurang Kabut Kematian, yang merupakan tingkat kesepuluh Jurang Kabut Kematian, saat ini di tempat itu telah berkumpul ratusan ribu binatang buas serta jutaan iblis kegelapan, yang mana kekuatan mereka semua berada di ranah Heavenly Emperor, bahkan ada puluhan dari mereka telah melampaui kekuatan ranah Heavenly Emperor.


Aura kegelapan yang dikeluarkan oleh iblis kegelapan Jurang Kabut Kematian semakin meluas, bahkan saat ini aura itu hampir menyelimuti seluruh wilayah Pulau Besar Taiyang Dao. Aura kegelapan yang begitu menjijikkan, membuat jutaan orang merasa terganggu dengan keberadaan aura itu.


Banyak master array formasi yang membuat array formasi, untuk mencegah aura kegelapan berada di sekitaran mereka. Aura kegelapan adalah mimpi buruk bagi semua orang, dikarenakan selain menjijikkan, aura kegelapan juga bisa mempengaruhi secara langsung perilaku seseorang.


Siapapun yang tidak mampu bertahan dari pengaruh aura kegelapan, mereka akan berperilaku selayaknya orang gila. Pria, wanita, tua, muda, maupun anak-anak, mereka akan menggila jika sudah tidak lagi mampu bertahan dari pengaruh buruk aura kegelapan, dan sudah ada beberapa orang yang sudah terkena pengaruh aura kegelapan.


Seorang ayah menggila di rumahnya, dan ia telah berhasil menodai putrinya sendiri. Bahkan tidak jauh darinya terlihat kakek tua sedang memuaskan diri dengan bermain dengan wanita yang merupakan menantunya. Mereka benar-benar sudah terpengaruh buruknya aura kegelapan, dan semakin banyak orang yang bertingkah seperti mereka.


...----------------...


Swush... Swush... Swush...


Setelah menempuh perjalanan selama beberapa waktu, akhirnya Luo Feng dan yang lainnya sudah sampai di dekat jurang kabut kematian. Berada di tempatnya saat ini, Luo Feng langsung saja membuat array formasi segel untuk menyegel aura kegelapan, supaya aura itu tetap terkumpul di jurang kabut kematian.

__ADS_1


Ia sendiri sudah membekali diri dengan artefak yang mempu melindungi dirinya dari pengaruh buruk aura kegelapan, dan artefak yang sama telah ia berikan pada Luo Xue dan kelima muridnya.


Setelah menyelesaikan pembuatan array formasi segel untuk menyegel aura kegelapan supaya tidak keluar dari jurang kabut kematian, Luo Feng membawa Luo Xue dan kelima muridnya turun ke tingkat pertama jurang kabut kematian, dan baru juga berada di lapis pertama, mereka sudah disambut binatang buas serta monster penjaga yang memiliki kekuatan di ranah Material Emperor sampai ranah Martial God.


Mereka saling bekerjasama untuk mengalahkan lawan, dan kerjasama mereka berhasil mengurangi jumlah lawan dengan sangat cepat, bahkan mereka sudah bisa melihat jalan yang akan membawa mereka ke tingkatan kedua jurang kabut kematian.


Terdapat sepuluh tingkatan di jurang kabut kematian, dan tingkatan jurang kabut kematian bukanlah ke atas, melainkan menuju ke bawah. Semakin bergerak ke bawah, semakin kuat penjaga yang nantinya harus mereka hadapi, dan selama ini belum ada satu orang pun yang pernah menjelajahi seluruh tingkatan jurang kabut kematian.


Orang-orang biasanya hanya menjelajahi tingkatan satu jurang kabut kematian, atau memilih berburu binatang buas dan monster penjaga yang kadang-kadang berkeliaran di sekitaran bibir jurang kabut kematian.


Setelah selesai memusnahkan seluruh binatang buas dan monster penjaga di tingkat pertama, Luo Feng dan yang lainnya melanjutkan perjalanan menuju tingkatan kedua, dan benar apa yang pernah di katakan Luo Xue, di tingkatan kedua jurang kabut kematian terdapat monster penjaga dengan kekuatan di ranah Spirit God, dan jumlah mereka lebih dari seribu, sedangkan sisanya merupakan binatang buas ranah Martial God.


Semua binatang buas dan monster penjaga langsung saja bergerak menyerang Luo Feng dan yang lainnya, begitu mereka menyadari keberadaan sosok asing di tempat yang selama ini menjadi tempat tinggal mereka.


“Kerahkan semua yang kalian miliki dan jangan ragu membunuh siapapun yang menjadi lawan kalian!” ucap Luo Feng dengan suara lantang, sambil ia mengeluarkan busur panah dari cincin ruanh miliknya.


Dengan busur panah, dan anak panah yang ia ciptakan dari kekuatan elemennya, Luo Feng dengan cepat membunuh binatang buas yang jumlahnya mungkin lebih dari sepuluh ribu. Namun, dengan anak panah tanpa batas yang dapat ia ciptakan, tidak suli baginya membunuh banyak lawan dalam waktu singkat.


Di sisi lain, Luo Xue mengeluarkan pedang kembar, dan dengan gerakan yang begitu cepat ia membunuh semua lawannya. Sedangkan untuk Shen Huang dan empat orang lainnya, mereka berlima saling bekerjasama membunuh binatang buas dan monster penjaga yang menjadi lawan mereka.


Kerjasama mereka sangatlah padu, dan dengan mudah mereka membunuh semua lawan yang datang mendekat. Jumlah lawan yang harus mereka hadapi sama sekali tidak membuat gentar, mereka justru semakin bersemangat begitu melihat banyaknya lawan yang harus dihadapi.


Kekuatan mereka saat ini sudah berada di tanah Spirit God tingkat 8, dan tingkat 9, sedangkan lawan mereka lima tingkat lebih lemah, dibandingkan dengan kekuatan mereka. Melawa musuh yang masih lebih lemah, jelas saja mereka tidak terlalu kesulitan menghadapi mereka.


Boom... Boom... Boom... Boom...


Binatang buas dan monster penjaga terus saja bertumbangan di tangan Luo Feng dan yang lainnya. Bisa terlihat jumlah binatang buas dan monster penjaga di tingkatkan kedua jurang kabut kematian hanya tersisa belasan, dan mereka semua tidak akan bertahan lama saat dihadapkan pada kekuatan Luo Feng dan yang lainnya.


Setelah berhasil mengalahkan seluruh binatang buas dan monster penjaga di tingkatan kedua jurang kabut kematian, mereka langsung saja melanjutkan perjalanan menuju tingkatan ketiga jurang kabut kematian, yang selama ini belum pernah ada satu orang pun, yang pernah pergi ke tempat itu.


Menuruni anak tangga menuju tingkatan ketiga jurang kabut kematian, aura kegelapan yang mereka rasakan semakin kuat. Meski aura itu tidak berpengaruh pada mereka, tetap saja keberadaan aura kegelapan membuat mereka merasakan perasaan kurang nyaman.


Tidak lama kemudian, begitu mereka sampai di tingkatan ketiga, mereka dikejutkan dengan banyaknya jumlah binatang buas dan monster penjaga, meski kekuatan mereka sama seperti yang dimiliki oleh binatang buas dan monster penjaga yang ada di tingkatan kedua jurang kabut kematian.


“Sepertinya kita akan menghabiskan waktu lebih lama di tempat ini!” ucap Luo Feng melihat fakta jumlah lawan tidaklah sedikit.


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2