
Untuk semuanya perkenalkan ini anak angkat saya, namanya Asyifa ia berasal dari aceh.
waaah Aceh pantes saja mirip campuran Arab,cina dan eropa, sahut salah satu suami dari sahabatnya.
Salam kenal nak, ucap semuanya, mereka sangat sopan pada tante Yunda dan dirinya.
Ini perkumpulan orang kaya yang hatinya sangat baik bukan seperti orang kaya dalam film. Ucap Syifa dalam hati.
Syifa salim dengan para sahabat tante, ucap tante Yunda padanya.
Asyifapun mengikuti tante yunda dan memperkenalkan diri pada mereka.
Sebenarnya mereka semua termasuk orang sibuk, tapi karena permintaan tante Yunda untuk reonian merekapun ikut walau ada yang terpaksa, karena sahabat rasa keluarga. Itulah alasan mereka bersatu sampai sekarang.
Syifa bersalaman dengan para ibu-ibu dan bapak-bapak, tapi ketika berjumpa dengan anak laki-laki yang sebaya denganya iapun sedikit membungkuk dengan tangan didada dan membatasi untuk tidak bersalaman, hanya tersenyum.
__ADS_1
Tante, anak angkatnya boleh saya pacari? tanya Budi anaknya pak Darmawan.
sontak mereka semua tertawa,
Dasar play boy ini anak, ucap mereka bersamaan.
Sama anak saya saja, kalau anak saya sudah bekerja dan lagi cari istri.Ucap perempuan paruh baya lainnya.
Asyifa sangat malu dan tidak pede berada ditengah-tengah mereka, semuanya asyik gombalin dia.
Dia melihat disini juga ada beberapa gadis cantik-cantik dan modis-modis yang sebaya dengannya, tidak ada satupun diantara mereka mengenakan jelbab.
Syifapun ikut tersenyum pada mereka dan menghampiri,sambil memperkenalkan diri.
Hanya butuh beberapa menit untuknya terlihat akrab dengan teman barunya. Syifa kamu beruntung yaa jadi anak angkatnya tante Yunda karena bliau baik banget dan punya anak juga tampan banget , udah gitu dia Abdi Negara ucap Rena teman barunya.
__ADS_1
hmmm,,, berarti nanti kamu adik ipar saya dong, jawab Siska anaknya ibu danu, yeeee enak aja, kan nanti dia yang jadi adik ipar saya, ucap lagi teman-teman yang lain.
Asyifapun memerhatikan sahabat barunya, mereka semua sangat cantik-cantik dan mereka juga suka pada anaknya Tante Yunda, iapun merasa makin minder atas pengakuan yang beberapa jam terjadinya padanya.Ia hanya puluhan perempuan yang nasibnya sama mencintai orang yang tidak mencintainya.
waduh Syifa kamu lihat disini posisi kamu yang sebenarnya kamu berada ditengah-tengah para orang-orang high class, dan kamu hanya anak seorang dosen dan pemilik apoteker,tanpa punya aset apapun.Ucapnya dalam hati.
para kaum ibu-ibu heboh dengan bakar-bakar ikan, dengan sesekali mereka bercanda ria.
begitu juga dengan Syifa asik berkomunikasi dengan teman barunya, apalagi bik inah ia terlihat sangat bahagia malam ini, bahkan sesekali ia mempraktekkan joget khas desanya didepan mereka. Suara gelak tawapun terdengar disetiap sudut.
Disitu Asyifa bisa melihat tidak ada perbedaan antara orang miskin dengan orang kaya, atau mungkin kekayaan mereka sama semua,jadi tidak ada yang harus dibanggakan, dan disana lebih diutamakan kekompakan.
Ditengah kesibukan masing-masing, Rahadianpun tiba dengan motor gedenya dengan jaket kulit berwarna coklat terlihat sangat gagah didepan para ibu-ibu dan para gadis. Mereka melihat hal tersebut seperti menyaksikan Syutting film artis.Ketampanan Rahardian memang sudah terkenal jauh-jauhari bahkan banyak para ibu-ibu menjodohkan Rahadian dengan anak-anaknya.
Tapi tante Yunda tidak pernah menanggapi mereka serius, karena ia sudah menganggap kalau mereka adalah keluarganya sendiri.
__ADS_1