
Semua orang yang berada di gerbang Kota Yuan tiba-tiba merasakan tekanan kuat, yang seketika membuat mereka jatuh berlutut dan mengalami sesak di bagian dada, bahkan beberapa orang jatuh tidak sadarkan diri karena kuatnya tekanan yang menekan mereka.
Lima pria yang menghadang kelompok Luo Feng, mereka paling kuat merasakan temanan, dikarenakan tekanan yang dirasakan semua orang berasal dari sosok pria di hadapan mereka.
Luo Feng sendiri, ia sengaja mengeluarkan auranya kuatnya untuk menekan lima pria di depannya, yang telah berani mengancam Luo Xue dan kedua muridnya.
Melihat kelima pria jatuh berlutut, ia berkata, “Kalian begitu berani mengancam orang-orangku, apa kalian memiliki banyak nyawa sampai berani melakukan itu? Jika kalian memiliki banyak nyawa, biarkan aku mengambil satu-persatu nyawa kalian sampai habis!” Luo Feng ingin membunuh salah satu pria yang tidak lagi bisa bergerak, tapi ia mendengar ucapan salah satu pria yang membuatnya berhenti bergerak.
“Jangan berbuat macam-macam pada kami karena sekali kau melukai kami, Klan Qing tidak akan melepaskanmu begitu saja! Klan Qing akan memburumu, dan seluruh orang yang memiliki hubungan denganmu!”
“Saat kau menjadi buruan Klan Qing, hanya kematian yang akan kau dapatkan begitu juga dengan semua orang yang berhubungan denganmu! Jadi, sebaiknya kau segera lepaskan kami, dan berikan tiga wanita dalam kelompokmu pada kami!” ucap salah satu pria dalam keadaan berlutut di hadapannya.
Dengan membawa nama Klan Qing, ia yakin pria di hadapannya akan ketakutan, dan pada akhirnya ia akan memilih melepaskan dirinya beserta keempat temannya. Selain dilepas, ia yakin juga dapat memiliki tiga wanita bercadar, yang cadarnya sama sekali tidak mampu menutupi kecantikan meraka.
Namun, keyakinannya sama sekali tidak terjadi karena pria di depannya yang tidak lain adalah Luo Feng, ia sama sekali tidak peduli jika ia dan empat pria lainnya memiliki hubungan dengan Klan Qing. Bahkan Luo Feng saat ini menatap remeh keberadaannya.
Luo Feng menarik auranya setelah beberapa waktu mengeluarkan aura kuat, yang menekan semua orang di gerbang Kota Yuan. Setelah ia menarik kembali auranya, ia melihat lima pria di hadapannya bangkit berdiri dan terdengar tawa dari mulut mereka. Ia juga melihat wajah mereka saat ini terlihat sangat arogan.
Tawa meraka semakin keras saat melihat Luo Feng hanya diam di tempat, tapi tiba-tiba tawa meraka menghilang bersama dengan munculnya aura yang berkali-kali lebih kuat dari sebelumnya, dan kali ini hanya meraka berlima yang merasakan aura itu. Sedangkan selain meraka yang berada di gerbang Kota Yuan, tidak satu pun dari meraka merasakan tekanan lebih kuat dari sebelumnya.
Kelima pria jatuh tengkurap dengan tubuh menempel di permukaan tanah, bahkan darah segar mengalir keluar dari mulut meraka. Sekarang, jangankan untuk bergerak, kuatnya tekanan yang mereka rasakan, membuat mereka tidak bisa membuka mulut untuk bicara dengan Luo Feng.
“Apa kalian pikir aku takut dengan Klan Qing? Maaf saja aku tidak pernah takut dengan Klan Qing, sekalipun saat ini Patriak Klan Qing ada di tempat ini! Aku justru merasa senang kalau orang itu berada di tempat ini, jadi aku bisa langsung membunuhnya!”
Luo Feng berbicara dengan santainya, tidak peduli berapa banyak orang yang mendengar perkataannya. Ia saat ini hanya fokus pada lima pria yang ia curigai sebagai anggota Klan Yuan yang berasal dari kubu pembelot.
Saat ia ingin memggali informasi dari mereka, tiba-tiba saja datang serangan dari suatu arah yang langsung membunuh kelima pria itu, dan kejadian itu dilihat oleh semua orang di gerbang Kota Yuan.
“Ingin lari setelah membunuh mereka yang akan menjadi sumber informasiku, jangan harap bisa melakukan itu!” Bergerak bagaikan kilatan cahaya, Luo Feng mengejar seseorang yang telah membunuh lima pria, yang sebelumnya ia ingin mendapatkan banyak informasi berharga dari kelimanya.
__ADS_1
Swush...
Sosok Luo Feng tiba-tiba saja sudah muncul di depan pria bertopeng yang terkejut dengan keberadaannya.
“Jangan harap bisa pergi setelah membunuh sumber informasi berhargaku!”
Luo Feng langsung saja menyerang pria bertopeng yang kesulitan menghindar dari serangannya.
Bertarung satu lawan satu dengan pria yang kekuatannya berada jauh di bawahnya, dengan muda Luo Feng melumpuhkan pria itu, bahkan ia berhasil mencegah pria itu menelan racun yang telah dipersiapkan untuk bunuh diri.
“Sangat membosankan karena ternyata kamu sangat lemah, bahkan satu pukulan lebih dari cukup untuk membuatmu kehilangan kesadaran!” gumamnya sangat kecewa.
Ia akhirnya menyeret pria bertopeng dan kembali ke gerbang Kota Yuan, dan ternyata di gerbang sudah banyak orang-orang berjubah, yang ia yakini mereka merupakan orang-orang dari Klan Yuan.
Mereka terlihat senang saat melihat lencana milik lima pria yang telah terbujur kaku, bahkan salah satu dari orang-orang berjubah langsung membakar mayat kelima pria tanpa penghormatan, dan setelahnya ia mengarahkan pandangannya pada Luo Feng yang baru saja datang sambil menyeret pria bertopeng di tangan kanannya.
“Orang ini yang telah membunuh mereka dan aku yang telah membuat orang ini pingsan! Lalu ini lencana milikku jika kamu ingin tahu siapa aku!” Luo Feng menunjukkan lencana Klan Ye miliknya, begitu juga dengan Luo Xue dan kelima muridnya.
“Tuan Muda, selamat datang datang di Kota Yuan, dan saya Yuan Dan, Tetua Pertama Klan Yuan mewakili Klan Yuan meminta maaf pada Tuan Muda, dikarenakan kedatangan kelompok Tuan Muda justru mendapatkan sambutan buruk dari orang-orang yang telah mengkhianati Patriak Klan Yuan!” Yuan Dan memanggil Luo Feng Tuan Muda karena lencana milik Luo Feng adalah lencana Tuan Muda Klan Ye.
“Tetua tidak perlu meminta maaf karena Klan Yuan tidak melakukan kesalahan padaku! Mereka para pengkhianat lah yang telah melakukan kesalahan padaku, dan mereka juga sudah mendapatkan balasannya!” ucap Luo Feng sambil melihat lima pria yang perlahan tubuh mereka berubah menjadi abu.
Tetua Yuan Dan tersenyum senang karena Luo Feng tidak mempermasalahkan sambutan buruk yang didapat kelompoknya, begitu baru sampai di Kota Yuan. “Tuan Muda, bagaimana kalau saya mengantarkan Tuan Muda, Putri, dan para Tuan serta kedua Nona yang ada di sana, pergi ke kediaman Klan Yuan?”
Penawaran yang tidak bisa ditolak, dan langsung saja Luo Feng menerima tawaran Tetua Yuan Dan, lagipula ia bisa melihat ketulusan dari setiap kata yang keluar dari mulut Tetua Yuan Dan.
Tetua Yuan Dan mempersilahkan Luo Feng dan yang lainnya mengikutinya. Untuk pria bertopeng, orang-orang yang datang bersama Tetua Yuan Dan, mereka membawa pria bertopeng ke penjara bawah tanah, yang ada di kediaman Klan Yuan.
Mengikuti Tetua Yuan Dan, Luo Feng dan yang lainnya tidak perlu melewati keramaian kota untuk sampai di kediaman Klan Yuan. Mereka melalui jalur khusus, yang hanya bisa dilewati anggota Klan Yuan, atau tamu penting Klan Yuan. Di sepanjang jalan, Luo Feng bisa melihat penjagaan yang sangat ketat, dan mereka senantiasa waspada terhadap keadaan sekitar.
__ADS_1
Tidak lama bergerak mengikuti Tetua Yuan Dan, akhinya mereka semua sampai di gerbang khusus, yang akan membawa mereka langsung ke bagian dalam kediaman Klan Yuan, tapi sebelum masuk meraka harus lolos pemeriksaan.
Lolos dari pemeriksaan, dan terakhir menunjukkan lencana pengenal milik mereka pada prajurit yang melakukan pemeriksaan, akhirnya mereka diizinkan memasuki kediaman Klan Yuan, lalu Tetua Yuan Dan langsung saja mengantarkan mereka menuju kediaman tamu penting Klan Yuan.
Sampai di kediaman yang bisa mereka tempati selama berada di kediaman Klan Yuan, Tetua Yuan Dan sengaja melakukan pembicaraan dengan Luo Feng dan Luo Xue, disaat lima orang lainnya pergi melihat-lihat kediaman, yang sementara waktu akan menjadi tempat tinggal mereka.
“Tuan Muda dan Putri, apa sebenarnya yang menjadi tujuan kalian datang ke Kota Yuan? Apa Klan Ye mengirim kalian untuk membantu kami? Kalau benar Tuan Muda dan Putri datang untuk membantu kami, kami menghargai bantuan kalian, tapi kami benar-benar tidak ingin kalian berada dalam bahaya...
...Tuan Muda dan Putri sebaiknya kembali ke Klan Ye, dikarenakan Klan Yuan benar-benar tidak aman untuk kalian, dan kami tidak bisa melindungi kalian jika berada di Klan Yuan!” Jelas terlihat raut kekhawatiran di wajah Tetua Yuan Dan.
Luo Feng dan Luo Xue yang melihat sosok Tetua Yuan Dan adalah sosok yang bisa dipercaya, akhirnya mereka menunjukkan lencana Klan Luo, yang merupakan lencana pengenal asli milik mereka. “Tetua Yuan Dan, sebenarnya kami bukan berasal dari Klan Ye, tapi kami berasal dari Klan Luo!” ucap Luo Feng.
Melihat lencana milik Luo Feng yang merupakan lencana khusus milik Tuan Muda Klan Luo, dan lencana Luo Xue yang merupakan lenca khusus milik keluarga Tetua Klan Luo, Tetua Yuan Dan langsung saja berlutut di hadapan keduanya, dan terlihat tubuh pria itu bergetar.
Luo Feng yang melihat Tetua Yuan Dan berlutut, ia memegang bahu Tetua Yuan Dan, membantu pria itu supaya cepat bangkit berdiri, dikarenakan ia benar-benar tidak menyukai orang berlutut di hadapannya, dan lagi ia juga tidak gila hormat.
“Tetua Yuan Dan jangan pernah berlutut di hadapanku karena aku tidak pernah menyukai orang yang berlutut di hadapanku! Lalu jika Tetua ingin tahu tujuan kami datang ke tempat ini, benar adanya jika kami datang untuk membantu kubu Patriak, dan kami harap Tetua bisa segera mengatur pertemuan kami dengan Patriak Klan!” ucap Luo Feng tegas.
Tetua Yuan Dan mengangguk kecil, dan ia lupa jika anggota Klan Luo memang tidak menyukai ada orang yang berlutut di hadapan meraka, meski Klan Luo adalah Klan penguasa.
Mengetahui apa yang ingin dilakukan kelompok Luo Feng yang baru saja sampai di kediaman Klan Yuan, Tetua Yuan Dan secepatnya mengatur pertemuan mereka dengan Patriak Klan.
Patriak Klan Yuan saat ini sedang dalam kultivasi tertutup, tapi besok adalah hari terakhir ia melakukan kultivasi tertutup yang sudah dilakukan selama lima tahun.
Tetua Yuan Dan menjelaskan pada Luo Feng dan Luo Xue tentang Patriak Klan yang masih melakukan kultivasi tertutup, dan baru besok ia menyelesaikan kultivasi nya.
Begitu Patriak Klan selesai dengan kultivasi nya, saat itu juga Tetua Yuan Dan akan mengatur pertemuan Luo Feng dan yang lainnya dengan Patriak Klan.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.