
Dari tadi asik ngenilai orang terus, tu liat mienya udah ngembang tu kelamaan diwajan udah besar-besar. tunjuk Asyifa sambil tersenyum
Setelah selesai makan sisa mie, Asyifa dan Humaira menuju kekamar dan melanjutkan tugas-tugas besok.
Dian, malam ini saya tidur dikamar kamu boleh gak? Ucap Prisilia dengan memohon.
Pril, saya mencoba menerima kamu bukan berarti kita bisa bebas dan tidur sekamar. Lagian saya paham agama. Ucap Rahardian dengan sedikit kesal.
Ya sudah saya tidur dikamar sendiri saja yaa? kamu marah gini makin terlihat ganteng tau. Ucap Prisilia sambil mencubit pipi Rahardian, iapun menuju kekamarnya.
Yo,,, saya jadian dengan Prisilia, mau gimana lagi di udah ajak untuk tahap pertama. Tapi jujur saya belum suka pada siapapun! bahkan belum siap untuk pacaran!
Kamu bro aneh yaa, orang-orang pada fans semua sama Prisil, bahkan cowok-cowok yang deketin dia juga ganteng-ganteng, harusnya kamu bersyukur sudah ditembak sama cewek-cewek cantik. Saya sih dukung saja siapapun pilihanmu yang penting kamunya nyaman. Atau kita jumpa sekarang?
Okee,,, ditempat biasa yaa?
__ADS_1
Rahardian menuju keparkiran mobil karena hujan diluar sangat deras.Iapun menaiki Camry hitam dan langsung menancap gas.
Tak butuh waktu lama Ria dan Rahardianpun bertemu dikafe tongkrongannya.
Waaw waah,,, yang baru ditembak sama artis wajahnya makin berseri yaa! canda Rio dengan tersenyum.
Kamu ini ada-ada saja, justru saya makin kesel sama diri sendiri ni, Prisilia nempel terus kayak perangko, saya juga udah nyesel udah memberi peluang untuk dia. Coba kalau anak angkat mama tidak disini, pasti hidup saya tidak seribet gitu deh.
eeets, kamu jangan salahin dia, justru karena dia nyawamu juga pernah tertolong kan?
Biasa aja Bro gak usah kaku begini, lagian kan kalian tidak selalu berjumpa, dia juga sibuk dengan aktifitasnya.Ribet amat sih hidup loe, Ucap Rio dengan tenang.
Setelah merasa puas berbincang-bincang merekapun meninggalkan tempat tersebut dan kembali pada rumah masing-masing.
Eeh Syifa kamu dengarkan kalau anaknya tante kamu hanya memberi kesempatan saja dengan Ms kita. Itu tandanya anak tante Yunda belum menganggap Ms kita pacarnya. Berarti kita masih punya kesempatan untuk ngedekatin anak tante Yundaaaa. Ucap Humaira dengan kegirangan.
__ADS_1
Kamu bukanya tidur malah mikir yang bukan-bukan, lagian ngapain juga ngarapin hal yang tak pasti, buang-buang waktu saja. Asyifa menutup mata dan membalik kearah lain.
Humaira asik melamun sendiri, sesekali iapun cekikan.
Setelah merasa cukup tidur Asyifa membaca buku-buku mata kuliah yang mengenai untuk besok. Aayifa memang gadis genius cukup sekali yang ia baca langsung tersave dimemory otaknya.
Azan subuh mulai berkumandang, Asyifa membangunkan Humaira untuk shalat subuh dan memasak didapur.
Prisilia tertidur disofa ruang tv, tanpa mengunakan selimut.
Asyifa mengambil selimut dikamarnya dan menyelimuti Msnya, dan merekapun lanjut untuk masak.
Prisilia terbangun , ia tidak sadar semalaman ketiduran di sofa, iapun memegang selimut tersebut dan menciumnya. Dian, hari pertama kita jadian kamu sudah perhatian. Ucapnya kegirangan.
Setelah selesai masak dan makan, Asyifa dan Humaira langsung berangkat kekampus.
__ADS_1