
Sesaat pemimpin kawanan bandit masih bisa bertahan dari serangan Shen Huang, dengan hanya mengalami luka ringan, tapi setelah Shen Huang sedikit lebih serius, tak lagi ada kesempatan untuknya bertahan, dan pada akhirnya mati mengenaskan di tangan Shen Huang.
Kawanan banditnya lebih dulu mati di tangan keempat saudara Shen Huang, dan untuk pemimpin bandit Serigala Gunung yang dikatakan pria bertubuh gempal, sampai detik ini sosok itu belum menunjukkan wujudnya.
Bukannya sosok itu tidak menunjukkan wujudnya, tapi sosok itu lari terbirit-birit dan bersumpah tak lagi menjadi bandit setelah melihat pria bertubuh gempal yang merupakan wakilnya mati mengenaskan di tangan Shen Huang.
Melihat Shen Huang begitu mudah membunuh wakilnya, dia yang hanya memiliki kekuatan sedikit di atas wakilnya, sadar tidak bisa mengalahkan sosok sekuat Shen Huang, dia memilih pergi melarikan diri bersama anggota kawanan bandit Serigala Gunung yang seharusnya datang memberi bantuan pada pria bertubuh gempal.
Luo Feng sebenarnya tahu keberadaan mereka, tapi dia memilih mengabaikan mereka karena waktunya sangatlah berharga, dan dia tidak memiliki banyak waktu untuk main kejar-kejaran dengan mereka yang sudah pergi jauh melarikan diri.
Shen Huang dan keempat saudaranya, setelah membakar mayat kawanan bandit bersama pemimpinnya, mereka segera menghampiri Luo Feng, dan tak perlu istirahat mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju sisi barat daratan timur.
Seharian terbang di langit, menjelang malam mereka akhirnya melihat keberadaan sebuah kota. Meski jaraknya masih lumayan jauh, mereka yakin itu adalah kota, dan sepertinya kota itu lumayan ramai.
Meski tidak tahu apa ada larangan terbang di atas kota, mereka memilih mendarat di tanah tak jauh dari gerbang kota, dan memilih melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Berjalan kaki menuju gerbang kota, saat sampai di depan gerbang kota, mereka harus ikut mengantre karena banyaknya orang yang ingin memasuki kota. Dari raut wajahnya mereka, terlihat ada ketakutan selama berada di luar kota.
Tak tahu apa yang terjadi di luar kota saat malam, saat tiba gilirannya diperiksa prajurit penjaga gerbang, Luo Feng dan yang lainnya lolos dari pemeriksaan tapi mereka harus membayar sejumlah koin emas jika ingin memasuki kota dan mendapatkan perlindungan.
Mendengar kata mendapat perlindungan di dalam kota, Luo Feng merasa semakin penasaran dengan apa yang terjadi di luar sana saat malam.
Dikarenakan rasa penasaran yang telah memuncak, Luo Feng memutuskan bertanya pada salah satu prajurit penjaga gerbang, “Tuan, kenapa harus ada biaya tambahan untuk keamanan selama bermalam di dalam kota? Apa ada sesuatu yang terjadi di luar sana saat malam?”
“Anak muda, apa kamu dan teman-temanmu ini adalah pendatang baru? Kalau kalian pendatang baru, sangat wajar kalian tidak tahu apa yang terjadi di balik benteng kota ini setiap malam, dan kejadian itu sudah berulang selama satu bulan!” ucap prajurit yang dengan ramah menjawab pertanyaan Luo Feng.
“Tuan benar, kami adalah pendatang baru dan ini kali pertama kami datang ke kota ini. Oleh karena itu, kami sangat penasaran dengan apa yang terjadi di tempat ini!” ucap Luo Feng.
“Sebenarnya kalian cukup beruntung karena malam ini kalian berada di dalam kota. Kalau kalian masih di luar sana saat malam, mungkin kalian sudah menjadi makanan binatang buas yang setiap malam menghampiri kota ini, ataupun desa yang berdekatan dengan kota ini.”
“Binatang buas? Apa setiap malam ada seekor binatang buas yang berlalu lalang di luar benteng kota?” tanya Luo Feng yang dibalas senyuman prajurit di hadapannya.
“Kalau hanya seekor, tak sulit kami membereskannya, tapi ini ada ribuan binatang buas, dan lagi ada diantara mereka yang kekuatannya melebihi kekuatan penguasa kota, yang kekuatannya saat ini berada di ranah Martial Spirits tingkat 7! Semalam, saat mereka datang menyerang, bahkan jumlah mereka dua kali lebih banyak dari malam sebelumnya, dan kami harus banyak kehilangan teman demi melindungi kota ini!”
__ADS_1
Raut wajah sedih terlihat di wajah prajurit di hadapan Luo Feng, saat pria itu menceritakan keadaan kota di malam sebelumnya.
Tahu apa yang sebenarnya terjadi, Luo Feng menawarkan diri membantu prajurit keamanan kota, tentunya setelah dia menunjukkan aura kekuatannya yang dibuatnya setara dengan kekuatan pemimpin kota, dan hal yang sama juga dilakukan oleh Shen Huang serta keempat saudaranya.
Tahu jika lima pemuda yang baru saja memasuki kota memiliki kekuatan setara penguasa kota dan mereka menawarkan diri membantu prajurit menjaga benteng kota, lima prajurit yang menjaga gerbang kota tentu saja senang karena malam ini akan ada bala bantuan yang membantu mereka.
Penguasa kota sendiri saat ini sedang terluka cukup parah setelah pertarungan semalam melawan binatang buas yang lebih kuat darinya, dan hari ini sebagian besar prajurit sudah pasrah jika harus mati di terkam binatang buas.
Selama ini mereka dapat bertahan karena kepemimpinan serta perlindungan dari kekuatan penguasa kota. Tanpa perlindungan dan kepemimpinan penguasa kota, mereka tak mungkin bertahan sampai hari ini.
Kini mengetahui lima orang pemuda yang memiliki kekuatan setara penguasa kota menawarkan diri membantu melindungi kota, prajurit penjaga kota seolah mendapatkan angin segar, dan kembali bersemangat menghadapi ribuan binatang buas yang tak lama lagi menyerang kota.
Bertepatan dengan tenggelamnya matahari, dua lapisan gerbang kota ditutup rapat dan dikunci. Ribuan prajurit bersiaga di atas benteng kota dengan berbagai senjata. Ratusan kultivator yang berada di kota juga tak tinggal diam, malam ini mereka akan mengulurkan tangan, membantu prajurit kota.
Tak ketinggalan, Luo Feng dan kelima muridnya yang saat ini juga sudah berada di atas benteng, tepatnya berada di atas gerbang kota. Mata mereka menatap lurus ke depan, dan meski gelap dan jarak yang masih sangat jauh, mereka dapat merasakan gerombolan binatang buas mendekati kota.
...----------------...
Malam yang biasanya digunakan untuk istirahat setelah seharian beraktivitas, di sebuah kota yang letaknya cukup terpencil, saat ini tak satupun orang di kota itu dapat beristirahat dengan tenang. Suara lolongan binatang buas terdengar dari luar benteng kota, membuat tidak nyaman siapapun yang mendengarnya.
Kelima pemuda itu adalah Shen Huang dan keempat saudaranya. Sedangkan kemana perginya Luo Feng? Dia saat ini melayang di atas kota, menciptakan array formasi yang melindungi seluruh wilayah kota. Sebenarnya sudah ada array formasi yang melindungi kota, tapi itu sangat lemah dan tak sulit bagi binatang buas menghancurkan array itu.
Luo Feng melambangkan tangan, memunculkan array formasi mengelilingi kota, dan array formasi ciptaannya dapat melindungi kota dari ancaman binatang buas yang kekuatannya setara dengan kultivator ranah Martial God tingkat 9.
Selesai menciptakan array formasi, saat ingin kembali menghampiri Shen Huang dan yang lainnya, Luo Feng merasakan kekuatan besar berada di belakang barisan ribuan binatang buas yang datang menyerang kota. Dari auranya, Luo Feng yakin sosok itu bukanlah salah satu binatang buas, melainkan sosok itu adalah seorang kultivator dengan kekuatan telah mencapai ranah Martial Emperor tingkat 7.
Kedua sudut bibir Luo Feng terangkat ke atas membentuk senyuman saat dia tahu apa yang sedang dilakukan sosok yang belum sadar jika ada yang mengetahui keberadaannya. “Sepertinya dia dalang dibalik serangan ribuan binatang buas ke kota ini!” gumam pelan Luo Feng dan bukannya kembali ke tempat kelima muridnya, dia justru pergi ke tempat orang yang belum menyadari keberadaannya.
Di sisi lain, sosok dengan jubah hitam menutupi sebagian besar tubuhnya, dia terus saja mengarahkan pandangan pada ribuan monster yang telah mengelilingi kota, yang sudah dia targetkan untuk dijadikan wilayah kekuasaannya.
“Malam ini aku akan memastikan kota itu jatuh ke tanganku, dan aku akan mulai mendirikan kekuasaan Klan Qing di Pulau Kecil Yue Dao dengan menjadikan kota itu sebagai pondasinya,” ucapnya lirih, tanpa sadar jika ada yang begitu jelas mendengar ucapannya.
‘Lagi-lagi Klan Qing. Ternyata begitu buruk cara mereka mendirikan kekuasaan di suatu tempat!” ucap Luo Feng dalam hati, dan dia kini sudah berada di belakang sosok bertudung, yang belum menyadari keberadaannya.
__ADS_1
Sementara itu, di depan gerbang kota yang menjulang tinggi, binatang buas yang mencoba mendekati kota, tiba-tiba saja mereka terpental mundur dengan tubuh mengalami luka bakar, setelah menghantam array yang diciptakan Luo Feng.
Prajurit kota yang tidak tahu sejak kapan ada array yang begitu kuat melindungi kota mereka, perasaan lega segera menghampiri mereka. Jika sebelumnya para prajurit merasa malam ini akan menjadi akhir dari perjalanan hidup mereka, setelah melihat keberadaan array formasi kokoh yang melindungi kota, mereka merasa dapat bertahan hidup sampai hari esok dant hari-hari selanjutnya.
Sosok bertudung yang akhirnya juga melihat keberadaan array formasi kokoh yang melindungi kota, dia menggerakkan giginya marah, dan merasa malam ini rencananya belum akan mendapatkan hasil seperti yang diinginkannya.
“Sial! Kalau ada array formasi seperti itu, terpaksa aku harus memanggilnya, tapi sebaiknya aku melakukannya esok hari karena malam ini tak akan cukup jika aku ingin memanggilnya.” Apa yang ingin dia panggil memerlukan waktu semalaman untuk memanggilnya, dan dia akan kehilangan manfaat kekuatan dia kali lipat binatang buas saat malam, kalau saat ini memaksa memanggil apa yang ingin dia panggil.
Malam ini dia memutuskan menarik mundur ribuan binatang buas yang dia kendalikan, dan di waktu yang sama dia juga ingin kembali ke tempat persembunyiannya. Namun, saat dia ingin menarik mundur ribuan binatang buas untuk kembali ke tempat persembunyiannya, lima sosok yang melesat dari atas gerbang kota, menyerang pasukan binatang buas miliknya, dan hanya dalam hitungan detik puluhan binatang buas mati di tangan mereka.
“Apa-apaan kekuatan mereka! Sepertinya mereka bukan penduduk asli kota itu, dan kekuatan mereka bahkan lebih kuat dari penguasa kota!” Merasa jika terus bertahan di tempatnya saat ini cepat atau lambat akan ada yang mengetahui keberadaannya, sosok bertudung memilih membiarkan pasukan binatang buasnya mati, dan secepatnya dia ingin pergi dari tempatnya saat ini.
Baru juga membalikkan badan dan ingin pergi, dia dikejutkan dengan keberadaan sosok yang menatapnya sambil memamerkan seringaian di bibirnya. “Kenapa begitu terburu-buru? Bukannya malam ini kau ingin menguasai kota itu dan menjadikannya sebagai pondasi berdirinya Klan Qing?” tanya sosok yang tak lain adalah Luo Feng.
“Siapa kau, dan bagaimana kau bisa tahu rencanaku?” tanya sosok bertudung pada Luo Feng.
Tak langsung menjawab, Luo Feng justru tersenyum sinis lalu berkata, “Perkenalkan, aku Luo Feng, dan aku adalah orang yang akan mengirim orang sepertimu ke bagian neraka terdalam!”
DEG...
Jantung sosok berjubah berdetak kencang saat mengetahui identitas sosok di hadapannya.
“Ka-Kau, Klan Luo!” ucap terbata sosok bertudung yang kesulitan mengeluarkan kata-kata dari mulutnya.
“Ya, aku Klan Luo, dan apa kata terakhirmu sebelum mati di tanganku?” tanya Luo Feng dengan aura kuat terpancar dari tubuhnya, mengunci pergerakan sosok bertudung di hadapannya.
Merasakan aura Luo Feng, sosok bertudung kini sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya, sekalipun dia mengerahkan seluruh aura kekuatannya untuk membebaskan diri dari aura kekuatan yang mengunci pergerakannya.
“Percuma saja, kau tak akan pernah bisa membebaskan diri dari auraku! Kekuatanmu terlalu lemah untuk melakukannya, dan sebaiknya terima kematianmu dengan ikhlas!” Luo Feng berubah menjadi bayangan, dan secara tiba-tiba muncul tepat di belakang sosok bertudung.
Merasakan kematian sudah ada di depan mata, sosok bertudung ingin mengirim pesan terakhir pada seseorang di kediaman agung Kla Qing. Pesan berisikan informasi siapa yang telah membunuhnya. Akan tetapi, belum juga pesan itu terkirim, kepalanya lebih dulu menggelinding, setelah Luo Feng memenggal kepala sosok itu menggunakan pedang di tangannya.
“Jangan harap bisa memberitahukan kejadian di tempat ini pada anggota Klan Qing lainnya!” ucap Luo Feng tahu apa yang ingin dilakukan sosok bertudung yang kepalanya menggelinding di dekat kakinya.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.