
Asyifa sangat malu dan tidak tau harus berbuat apa didepan teman-temanya.
Mas,orang-orang pada liatin kita? Ucap Syifa dengan pelan.
Kamu lagi sakit masak mikir orang, saya antarin kamu aja ya? Ucap Dian dengan menawarkan diri untuk mengantar istrinya kerumah
Asyifa menolak ajakan mas Dian, Mas saya tidak apa-apa,kan saya sudah bilang pernikahan kita dirahasiakan dulu dimuka umum,ucapnya dengan sopan.
Dian melihat disekelilingnya semua pada lihatin mereka iapun bisa memaklumi kalau istrinya belum siap hubunganya didepan publik, ia sendiri juga punya alasan untuk tidak mempublikasi pernikahannya,karena dirinya masih dalam misi penjajakan masuk kampus,kalau dirinya menikah secara negara otomatis penyamarannya sebagai anggota yang terpilih akan diketahui publik, dan itu bisa merugikan negara.
Dian tersenyum pada Syifa, ya sudah jaga dirimu baik-baik yaa? saya pergi dulu,ucap Dian dan meninggalkan Asyifa .
Ms kamu lihat sendirikan, sehebat apapun kamu mancing laki orang,dia tetap akan menjumpai istrinya. Ucap Humaira dengan tersenyum pada Ms Prisil.
"Kamu yaaa? " ucap Prisil dengan sebel pada Humaira.
__ADS_1
Ms,jadi cewek itu incaranya jangan laki orang,Ms kan cantik banyak kok cowok-cowok atau dosen-dosen muda yang cocok untuk Ms. Ucap Humaira dengan tertawa.
Prisilia makin jengkel mendengar ocehan Humaira.
Kamu jangan suka ikut campur urusan orang yaa? lebih baik kamu kemasin dulu barang-barang dikemah. Sekalian jagain tu si Syifa perusak hubungan orang.Ucap Ms Prisil dengan sinis pada Humaira.
Bukannya Ms yang ditolak berkali-kali sama Mas Dian,udah katain cinta berkali-kali eh ditinggal kawin. Ucap Humaira dengan penuh tersenyum
Dasar kamu Humaira, kamu sama saja masuk kemulut harimau yaa? Ucap Ms Prisil makin jengkel
Kamu yaaa? awas kamu Humaira. Ms Prisilia makin kesal dan ingin menjambak jelbab Humaira. Ia urungkan niatnya karena para mahasiswa sedang melihat mereka.
Humaira meninggakan Ms Prisilia dengan hati yang senang.
Syifa, kamu kok bisa kenal mas Dian sih, trus dia kok pegang dahi kamu? " iyaa Syifa" Mas Dian itu siapanya kamu? ucap mereka sambil mendesak Asyifa.
__ADS_1
Bukannya mas Dian itu pacarnya Ms Prisil yaa? ucap Rina dengan suara lantang.
Iyaa Syifa kok bisa mas Dian menghampiri kamu? atau kamu orang ketiga antara Ms Prisil dan mas Dian?sahut yang lain dengan nada mengejek.
Mas Dian itu adalah mahasiswa jurusan Kimia, "ucap Humaira dengan memotong pembicaraan mereka.
lagi-lagi Humaira datang tepat waktu,kalau tidak Mas Dian dalam masalah besar. Asyifa mengiyakan dan mengalihkan pertanyaan dari teman-temanya.
Rina mencurigai keanehan dari jawaban Humaira mulai sewot melihat Humaira menjawab secara ceplas ceplos dan tidak mengubris apa yang mereka tany.
Asyifa tersenyum pada Humaira dengan senyuman tafsirab terimakasih.
Rina dan teman-teman lainya juga penasaran karena Asyifa tidak sempat menjawab pertanyaan mereka,karena kehadiran Humaira membuat mereka segan untuk bertanya hal yang sama pada Syifa.
Syifa yuk masuk tenda ,kita kemasin dulu barang-barang kita. Ucap Humaira dengan menarik tangan Syifa. Keduanyapun masuk ketenda dan meninggkan teman-teman yang lain.
__ADS_1
Rina sangat kesel iapun mengajak teman-temannya untuk bubar.