
Semua orang dapat melihat bagaimana kekuatan besar elemen cahaya Luo Feng menelan kekuatan iblis kegelapan, yang dikeluarkan Patriak Zhang Leng. Terlihat jika kekuatan iblis kegelapan tidak berdaya di hadapan kekuatan elemen cahaya.
Mereka sebenarnya saat ini hanya bisa melihat apa yang sebenarnya sedang terjadi. Tubuh mereka sama sekali tidak bisa digerakkan akibat tekanan aura kekuatan iblis kegelapan yang dikeluarkan Patriak Zhang Leng, tapi mereka terlihat masih baik-baik saja karena perlindungan kekuatan elemen cahaya Luo Feng.
Melihat jalannya pertarungan dan berharap Luo Feng dapat memenangkan pertarungan, hanya itu yang saat ini dapat mereka lakukan, dan mereka memiliki keyakinan jika Luo Feng dapat mengalahkan Patriak Zhang Leng. Namun, harapan mereka bertolak belakang dengan harapan sisa anggota perkumpulan Naga Giok.
Mereka tentu berharap kebalikan dari yang diharapkan oleh orang-orang dari Klan Ye. Akan tetapi harapan mereka sepertinya hanya akan berakhir sebagai harapan karena kondisi Patriak Zhang Leng saat ini benar-benar sudah terpojok.
Bahkan mereka bisa melihat bagaimana kekuatan besar yang selama ini disembunyikan Patriak Zhang Leng, nyatanya tidak sepadan dengan kekuatan elemen cahaya milik lawannya. Mereka bisa memastikan jika cepat atau lambat Patriak Zhang Leng pasti kalah, dan kekalahannya merupakan kabar buruk untuk mereka semua.
Sedangkan Luo Feng yang sedang menghadapi kekuatan iblis kegelapan yang digunakan Patriak Zhang Leng dalam pertarungannya, perlahan kekuatan elemen cahayanya berhasil memurnikan kekuatan iblis kegelapan, yang membuat kekuatan itu mulai melemah.
Merasakan kekuatannya semakin melemah, wajah Patriak Zhang Leng semakin jelek. Apa ini akan menjadi akhir dari hidupnya, bahkan hidupnya harus berakhir sebelum ia menjadi penguasa Pulau Kecil Yue Dao?
“Tu-Tu-Tuan Muda, to-tolong maafkan saya! Sa-Saya berjanji tidak lagi mengusik Klan Ye di masa yang akan datang!” ucap Patriak Zhang Leng meminta tolong.
Luo Feng tersenyum sinis saat mendengar permintaan tolong Patriak Zhang Leng, ia tak menyangka sosok angkuh seperti Patriak Zhang Leng meminta pengampun padanya.
Namun, ia bukanlah orang bodoh yang memberi pengampunan cuma-cuma pada orang licik seperti Patriak Zhang Leng, ia mungkin akan memberi pengampunan, tapi bukan pengampunan cuma-cuma. “Baiklah, aku akan mengampuni nyawamu, tapi tidak untuk kekuatanmu! Kekuatanmu akan aku hancurkan, dan setelahnya kamu bisa kembali ke kediaman Klan Zhang, itupun jika tempat itu masih ada!” Senyuman sinis terlihat di wajah Luo Feng setelah ia selesai berkata, dan dengan meningkatkan kekuatan elemen cahaya miliknya, ia berhasil memurnikan seluruh kekuatan iblis kegelapan milik Patriak Zhang Leng.
Merasakan tak lagi tersisa kekuatan iblis kegelapan dalam tubuhnya, tubuh Patriak Zhang Leng tiba-tiba saja melemah, dan pada akhirnya ia terjatuh.
Meski tubuhnya saat ini terasa sangat lemah, ia sedikit bisa bernapas lega karena sempat mendengar kalau Luo Feng akan mengampuni nyawanya, dan hanya sampai di situ yang ia dengarkan.
Ia sama sekali tidak mendengar saat Luo Feng mengatakan tentang kekuatannya yang akan dihancurkan, juga ia tiadak mendengar jelas saat Luo Feng menyinggung tentang kediaman Klan Zhang.
Disaat Patriak Zhang Leng lega karena nyawanya diampuni Luo Feng, tiba-tiba ia merasakan sakit yang berasal dari dantia nya, dan tidak lama kemudian ia berteriak keras bersama dengan terdengarnya suara ledakan, yang berasal dari dantian nya.
Dantia nya hancur, dan ia resmi menjadi seonggok sampah tak berguna, bahkan seorang anak kecil dengan mudahnya dapat mengakhiri hidupnya.
__ADS_1
Dengan dantian yang tidak lagi berfungsi, selain kehilangan kekuatan, ia juga kehilangan penampilannya yang sebelumnya sangat menawan. Kini penampilannya tidak ubahnya seperti pria tua renta, yang kapan saja bisa mati.
Di sisi lain, setelah memastikan Patriak Zhang Leng telah kehilangan kekuatannya dan melihat semua orang bisa kembali bergerak seperti semula, Luo Feng berkata, “Lumpuhkan kekuatan sisa anggota perkumpulan Naga Giok, lalu kirim mereka kembali ke kediaman Klan Zhang!” Perintahnya tegas.
Mendapatkan perintah dari Luo Feng, langsung saja semua anggota Klan Ye dan kelima pemuda Klan Shen, mereka saling bahu-membahu melumpuhkan kekuatan anggota perkumpulan Naga Giok yang masih tersisa, dan semua perintah Luo Feng dapat mereka selesaikan dalam kurun waktu yang sangat singkat.
Melihat sisa anggota perkumpulan Naga Giok telah dilumpuhkan, Luo Feng meminta Patriak Ye Yong memerintahkan beberapa orang untuk mengirim anggota perkumpulan Naga Giok yang kekuatannya telah berhasil dilumpuhkan, ke kediaman Klan Zhang yang ia yakin tempat itu telah rata dengan tanah.
“Apa Tuan Muda masih ingin menyuruh saya melakukan sesuatu? Jika masih ada yang Tuan Muda inginkan, dengan senang hati saya akan melakukannya.” ujar Patriak Ye Yong setelah ia menugaskan beberapa orang mengirim anggota perkumpulan Naga Giok kembali ke kediaman Klan Zhang.
Luo Feng berpikir apa yang saat ini ia inginkan, tapi setelah beberapa waktu berpikir, ia tak terpikir tentang sesuatu yang saat ini sedang diinginkannya.
“Untuk saat ini aku tidak menginginkan apa-apa. Sebaiknya kita membantu mereka yang sedang membersihkan sisa-sisa pertarungan!” Luo Feng ingin turun tangan membantu orang-orang yang sedang membersihkan sisa-sisa pertarungan, termasuk membakar mayat anggota perkumpulan Naga Giok.
Namun, saat ia ingin mengulurkan tangan memberi bantuan, semua orang segera meminta Luo Feng untuk tidak melibatkan diri pada sesuatu yang akan mengotori tangannya, dan mereka menyarankan supaya ia beristirahat bersama kelima muridnya. Untuk urusan bersih-bersih, mereka tidak ingin merepotkan dirinya.
Menuruti keinginan orang-orang yang tidak ingin membuatnya melakukan apa yang bisa mereka lakukan, Luo akhirnya memutuskan istirahat di tempat yang telah dipersiapkan untuk dirinya, dan juga untuk kelima muridnya.
Mereka semua masih memegang teguh prinsip Klan Ye yang merupakan Klan pelayan Klan Luo. Jadi, bagaimana mungkin mereka membiarkan Tuan Muda Klan Luo melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan kotoran dan sampah?
Oleh karena itu mereka menyuruh Luo Feng istirahat, begitu juga dengan kelima muridnya.
Dimanapun itu status murid selalu lebih tinggi daripada status pelayan, sekalipun murid itu berasal dari Klan Pelayan. Oleh karena itu, mereka juga menghormati keberadaan Shen Huang dan empat orang lainnya, yang mana mereka adalah murid Luo Feng.
“Selama kita berada di tempat ini, kalian jangan bermalas! Sebelum pergi meninggalkan tempat ini, aku ingin kekuatan kalian sudah berada di ranah Martial Emperor!”
Luo Feng ingin kelima muridnya berhasil meningkatkan kekuatannya selama berada mereka berada di kediaman Klan Ye. Tidak tanggung-tanggung, ia ingin mereka meningkatkan kekuatan sampai ranah Martial Emperor.
Bukan hanya membantu meningkatkan kekuatan kelima muridnya, selama berada di kediaman Klan Ye, ia juga akan membantu meningkatkan kekuatan seluruh anggota Klan Ye, dan ia ingin ada satu sosok di Klan Ye yang memiliki kekuatan Martial God.
__ADS_1
Selain meningkatkan kekuatan, ia juga berencana melatih banyak ahli array formasi yang kelak akan sangat berguna dalam peperangan. Bagaimanapun juga, keberadaan seorang ahli array formasi, keberadaan mereka dapat menentukan jalannya peperangan dengan cara memanfaatkan kekuatan array formasi yang mereka kuasai.
Tepat saat hari berganti malam, bersih-bersih sisa pertarungan telah selesai, dan saat ini sedang dilakukan pembakaran seluruh mayat anggota perkumpulan Naga Giok di luar gerbang kediaman Klan Ye.
Untuk anak-anak penduduk kota yang sebelumnya keberadaan mereka dijaga dan dirawat oleh keluarga besar Klan Ye, mereka telah dikembalikan ke keluarga masing-masing begitu peperangan berakhir.
Penduduk kota yang melihat anak mereka dikembalikan oleh pihak Klan Ye, mereka sangat senang, tapi di sisi lain mereka juga merasa bersalah karena tidak bisa melakukan apa-apa saat perkumpulan Naga Giok menyerang kediaman Klan Ye. Namun, mereka dapat bernapas lega karena peperangan dengan mudah dimenangkan pihak Klan Ye.
Sementara itu, di kediaman Klan Zhang yang saat ini keadaannya sudah hancur rata dengan tanah, Patriak Zhang Leng dan anggota perkumpulan Naga Giok yang telah kehilangan kekuatannya, mereka dibuat terkejut dan tidak percaya dengan apa yang terlihat saat ini.
Mereka tahu di depan mereka adalah kawasan kediaman Klan Zhang, tapi mereka tidak lagi melihat kemegahan kediaman Klan Zhang. Mereka hanya melihat reruntuhan bangunan, yang seluruhnya rata dengan tanah.
“Apa sebenarnya yang terjadi? Kemana perginya semua orang yang seharusnya menyambut kedatangan kita?” Patriak Zhang Leng terlihat selayaknya orang bodoh, yang menanyakan sesuatu yang seharusnya sudah ia ketahui jawabannya.
“Patriak Zhang Leng yang terhormat, semua orang yang seharusnya menyambut kedatanganmu, mereka semua telah mati, dan terkubur di bawah reruntuhan kediaman Klan Zhang!”
Tetua Ye Peng, pemimpin rombongan anggota Klan Ye yang ditugaskan Patriak Ye Yong mengembalikan Patriak Zhang Leng serta sisa anggota perkumpulan Naga Giok kembali ke kediaman Klan Zhang, mereka telah menyelesaikan tugasnya dengan baik, bahkan Tetua Ye Peng dengan sangat jelas menceritakan apa yang sudah terjadi pada kediaman Klan Zhang, kepada Patriak Zhang Leng dan para anggota perkumpulan Naga Giok yang telah cacat kehilangan seluruh kekuatannya.
Setelah menceritakan apa yang terjadi pada kediaman Klan Zhang, Tetua Ye Peng memimpin anggota Klan Ye kembali ke kediaman Klan Ye, membiarkan Patriak Zhang Leng dan sisa anggota perkumpulan Naga Giok menyesali kejadian yang menimpa sanak-saudara mereka.
Ekspresi mereka terlihat sangat menyedihkan, tapi semua itu tak membuat iba Tetua Ye Peng dan orang-orang yang berasal dari Klan Ye.
Mereka terus saja bergerak kembali ke kediaman Klan Ye, mengabaikan suara jeritan memilukan Patriak Zhang Leng dan semua orang yang saat ini terduduk lemas di atas tanah, yang sebelumnya berdiri megah dan kokoh kediaman Klan Zhang.
“Mereka telah menuai karma dari apa yang sudah mereka lakukan pada setiap kekuatan, yang menolak untuk menjadi bagian dari perkumpulan Naga Giok,” ucap Tetua Ye Peng.
Sebelum berurusan dengan Klan Ye yang menolak menjadi bagian dari perkumpulan Naga Giok, sudah banyak kekuatan di Pulau Kecil Yue Dao yang dihancurkan perkumpulan Naga Giok karena menolak bergabung dengan mereka, dan apa yang saat ini terjadi pada perkumpulan Naga Giok bisa dikatakan sebagai karma atas perbuatan mereka.
Bisa dipastikan perkumpulan Naga Giok telah berakhir, begitu juga dengan kekuatan pendukung mereka.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.