
Beberapa waktu berlalu, mengikuti dua orang yang diyakininya berasal dari perkumpulan Naga Giok, Luo Feng sekarang sedang berada di atas pohon tinggi, melihat perkemahan besar tak jauh di depannya.
Dari banyaknya bendera yang berkibar di perkemahan, ia tahu perkemahan di depan merupakan perkemahan perkumpulan Naga Giok. Dengan pandangan tajam, ia menghitung seberapa banyak orang yang berada di perkemahan, sekaligus mengukur kekuatan yang dimiliki orang-orang itu. Tak lama, dia berhasil menghitung jumlah orang di perkemahan beserta kekuatan yang mereka miliki. Mengetahui kekuatan mereka, ia cukup kagum akan kekuatan yang dimiliki perkumpulan Naga Giok.
“Perkumpulan Naga Giok memang tak bisa diremehkan. Meski tak sekuat Klan Qing, setidaknya mereka memiliki kemampuan menguasai Pulau Kecil Yue Dao,” ucapnya pelan.
“Namun sayangnya karena mereka telah berani mengusik Klan Ye, impian mereka yang ingin menjadi penguasa Pulau Kecil Yue Dao harus pupus!”
Sudah memutuskan keinginannya menghancurkan perkumpulan Naga Giok, Luo Feng tak akan setengah-setengah dalam mengambil keputusan, ia akan menghancurkan mereka sampai ke akar-akarnya.
Meski saat ini ia hanya seorang diri dan dihadapkan dengan ribuan orang anggota perkumpulan Naga Giok, ia tidak gentar sama sekali. Yakin dengan kekuatannya, ia sangat yakin dapat memusnahkan dan menghancurkan mereka.
Hanya saja sekarang bukan waktu yang tepat jika ingin menyerang mereka.
Malam hari adalah waktu yang tepat jika ia ingin menyerang mereka, dan sambil menunggu datangnya malam, ia memutuskan kembali ke tempat Tetua Ye Peng dan kelima muridnya.
Meninggalkan perkemahan anggota perkumpulan Naga Giok yang letaknya cukup trsembunyi, hanya dalam beberapa waktu ia telah sampai di tempat Tetua Ye Peng dan kelima muridnya, yang sedang menanti dirinya. Sampai si hadapan mereka, ia menceritakan apa yang dilihatnya pada mereka, termasuk rencana dimana ia akan menyerang mereka malam hari nanti.
Jelas mereka terkejut setelah mendengar ceritanya apalagi setelah mendengar apa yang ingin dilakukannya, tapi tak satupun berani mencegahnya melakukan apa yang ingin dilakukan.
Pada akhirnya mereka memutuskan tak mencegahnya melakukan apa yang ingin dilakukan, tapi mereka justru ingin ikut berpartisipasi dengan apa yang ingin dilakukannya. Tak menolak, ia membiarkan mereka ikut dalam rencananya malam ini.
“Mereka tidak lemah dan jumlah mereka juga tak sedikit, tapi apa yang aku miliki, itu semua lebih dari cukup jika aku ingin menghancurkan dan memusnahkan keberadaan mereka!” ucap Luo Feng pada Tetua Ye Peng dan kelima muridnya.
Mereka yang mendengarnya mengangguk. “Saya yakin Tuan Muda bisa melakukan semua itu, tapi izinkan saya dan anggota Klan Ye membantu sebisa kami!” pinta Tetua Ye Peng.
Keputusan akhir, Luo Feng membiarkan anggota Klan Ye ikut dalam rencananya malam ini, dengan syarat mereka semua harus patuh pada seluruh perintahnya.
Tetua Ye Peng menjamin seluruh anggota Klan Ye bakalan mematuhi seluruh perintah yang diberikan Luo Feng, dan pasa akhirnya begitu malam tiba, dengan dipimpin Luo Feng, mereka bergerak menuju tempat perkemahan anggota perkumpulan Naga Giok.
__ADS_1
“Di sekeliling perkemahan mereka dipasang array formasi yang lumayan kuat, kita tak bisa menembus array formasi itu dengan mudah! Satu-satunya cara untuk bisa masuk ke dalam perkemahan, kita harus masuk dari sisi depan perkemahan!” ucap Luo Feng, begitu dia dan yang lainnya sampai di lokasi perkemahan anggota perkumpulan Naga Giok.
Sesaat yang lalu mereka semua telah sampai di dekat lokasi perkemahan anggota perkumpulan Naga Giok, dan saat ini mereka tengah bersembunyi di balik pepohonan besar, sambil menyembunyikan aura kekuatan serta aura keberadaan mereka.
Dari tempatnya saat ini, Luo Feng dapat melihat penjagaan malam hari yang lebih ketat dibandingkan penjagaan saat masih terang. Ditambah dengan aktifnya array formasi yang cukup kuat, semakin sulit untuknya jika ingin menghancurkan dan memusnahkan keberadaan mereka.
Namun, namanya bukanlah Luo Feng kalau ia tidak memiliki rencana untuk menghancurkan, apa yang ingin ia hancurkan. Jika cara menyusup dan menyerang secara diam-diam tak bisa dilakukan, rencananya saat ini hanya satu, melakukan pertarungan terbuka.
Luo Feng menghilang dari tempatnya, dan tak lama kemudian muncul tepat di bagian depan perkemahan yang dijaga delapan orang prajurit, berada di depan delapan prajurit yang segera menyadari keberadaannya, dengan santainya ia berkata, “Aku datang untuk menghancurkan perkemahan kalian, serta memusnahkan kalian dan yang lainnya!”
Kedelapan prajurit yang masih terkejut dengan kemunculan tiba-tiba Luo Feng, mereka kini justru dibuat tertawa terbahak-bahak setelah mendengar apa yang dikatakan Luo Feng. Seorang diri ingin menghancurkan perkemahan mereka, jelas mereka menganggap Luo Feng pemuda bodoh dan gila.
Melewati mereka yang menjaga di bagian depan saja sudah pasti ia tidak bisa melakukannya, apalagi menghancurkan perkemahan yang dihuni banyak sosok lebih kuat dibandingkan mereka yang bertugas sebagai prajurit penjaga.
Dua dari delapan prajurit penjaga, mereka yang merasa kesal dengan ucapan Luo Feng yang terdengar lucu, tapi di sisi lain ucapan itu juga terasa meremehkan kekuatan yang mereka miliki. Keduanya langsung saja menghunus pedang di tangan mereka ke arah wajah Luo Feng.
Bahkan, sedikit saja mereka mendorong maju, pedang di tangan mereka bisa dipastikan melukai wajah Luo Feng.
Tak merasa terintimidasi dengan ucapan prajurit serta keberadaan pedang di depan kedua matanya, Luo Feng justru masih bisa terkekeh pelan. “Kalian itu hanya sekumpulan orang-orang lemah, dan aku tidak perlu takut pada sekumpulan orang-orang lemah seperti kalian!” ucapnya tenang.
Tak terima dikatakan lemah, prajurit penjaga lainnya berkata, “Meski kau jauh lebih muda dari kami, karena kau sudah begitu berani meremehkan kekuatan kami, jangan harap kau mengalami kematian tanpa rasa sakit! Kau baru akan mati setelah mengalami jutaan penderitaan!”
Dua orang prajurit penjaga yang menghubungkan pedang ke arah Luo Feng, langsung saja keduanya menusukkan pedang ke depan, sambil menggunakan aura kekuatan ranah Martial Spirits untuk menekan lawan mereka.
Saat tekanan itu datang bersama serangan yang mereka lakukan, baik itu serangan maupun tekanan aura mereka, semua tak berguna saat ditujukan pada Luo Feng. Dia dengan mudah menghindari serangan, dan aura mereka sama sekali tak berpengaruh pada tubuhnya.
Luo Feng menggunakan tangan kosong menangkap pedang keduanya, dan selanjutnya dengan mudahnya dia mematahkan pedang mereka. Terkejut melihat senjata mereka patah, selanjutnya mereka secara tiba-tiba terpental jauh saat Luo Feng hanya melambangkan tangannya.
Melihat seberapa kuat pemuda yang sebelumnya mereka anggap lemah, enam prajurit penjaga mulai ragu berhadapan dengan pemuda itu, dan akhirnya mereka memutuskan memanggil bala bantuan.
__ADS_1
Belum juga memanggil bala bantuan, prajurit lain yang mendengar suara keributan dari arah depan perkemahan, mereka segera pergi menuju bagian depan perkemahan karena takut ada yang menyerang perkemahan mereka.
Bukan hanya para prajurit, tapi lima orang yang merupakan lima sosok terkuat di perkemahan, mereka juga bergegas menuju bagian depan perkemahan. Mereka memiliki keyakinan yang sama dengan prajurit yang bergegas pergi ke bagian depan perkemahan, tapi mereka berpikir hanya orang bodoh yang berani menyerang perkemahan perkumpulan Naga Giok.
Sementara itu, di bagian depan perkemahan, melihat banyaknya prajurit yang datang beserta kedatangan lima sosok terkuat di perkemahan, bukannya ketakutan dan segera lari, Luo Feng justru tersenyum lebar karena dia tak harus memasuki satu persatu tenda untuk mencari keberadaan semua orang.
“Karena kalian semua memutuskan datang ke tempat ini untuk menyambut kedatanganku, aku Luo Feng dengan senang hati menerima sambutan kalian, dan izinkan aku membalas sambutan ini dengan memberi kalian kematian!” ucapnya sambil menyeringai lebar.
Ingin rasanya mereka semua yang berasal dari perkumpulan Naga Giok menertawakan ucapan Luo Feng, dan menganggapnya sebagai pemuda gila. Namun mereka urung melakukan, begitu mereka mendengar nama pemuda itu, di tambah dengan munculnya aura kuat yang seketika membuat mereka kesulitan bergerak.
Luo Feng, Klan Luo? Kelima sosok terkuat di perkemahan tentu tahu siapa itu Klan Luo, dan tahu seberapa kuat Klan itu di masa lalu. Namun, Klan Luo sudah dinyatakan musnah oleh Klan Qing dalam peperangan besar bertahun-tahun yang lalu, tapi anehnya mereka saat ini dihadapkan pada pemuda dengan kekuatan besar, yang memperkenalkan dirinya bernama Luo Feng, yang mana dari namanya, jelas ia berasal dari Klan Luo.
Mengingat keberadaan Klan Luo, mereka berlima juga teringat dengan Klan Ye, yang beberapa wilayah Klan nya telah berhasil dihancurkan dan dimusnahkan oleh perkumpulan Naga Giok. Mengingat Klan Ye, mereka tentu tahu hubungan Klan Ye dan Klan Luo di masa lalu, dan sekarang tiba-tiba muncul pemuda bernama Luo Feng dengan kekuatan besar, saat perkumpulan Naga Giok sedang bersinggungan dengan Klan Ye.
“Ini buruk! Jika benar dia adalah orang dari Klan Luo, kemunculannya sepertinya berhubungan dengan apa yang telah kita lakukan pada Klan Ye, dan dengan sifat kejam yang dimiliki Klan Luo di masa lalu, tak ada harapan bagi kita menghindari amukan pemuda itu!” ucap satu dari lima sosok terkuat di perkemahan.
Saat ada yang ingin membalas ucapannya, mereka dibuat jatuh tersungkur akibat tekanan aura kekuatan yang berasal dari Luo Feng. Mereka yang kuat hanya jatuh tersungkur, sedangkan yang lemah, banyak dari mereka jatuh pingsan setelah memuntahkan darah segar dari mulutnya.
Di sisi lain, melihat orang-orang dari perkumpulan Naga Giok jatuh tak berdaya, Luo memanggil orang-orang yang masih bersembunyi, “Kalian semua bisa keluar, dan bunuh seluruh orang yang berasal dari perkumpulan Naga Giok!
Tiba-tiba saja ratusan orang anggota Klan Ye yang dipimpin Tetua Ye Peng muncul dari balik pepohonan, begitu juga dengan kelima murid Luo Feng. “Siap laksanakan Tuan Muda, Guru!” ucap semua orang bersamaan dan mereka langsung saja membunuh anggota perkumpulan Naga Giok yang sudah jatuh tak berdaya.
Tak perlu mendapatkan perintah dua kali dari Luo Feng, mereka melakukan tugasnya dengan sangat baik, dan hanya dalam waktu yang begitu singkat setengah anggota perkumpulan Naga Giok di tempat ini mati di tangan mereka.
Swuush...
Dengan masih mengeluarkan aura kuat yang sangat mendominasi, Luo Feng muncul di hadapan lima sosok terkuat di perkemahan, lalu berkata pada mereka, “Ini adalah balasan setimpal atas semua yang sudah kalian lakukan di wilayah Klan Ye!”
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.