
Lagi sibuk ni, Cara perkemahan kampus. Jelas Dian
Ooo lagi sibuk yaa? yasudah nanti kalau sudah selesai kita ngopi yaa? ucap Rio dan mematikan telfonnya.
Humaira menghampiri Syifa, Gimana hanymoonya?
Asyifa terkena flu, ia bersin-bersin.
Humaira tersenyum melihat Asyifa, tanpa dijawab ia sudah bisa menebak kisah kisah cintanya.
Syifaaaaa, kami curang deh, ucap Humaira dengan mencubit pipi Asyifa.
"Apaan sih mai" Asyifa tertangkah basah oleh sahabatnya.Ia hanya tersenyum malu.
Mas Dian itu romantis banget yaa? bisa tau kapan momen yang baik untuknya. Ucap Humaira dengan tersenyum.
Mai, bisa gak jangan ganggu gituan, lagian dalam Islam saja tidak bagus membahas urusan ranjang dengan orang lain. Jelas Asyifa dengan wajah serius dengan dicampur malu karena temannya sangat bocor dalam hal apapun.
Iyaa iyaa deh buk ustazah, tapi mau gimana lagi? lihat kamu aja udah bisa ditebak arah mana. Ucap Humaira lagi-lagi tersenyum.
__ADS_1
Ms Prisilia menghampiri Asyifa, semalam kamu kemana? kok gak terlihat ditenda? ucapnya dengan ketus.
Apa urusannya dengan kamu? jawab Humaira.
Hey, saya tidak bertanya sama kamu yaa? yang saya tanyakan itu dia? tunjuk Ms prisil kearah Syifa.
Saya dan Mas Dian kevilla Ms , kebetulan Mas Dian juga lagi ikut kemping dengan mahasiswa Kimia. Jelas Syifa dengan santun, dan lagi-lagi Asyifa bersin.
Ms Prisilia makin jengkel mendengar jawaban dari Asyifa. Jadii kalian nginap di villa? tanyanya dengan nada tinggi?
Semua anak-anak mendengar Ms Prisilia berteriakn pada Asyifa.
Waaah, hebat, baru kali ini ada mahasiswa yang ikut berkemah tapi nginapnya ditempat lain. Ucapnya dengan suara makin lantang.
Ms Prisilia menjelaskan pada panitia dengan dalih tanggung jawab dan kekompakan.
Pihak panitia memeutuskan untuk memberi hukuman untuk Asyifa, dengan hukuman jurit malam, ia tidak boleh tidur ditenda.
Humaira sangat marah dengan Ms Prisilia, ia menggunakan powernya untuk urusan pribadi.
__ADS_1
Asyifa menenagkan Humaira, " gak apa-apa mai" lagian kita juga biasa kok bergadang tengah malam. Ucap Asyifa dengan bersin-bersin.
Tapi kamu kan lagi kurang sehat Syifa, lagian Ms Prisilia itu bukan menjaga kamu, tapi dia hanya melampiaskan kekesalannya pada kamu?
Udah-udah gak apa-apa?
Kamu jadi orang jangan terlalu baik gini? jadinya Ms Prisil makin gede otak untuk ngehancurin hubungan kalian. Ucap Humaira dengan merasa iba pada Syifa.
Setelah menerima hukuman, Asyifa dan teman-teman lainya melanjutkan pertualangan. Hari ini mereka dibagi delapan kelompok, ada yang mencari air, kayu bakar, dan memasak.
Kelompok Asyifa mencari kayu bakar, mereka ditugaskan untuk mencari kayu bakar dekat dengan villanya Mas Dian.
Dalam perjalanan, dekat villa tiba-tiba Rina melihat Tas Asyifa dikursi. Syifa bukanya itu tas kamu yaa? tunjuk Rina kearah Tas Asyifa.
Iyaaa,,,,ya sudah saya ambil dulu yaaa?
oooo jadi apa yang Ms Prisilia katakan benar kalau kamu tidak tidur dikemah? dan kamu tidur divilla itu dengan hmmm,,,,
Asyifa pergi untuk mengambil tasnya.tas Asyifa diambil oleh seorang laki-laki paruh baya dan membawa ke kedalam villa.
__ADS_1
Asyifa heran kenapa bapak tersebut mengambil tasnya. Iapun menghampiri bapak tersebut.
Assalamualaikum pak? itu tas Saya tadi malam ketinggalan dikursi ucapnya dengan ramah.