Love You Kapten

Love You Kapten
kerumah Dian


__ADS_3

Syifa, coba bayangkan jika posisi kamu seperti posisi saya. Kita sudah buat kesepakatan tiba-tiba saya nikah duluan ? apakah salah kalau kamu belum bisa menerima?


Syifa,saya orang dalam yang disingkirkan untuk menjadi orang luar.Syifa saya belum pernah menjalin hubungan sama siapapun. Saya mohon beri waktu agar bisa melupakanmu sepenuhnya. Saya juga tau kalau kamu sudah sah menjadi istri orang lain. ucapnya dengan nada sedih


Maksud bapak beri waktu bagaimana yaa? tanya Syifa dengan gugup.


Iyaa, saya akan belajar melupakanmu tapi kamu harus membantuku.


Membantu gimana? jawab Syifa.


Bantu saya mencari Syifa lainnya. Ucap pak Azmi dengan tertunduk.


Pak, itu sama saja kalau bapak belum bisa menerima ini semua. Jelas Syifa mulai jengkel dengan sikap pak Azmi.


Lagian bapak tidak seperti laki-laki yang Syifa kenal. sosok laki-laki yang sopan dan santun. Ucap Syifa

__ADS_1


Iyaa saya tahu, tapi saya berubah juga karena kamu!


Tiba-tiba Bik inah datang dengan wajah pucat, ia mendengar pembicaraan antara Syifa dan tamunya.


Syifa, nyonya Yunda menelfon kamu, katanya mau ngomong sama menantunya. Ucap bik inah dengan tersenyum seolah-olah dia tidak mendengar apapun.


Pak Azmi langsung bangun dan minta izin pada bik inah.


Ya sudah Syifa, buk, Saya minta izin pamit dulu yaa! Syifa sampai ketemu dilain waktu. Ucapnya dan meninggalkan rumah besar tersebut.


Asyifa mengangkat telfon, tidak ada suara apapun disana.Bik inah kok gak ada suara apapun? tanya Syifa dengan polos.


Gak apa-apa kok bik, lagian saya lebih suka masalah ini tuntas, jangan bertele-tele begitu.


Syifa yang sabar yaa? bik inah bisa melihat posisi kamu sekarang benar-benar lagi diuji. Bik inah doain semoga hubungan kalian dengan nak Dian bisa sampai kakek nenek. Ucap bik inah dengan tersenyum padanya.

__ADS_1


Dari pada pusing mikirin yang bukan-bukan bagaimana kalau Syifa ajarin bik Inah belajar mengaji? Ucap Syifa dengan tersenyum manis.


Syifa , bik inah emang gak bisa mengaji, dari kecil bik inah sibuk dengan cari kerja dimana-mana.jawabnya dengan jujur..


Iyaa gak apa-apa Bik inah , sekarang Allah beri waktu untuk bik inah memperbaiki hubungan dengan Allah. Yuk kita mengaji?


Asyifa mengajari bik inah belajar mengaji.Keduanya terlihat sangat akrab.


Setelah selesai mengajari bik inah, Syifa masuk kekamar untuk menunaikan Shalat magrib.Setelah shalat magrib iapun membaca quran dengan suara begitu merdu.


Bik inah sangat suka mendengar Syifa membaca quran, suaranya yang nyaring membuat para pendengar kagum padanya.


Coba kalau neng Prisil yang nikah dengan Nak Dian , pasti tidak pernah saya mendengar dia baca ayat suci al quran. Tiap hari mereka sibuk dengan aktifitas sendiri.Ucap bik Inah dalam hati.


Setelah selesai Shalat Magrib, Syifa menerima pesan masuk dari pak Azmi.

__ADS_1


Syifa, sebelumnya saya minta maaf atas sikap saya tadi dan langsung masuk kerumah kalian. Tapi niat saya tulus ingin bertanya alasan kamu. Itu saja yang ingin kudengar.


Pak Azmi saya tidak mau menginggat lagi kejadian yang telah terjadi.Yang saya pikirkan sekarang bagaimana semua permasalahanya selesai.


__ADS_2