Love You Kapten

Love You Kapten
motor vario


__ADS_3

Asyifa keluar dari kamar mandi sudah rapi dan wangi, ia juga tidak lupa mengenakan jelbab.


Rahardian benar-benar tidak nyaman dengan baju yang ia pakai sekarang. Syifa disini kok magribnya la banget yaa?bukannya sekarang sudah waktu shalat magrib?


Iyaa antara bandund dan aceh memang beda jadwal dan waktu shalatnya, tapi hanya beberapa menit saja kok.


Oh begitu ya! gimana kalau sekarang saja kita keluar? karena saya benar-benar tidak tahan rasanya sudah gerah banget ni! Nanti shalat magrib dimesjid-mesjid dekat saja. Ucap Rahardian dengan mendesak Asyifa.


Ini orang maksa banget, bentar lagi juga mau Azan Magrib, gak sabaran banget sih. Ucapnya dalam hati.


Asyifa dan Rahardian keluar kamar, suasana dalam rumahnya sangat sepi, mereka tidak sadar ternyata setelah akad nikah mereka sudah lama berada dikamar, bahkan mereka tidak sempat mengucapkan terimaksih pada para tamu undangan.


Asyifa memberi kunci honda matic Vario, keluarga Asyifa hanya mempunyai satu unit mobil itupun mobil kijang inova yang sudah lama dibeli oleh abi dan uminya.


Kita mau ke Mall naik motor itu? tunjuk Rahardian dengan merasa tidak aman.

__ADS_1


Iyaa,,, karena kami hanya ada satu mobil, itupun dipakai sama abi. Umi tidak bisa bawa mobiln, jelasnya karena Syifa tau maksud pertanyaan Dian.


Ya sudah tidak apa-apa! Ucap Rahardian sambil menghidupkan star, Asyifa duduk berboncengan dan memegang Rahardian di bahunya.


Lagi-lagi jantung Rahardian berdenyut kencang, ia tidak tau, tiap berhadapan atau melakukan sesuatu yang aneh dengan Asyifa pasti jantungnya berdegup kencang.


Aduuuh kenapa lagi sih ini, padahalkan saya sering boceng Prisilia biasa-biasa aja,tapi kok dengan Syifa jadi cangguh gitu yaa? ucapnya dalam hati.


Syifa saya tidak tau arahnya yaa! jadi kamu pandu kemana saja kita pergi.


Iyaa mas, Syifa memberi petunjuk arah mereka menuju ke Hermes Mall


Asyifa dan Rahardian berjalan menuju kedalam Mall, Asyifa berjalan dibelakang Rahardian. Sedangkan Rahardian matanya meilihat-lihat baju yang cocok untuknya.


Rahardian sangat teliti dalam memilih baju

__ADS_1


Asyifa tidak sanggup lagi berdiri dan memilih duduk dikursi pojok pemilih toko.


Rahardian membayar kasir dengan mengunakan kartu Atm gesek, ia memilih tiga baju harian dan empat baju tidur rumahan.


Para karyawan melirik dan saling berbisik sesama teman-temanya, sebelumya mereka tidak pernah melihat sosok laki-laki yang begitu ganteng, pihak kasir sangat grogi berhadapan dengan Rahardian.


Rahardian terlihat cuek dan matanya mencari-cari sosok Syifa ad dimana.


Asyifa duduk dipojokan sambil menelfon uminya, karena ia khawatir keluar rumah tidak minta izin pada uminya.


Rahardian meminta izin untuk ganti baju yang sudah ia beli diloket tes baju.


setelah ditunjuk pihak kasir iapun menuju loket dan menganti baju baru. Ia langsung memakainya karena sudah tidak nyaman lagi baju yang ia pakai sekarang.


Setelah bergantian baju, Rahardian menghampiri Asyifa, para karyawan sangat takjub melihat Rahardian, bahkan mereka meminta berphoto dengannya.

__ADS_1


Asyifa tersenyum melihat Rahardian dikerumunin para cewek-cewe yang sebaya dengannya.ia tersenyum karena dulu dia juga pernah naksir pada Rahardian dan sekarang ia menjadi suaminya sendiri.


Tanpa disadari Azan magrib sudah berlalu, Asyifa menghampiri Rahardian , mas Shalat magrib dulu yaa! waktu magrin mau habis ni! Ucap Asyifa dengan panik.


__ADS_2