Love You Kapten

Love You Kapten
kekampus


__ADS_3

Iyaa iyaa Mai saya akan segera kesana ucap Asyifa dan langsung mematikan hpnya.


Dian juga ditelfon oleh komtingnya karena dia terpilih sebagai seksi perlengkapan dan ia harus segera cek lokasi karena anak-anak sudah berkumpul semua dilapangan untuk menunggu penjemputan Bus.


Dian sangat kesal karena mau tidak mau ia harus degera pergi. Sedangkan Asyifa merasa diselamatkan , karena kecerobohan dirinya yang tidak bisa dikontrol.


Keduanyapun saling berpandangan, Dian memasang wajah polosnya layaknya anak kecil yang sedang ngambek karena tidak diberikan mainan yang ia pingin.


Asyifa tersenyum bahagia walau itu hanya berlaku untuk sementara, tapi kedepannya ia tidak bisa menjamin bakal lolos lagi. Itu sama saja ia membuka jalan untuk mengarah Dian melakukan hubungan layaknya suami istri.


Padahal jauh-jauh hari Asyifa ingin mengatakan pada Dian untuk saling mengenal satu sama lain, setidaknya mereka akan terbuka ketika Asyifa siap disemster lima diperkuliahannya.Kini planingnya hancur karena ulah kecerobohan dirinya sendiri.


Dian berpamitan dan segera mengemas beberapa baju untuk bermalam disana.


Sedangkan Asyifa tidak perlu berberes lagi, cukup melangkah beberapa meter dari rumah.

__ADS_1


Asyifa keluar kamar dengan riasan terlihat begitu anggun, bik Inah sampai kaget kenapa Syifa tiba-tiba menjadi makin cantik.


Syifaa,, hampir saja saya curiga kalau itu bukan kamu canda bik Inah sambil memegang tangan Syifa.


Bik Inah bisa saja, Syifa tidak sadar dengan polesan yang ia coret-coret diwajahnya.Ia hanya tersenyum dan segera keluar dari rumah.


Bik Inah hati-hati dirumah yaa? jangan lupa kunci pintu dan lupa makan? Ucap Syifa dan langsung pergi.


Kamu juga Syifa yaa? bik Inah doain semoga Allah menjaga Syifa dimana saja dan selamat sampai tujuan.Ucap bik Inah sambil berteriak.


Hanya butuh beberapa menit, Asyifa sampai dikampus, semua teman-teman Asyifa kaget melihat Asyifa yang begitu cantik, Humaira sadar dengan lirikan para teman-temannya termasuk kakak leting pada caper didepan Syifa.


Asyifa baru sadar kalau dia memakai riasan yang berlebihan, iapun segera menyapunya dengan bedak.


Mai kamu kok baru kasih tau sekarang, sayakan jadi malu sama teman-teman kampus, dan ceritanya juga panjang Mai, saya jadi takut bagaimana ini?

__ADS_1


Takut kenapa? kan kamu sudah punya suami? lagian yang dandan disini juga rame kok. Aneh saja kamu tidak pernah make gituankan jadi pusat perhatian. Ucap Humaira dengan tertawa melihat kepolosan Asyifa dalam menghampus bedaknya.


Mai ceritanya bukan gitu, sebenarnya sa sa sayaaa,,,,hmmm


Saya apa? dari tadi saya saya mulu, ucap Humaira penasaran.


Asyifa menceritakan kalau dirinya singgah kebutik dan membeli baju tidur.Ia menceritakan semua kronologi yang dialaminya.


Kamu juga ngapain baca novel yang begituan, trus baca-baca buku tentang pernikahan lagi? Ucap Humaira dengan tertawa.


Atau jangan-jangan kamu sudah ngebet banget pingin punya bayi yaa? ucap Humaira menggoda Syifa.


Tiba-tiba komting datang menghampiri mereka.


Bayi siapa ini? mau dong jadi bapaknya? goda sang komting.

__ADS_1


Humaira dan Asyifapun mengalihkan percakpannya, dan bertanya-tanya agenda apa saja yang akan mereka lakukan nanti malam.


Dengan serius komting menjelaskan agenda tersebut dengan satu persatu.


__ADS_2