Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Memenangkan Pertarungan


__ADS_3

Kedua iblis yang sebelumnya yakin dapat membunuh sekelompok orang yang mengunjungi jurang kabut kematian, keduanya terkejut dengan kekuatan seseorang yang saat ini menjadi lawan mereka. Tidak sekalipun mereka menyangka akan bertemu lawan yang lebih kuat, dibandingkan kekuatan mereka.


Keduanya sekarang hanya bisa pasrah menerima apapun yang terjadi. Ingin melawan mereka juga tidak bisa melakukannya. Bagaimana mungkin mereka bisa melawan, sedangkan saat ini mereka sama sekali tidak bisa bergerak akibat tekanan kekuatan aura kuat yang dikeluarkan Luo Feng.


“Apa kalian ada permintaan terakhir sebelum mati di tanganku?”


“Kalau kalian ada permintaan, segera katakan! Siapa tahu aku bisa mengabulkan apa yang menjadi permintaan kalian!” kata Luo Feng.


Tidak ada balasan dari kedua iblis yang sampai saat ini hanya diam membisu dan diam di tempat mereka berdiri.


“Jika kalian tidak memiliki permintaan terakhir, maka aku akan menunjukkan pada kalian kematian seluruh binatang buas dan monster yang ada di tempat ini, baru setelahnya aku akan membunuh kalian!” ucap Luo Feng dan ia terkekeh pelan.


“Kau, cepat bunuh kami! Kami tidak tertarik dan tidak ingin melihat apa yang ingin kau tunjukkan pada kami!” teriak iblis kegelapan menginginkan kematian segera.


“Diam!” bentak Luo Feng dan kembali ia berkata, “Tadi aku sudah memberi kalian kesempatan terakhir untuk meminta sesuatu padaku, tapi kalian hanya diam, jadi sekarang jangan salahkan aku jika ingin menunjukkan sesuatu yang menyenangkan pada kalian!”


Luo Feng membuat kedua iblis yang menjadi lawannya mengarahkan pandangan mereka ke arah para binatang buas dan monster yang satu-persatu mati di tangan prajurit perang, maupun mati di tangan Luo Xue. Dengan sangat cepat jumlah binatang buas maupun monster terus saja berkurang. Dari yang semula jutaan, kini jumlah mereka hanya tersisa ratusan ribu binatang buas dan puluhan ribu monster.


“Jadilah saksi kematian mereka, dan setelah mereka, baru aku akan mengirim kalian ke Alam Kematian menyusul mereka, yang sudah lebih dulu mati!” ucap Luo Feng tanpa memperhatikan wajah kedua iblis yang begitu marah melihat anak buah mereka satu-persatu mati.


Mereka benar-benar tidak menyangka jika sekelompok orang yang sebelumnya dianggap tidak berbahaya, nyatanya mereka adalah kelompok yang sangat berbahaya, dan sekarang meraka serang berusaha memusnahkan seluruh binatang buas serta monster yang ada di dasar jurang kabut kematian.


Boom... Boom... Boom... Boom...


Disaat Luo Feng dan kedua iblis yang menjadi lawannya hanya menjadi penonton jalannya pertarungan, Luo Xue benar-benar mendominasi jalannya pertarungan dengan kekuatan barunya. Ia dengan mudah membunuh siapapun yang menjadi lawannya, dan sudah banyak binatang buas ataupun monster yang mati di tangannya.


Para binatang buas dan monster yang ketakutan pada sosok Luo Xue, mereka berusaha pergi menjauhinya, tapi karena tidak bisa pergi kemana-mana, pada akhirnya mereka tetap menjadi lawan Luo Xue, dan itu adalah jalan meret menuju kematian.


Sementara itu, kelima murid Luo Feng yang menerima banyak kristal kehidupan yang didapatkan dari tubuh binatang buas, mereka kembali berkultivasi dibawah perlindungan ribuan boneka prajurit perang.


Baru saja mereka berlima mendapatkan terobosan ganda, dan sekarang mereka sedang menyempurnakan pondasi kekuatan, yang sedikit goyah begitu mereka berhasil mendapatkan terobosan ganda. Setidaknya mereka membutuhkan beberapa waktu untuk menyempurnakan pondasi kekuatan sebelum kembali melanjutkan kultivasi.


“Di saat banyak binatang buas dan monster yang mati, kelima muridku justru bertambah kuat. Dengan begini, cepat atau lambat mereka akan bisa menerobos ranah God Emperor, dan nantinya mereka akan aku kembalikan ke Klan Shen.” Luo Feng bergumam pelan.


Ia berencana mengembalikan Shen Huang dan empat orang lainnya ke Klan Shen begitu mereka berhasil menerobos ranah God Emperor, dan nantinya mereka akan mendapatkan tugas melatih generasi muda Klan Shen dan Klan Shui, sekaligus mereka akan menjadi kekuatan utama pelindung kedua Klan.


Dengan adanya mereka sebagai pelindung Klan Shen dan Klan Shui, ia yakin Klan Qing tidak akan berani mengusik kedua Klan, meski tidak ada Luo Feng yang melindungi Klan Shen maupun Klan Shui.


Kembali ke jalannya pertempuran, lebih dari seratus ribu boneka prajurit perang benar-benar mendominasi jalannya pertempuran. Hanya ada beberapa dari mereka yang terluka, tapi sekarang mereka hanya perlu melawan dua ratusan ribu musuh untuk memenangkan pertempuran.


“Kakak, apa benar kita kalah?” tanya iblis kematian melalui telepati.


“Ya, kita kalah dan tidak mungkin kita bisa menyelesaikan tugas Tuan!” balas iblis kegelapan.


“Aku tidak menyangka jika ada sosok manusia kuat di Pulau Besar Taiyang Dao, yang kekuatannya jauh lebih kuat dari kita!” ucap iblia kematian.

__ADS_1


“Bukan hanya kuat, tapi nyatanya ia jauh-jauh lebih kuat dari kita, dan jangan lupa tentang kekuatan elemen cahayanya yang bukan sekedar kekuatan elemen cahaya biasa!”


Meski sudah bisa dinyatakan sebagai pihak yang kalah dalam pertempuran, dan sewaktu-waktu bisa mati di tangan musuh mereka, keduanya terlihat tidak menyesal meski kalah karena pada akhirnya mereka akan mati di tangan sosok kuat, yang jelas lebih kuat dari mereka. Bagi mereka, daripada menyerah dalam peperangan, lebih baik mati dalam peperangan disaat berjumpa lawan yang jauh lebih kuat.


Luo Feng menyadari jika dua iblia yang berada di dekatnya sedang melakukan pembicaraan melalui telepati, dan jelas ia tidak bisa mendengarkan apa yang mereka bicarakan.


Ia melirik iblis kegelapan tajam, lalu berkata, “Sebenarnya aku bisa saja tetap membiarkan kalian hidup, asalkan kalian mau menceritakan siapa Tuan yang membawahi kalian!”


Kedua iblis tersentak mendengar apa yang dikatakan Luo Feng. Mereka jelas saja terkejut karena tidak menyangka jika ada yang mengetahui, kenyataan tentang mereka yang hanya bawahan dari seseorang.


Namun, mereka yang sudah terikat sumpah tidak akan mengatakan pada siapapun, siapa sebenarnya sosok Mereka. Sekalipun nyawa mereka sebagai taruhannya, keduanya tetap akan menjaga rahasia siapa Tuan mereka, dan diamana keberadaannya.


Melihat keduanya yang hanya diam tidak ingin membuka suara, Luo Feng tahu percuma saja menanyakan siapa Tuan yang memerintahkan mereka, dikarenakan mereka tidak akan pernah mau mengatakannya. Namun, ia punya banyak cara yang bisa membuatnya mengetahui siapap Tuan mereka, dan dimana sosok orang itu berada.


Luo Feng menoleh, menatap lekat kedua mata iblis kegelapan, dan dengan mudah ia bisa mencuri seluruh ingatan yang dimiliki sosok itu. Kepalanya terasa sedikit sakit saat ia mencuri ingatan iblis kegelapan, tapi rasa sakit itu hanya berlangsung sesaat.


“Tanpa kalian mengatakan siapa itu Tuan kalian, aku dengan mudah mengetahui siapa ia yang sebenarnya, dan aku tidak terkejut kalau ternyata kalian memiliki hubungan dengan Klan Qing!” ucap Luo Feng dan ia tersenyum.


“Ka-Kau, jangan mengatakan omong kosong pada kami! Kami tidak pernah berhubungan dengan Klan Qing, kami bahkan tidak pernah bertemu mereka!” Iblis kematian menolak jika dirinya memiliki hubungan dengan Klan Qing.


Sedangkan di sisi lain, iblis kegelapan merasa jika ada seseorang yang baru saja mencuri seluruh ingatannya, dan ia merasa semua itu dilakukan oleh lawannya.


“Ka-Kau, apa yang baru saja kau lakukan padaku?” teriak iblis kegelapan yang membuat bingung adiknya, karena ia tidak melihat lawannya melakukan apapun pada kakaknya.


Sementara itu, Luo Feng tersenyum mendengar teriakan iblis kegelapan, dan dengan tenang ia berkata, “Aku hanya mencuri ingatanmu, dan sekarang aku sudah mengetahui apa yang ingin aku ketahui!”


Luo Feng tersenyum melihat ekspresi yang ditunjukkan kedua iblis begitu mereka tahu jika dirinya mengetahui semua yang sengaja mereka tutup-tutupi, dan ia cukup terkejut begitu tahu siapa yang menyuruh mereka, bahkan orang itu juga yang selama ini menjadi penggerak Klan Qing untuk senantiasa bermusuhan dengan Klan Luo.


‘Aku benar-benar tidak menyangka hanya karena tidak terpilih menjadi Patriak Klan Luo yang baru, salah satu putra dari pendiri Klan Luo justru berkhianat, dan ia melakukan berbagai cara untuk menghancurkan Klan Luo, termasuk menjadi sosok di balik layar yang menggerakkan Klan Qing untuk senantiasa memusuhi Klan Luo!’ ucap Luo Feng dalam hati.


‘Sayangnya aku tidak tahu diamana saat ini ia berada. Kalau saja aku tahu dimana ia berada, aku akan mendatanginya dan memukul kepalanya yang begitu bodoh karena rela menjadi musuh Klan nya sendiri, hanya karena tidak terpilih menjadi Patriak Klan!’ kembali ia berucap dalam hati, tapi fokusnya segera teralihkan pada jalannya pertarungan, dimana kini hanya tersisa sedikit musuh yang tersisa.


“Apa seluruh anggota Klan Luo sangat menggilai pertarungan? Aku lihat-lihat Xue’er sangat menyukai peperangan, atau mungkin ia sudah tergila-gila dengan yang namanya pertarungan!” ucap Luo Feng yang sekali lagi mengejutkan kedua iblis, dikarenakan mereka baru saja mendengar nama Klan Luo disebutkan.


Penasaran kenapa pria yang menjadi lawan mereka menyebutkan nama Klan Luo, iblis kegelapan memberanikan diri bertanya meski ia tidak berharap mendapatkan jawaban dari pertanyaannya. “Katakan padaku, siapa kau sebenarnya, dan apa hubungan yang kau miliki dengan Klan Luo?” Ia berharap mendapatkan jawaban dari apa yang ia tanyakan.


“Maaf sebelumnya aku tidak memperkenalkan diri, dan daripada nantinya kalian mati penasaran, aku akan memperkenalkan diri! Aku Luo Feng, dan aku bagian dari keluarga utama Klan Luo!” ucapnya memperkenalkan diri.


Tentu saja perkenalan diri yang dilakukan Luo Feng semakin membuat terkejut kedua iblis, yang mana mereka tidak menyangka bakal dipertemukan dengan seseorang dari Klan Luo, dan mereka yakin jika wanita yang sedang bertarung juga merupakan anggota Klan Luo. Kekuatan wanita itu sangat luar biasa di usia yang masih muda, dari situ mereka semakin yakin jika wanita itu adalah anggota Klan Luo.


“Untuk kalian, kalian tidak perlu memperkenalkan diri karena aku sudah tahu siapa kalian, dan aku juga sudah tahu seluruh kejahatan kalian di masa lalu, yang mana kalian membunuh jutaan manusia untuk mendapatkan kekuatan! Atas kejahatan yang pernah kalian lakukan, kalian berdua memang pantas mendapatkan hukuman siksaan sebelum mati!”


Aaaargh...


Kedua iblis berteriak kesakitan saat Luo Feng tiba-tiba menembakkan kilatan cahaya yang langsung menembus kedua pada mereka. Jelas terlihat luka menganga di kedua paha keduanya, dan itu sangatlah menyakitkan.

__ADS_1


Hanya dalam satu tarikan napas keduanya terjatuh, tidak lagi memiliki kekuatan untuk bangkit berdiri, apalagi kuatnya aura kekuatan Luo Feng membuat mereka benar-benar sulit bergerak.


Masih belum puas dengan siksaan yang sudah ia berikan setelah melihat kejahatan keduanya di masa lalu atau yang baru-baru ini mereka lakukan, Luo Feng kembali menyiksa mereka. Ia menginjak perut mereka berkali-kali secara bergantian, membuat mereka terus-terusan memuntahkan darah.


“Apa kalian sekarang sudah mengingat seluruh kejahatan yang pernah kalian lakukan?” tanya Luo Feng tanpa menghentikan siksaan yang ia berikan pada kedua iblis, yang menjadi lawannya.


Jelas saja kedua iblis tidak bisa memberi jawaban karena mereka tidak lagi memiliki tenaga untuk menjawab. Seluruh tenaga yang mereka miliki habis untuk berteriak, meneriakkan rasa sakit yang sedang mereka rasakan akibat siksaan Luo Feng.


“Kalian tidak perlu menjawab apa yang aku tanyakan, tapi kalian cukup merasakan apa yang aku lakukan pada kalian!” ucap Luo Feng yang tidak bisanya memberi siksaan pada kedua iblis, meski mereka sudah mengalami luka cukup parah.


Boom...


Boom...


Kedua iblis terpental jauh setelah menerima tendangan Luo Feng. Keduanya masih sadar, tapi mereka benar-benar sudah tidak mampu memberikan perlawanan.


Luo Feng terlalu kuat untuk mereka yang memiliki kekuatan di tingkat 8 ranah God Emperor, bahkan keduanya memiliki keyakinan sekalipun lebih kuat dari tanah God Emperor, mereka belum tentu bisa mengalahkan Luo Feng.


Sementara itu, pertarungan di tempat lain baru saja berakhir dengan kemenangan seluruh prajurit perang, dan juga Luo Xue. Mereka telah membunuh seluruh musuh, dan Luo Xue saat ini sedang berkultivasi di dekat kelima murid Luo Feng.


Ia ingin tumbuh jauh lebih kuat dari saat ini, dan dengan menyerap energi kehidupan yang terdapat di kristal kehidupan, Luo Xue yakin jika ia bisa mendapatkan terobosan sebelum pergi meninggalkan dasar jurang kabut kematian. Ia tidak khawatir dengan pertarungan Luo Feng, karena ia yakin pertarungan itu dengan mudah dapat dimenangkan oleh Luo Feng.


“Aku harus menjadi jauh lebih kuat supaya kelak di masa depan aku tidak menjadi beban untuk Gege!” ucap Luo Xue sebelum ia konsentrasi melakukan kultivasi, selayaknya yang sedang dilakukan Shen Huang dan yang lainnya.


Menyadari pertarungan di tempat lain sudah berakhir dan melihat Luo Xue langsung berkultivasi begitu selesai bertarung, Luo Feng berencana menyelesaikan pertarungannya, tapi saat ia ingin membunuh kedua iblis yang menjadi lawannya, sejenak ia berhenti bergerak, begitu mendengar suara yang bergema di dasar jurang kabut kematian.


“Nak, kamu akan menjadi musuhku jika berani membunuh mereka!” ucap suara yang terdengar berat, dan Luo Feng meebak jika suara itu milik seorang pria yang sudah berumur.


Tebakan Luo Feng tidak salah karena nyatanya suara itu memang milik seorang pria tua, dan ia tahu pasti siapa pria tua yang sedang bicara. Mengetahui siapa yang sedang bicara, dengan suara lantang Luo Feng membalasnya, “Aku tidak takut menjadi musuh siapapun selama aku berada di sisi kebenaran sekalipun aku harus melawan anggota keluargaku sendiri! Bagiku, sekalipun itu keluarga, jika ia jahat dan tidak bisa diingatkan atas kejahatannya, ia layak dianggap musuh!”


“Hahahaha... kau memang keturunan orang itu, jadi tidak ada salahnya jika aku membunuhmu saat nanti kita dipertemukan di medan perang sepuluh tahun dari sekarang!” ucap pria tua, yang hanya terdengar suaranya tanpa ada wujud yang terlihat.


“Kenapa harus menunggu sepuluh tahun jika sekarang juga aku siap melawanmu! Apa kau takut sampai harus menunggu sepuluh tahun untuk kita saling bethadaphu?” tanya Luo Feng, sekaligus ia meremehkan kekuatan pria tua yang sedang berbicara dengannya.


Seluruh dasar jurang kebut kematian tiba-tiba bergetar tidak lama setelah Luo Feng selesai berkata, dan getaran terjadi akibat aira kuat yang dikeluarkan sosok pria tua, meski wujudnya tidak terlihat. Meski wujudnya tidak terlihat, tapi Luo Feng dapat merasakan keberadaan inti kekuatan dari pria tua, yang sekarang berada di suatu tempat yang sudah ia tandai.


“Saat nanti kita bertemu, aku pasti membunuhmu!” teriak pria tua marah, lalu tidak terdengar lagi suaranya, bersamaan dengan itu, getaran di dasar jurang kabut kematian berhenti.


Mendengar ancaman yang ditujukan padanya, bukannya takut, Luo Feng justru tersenyum. “Tidak perlu sepuluh tahun untuk bertemu karena tidak lama lagi aku akan datang menemuimu!” gumamnya, dan setelahnya ia langsung membunuh kedua iblis yang menjadi lawannya menggunakan pedang cahaya.


Dengan kematian keduanya, kini sudah tidak lagi dirasakan kekuatan luar biasa aura kegelapan di jurang kabut kematian, dan dengan menjentikkan jarinya Luo Feng menghancurkan array formasi segel, yang sebelumnya menyegel aura kegelapan di jurang kabut kematian.


“Dengan begini seluruh makhluk hidup di Pulau Besar Taiyang Dao tidak lagi perlu khawatir dengan adanya aura kegelapan yang sewaktu-waktu dapat mengancam hidup mereka!”


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2