Love You Kapten

Love You Kapten
Putri dan Putra anak pak jasafat


__ADS_3

Yasudah kalian belajar saja dulu, kami sama bapak mau cari snack sebetar yaa? ucap Istrinya dengan ramah.


Rahardian melihat kearah Asyifa, Syifa boleh keluar sebentar? ucapnya dengan lembut.


Asyifa tidak menghiraukan dan memperkenalkan dirinya pada Putra.


Wah ayah tau banget milih guru les untuk Putri dan Putra, ganteng dan cantik. Ucap putri sambil melihat kearah Asyifa.


Putri dan Putra memang anak penurut, merekapun belajat dengan serius. Pak Jasafat sangat hangat pada keluarganya, padahal beliau dikenal dikampus adalah dosen sanggar.


Karena tidak tenang Rahardiapun berdiri dihadapan Asyifa dan melihat kearahnya.


Asyifa sangat gugup, iapun menuruti Rahardian dan pergi keluar ruang belajar. Putra kakak pamit lima menit yaa, kamu kerjakan ini dulu? tunjuknya dibuku matematika.


Putri lebih peka tanpa dijelkan iapun mempersilahkan Rahardian.


Asyifa dan Rahardian menuju keluar, oh yaaa maafkan atas salah paham yang tadi yaa? dan atas kesalah pahaman sebelumnya.


Iyaa tidak apa-apa Mas, saya juga sudah melupakannya. Lagian saya siapa Mas juga siapa! kita hanya orang luar yang kebutulan saja bertemu diwaktu yang tidak tepat. Ucap Asyifa dengan bijak.

__ADS_1


Oh yaaa! satu lagi, saya bukan cowok gampangan yang suka menggoda cewek, pacaran saja saya tidak pernah.Saya jujur dengan kamu karena kamu pernah mengatakan kalau saya cowok mesum, yaa intinya yaa gitu! Padahal kamu sendiri dulu yang bilang kalau kamu jatuh cinta pada saya!


Rahardianpun berbalik arah berjalan sambil tersenyum.


Asyifa sangat malu, karena Rahardian mendengar apapun yang ia ceritakan pada tante Yunda.iapun menginggat percakapan dirinya dengan humaira tentang Rahardian. Pipinya memerah ingin rasanya pulang dari sini. Dia sangat malu atas pengakuan yang dulu ia katakan pada Tante Yunda.


Asyifa mencoba mengatur nafas, bahkan ia memncoba beberapa kali.


Kak Dian , Kak Asyifa kenapa?


mereka melihat bersama Asyifa sedang melakukan penarikan pernafasan. Angin kencangpun meniupkan jelbab Asyifa hingga menutup wajahnya, Asyifa menarik jebabnya.


Putri melihat kearah Rahardian, kak ajarin lagi dong besok Putri gladi bersih ini. Ucap Putri sambil megejutkan Rahardian.


Iapun sangat terkejut, dan memilih melajutkan mengajari anak dosennya.


Setelah merasa stabil pernafasannya , Asyifa menuju pada Putra. Putra biar kalian vokus belajar, bagaimana kalau kita duduknya ditempat lain saja, didekat aquarium atau ditaman itu? tunjuk Asyifa


Kakak Ayifa cantik banget! Apa kaka sudah punya pacar? tanya Putra dengan polos.

__ADS_1


Rahardian tersenyum mendengar pertanyaan Putra,kak Dian ngapain ketawa kan Putra nanya serius ucap Putri.


Keduanyapun terdiam, kakak akan jawab kalau Putra mau pindah dari sini!


Putra bangun dan berlari kearah yang ditunjuk, disusuli Asyifa.


Sudah kak, sekarang kakak kasih tau apa kakak sudah punya pacar?


Pacar kakak Putra, ucap Asyifa sambil tersenyum, Yasudah yuk lanjutkan pelajarannya.


Putra tersenyum, janji kak yaa! kakak gak pacaran sama orang lain . Ucap Putra dengan polos.


Asyifa tersenyum dan mengangguk pada Putra. Merekapun melanjutkan pelajarannya.


Pak Jasafat menelfon Dian, Mereka tidak bisa pulang dulu karena mobilnya mogok. Ia menyuruh istrinya untuk naik grab, karena sedang hujan deras.


Oke ,untuk hari ini belajarnya cukup sampai disini. kakak izin pamit dulu. Asyifa keruang tengah untuk mengambil tasnya.


Tadi pak Jasafat telfon, katanya kita tunggu istri beliau pulang dulu. Mobilnya mogok dijalan, sekarang istrinya lagi menuju kerumah.

__ADS_1


__ADS_2