Love You Kapten

Love You Kapten
cinta pertama anak perempuan adalah ayahnya


__ADS_3

Azan Subuh mulai berkumandang Rahardian bangun dari tempat tidurnya dan melihat mama dan papa disampingnya, iapun menyelimuti keduanya. Ia melihat wajah orang tuanya sudah tidak muda lagi.


Rahardian menuju kekamar mandi dan berwudhuk untuk menunaikan shalat subuh. Tante Yunda pun terbangun ia mendegar suara bell pintu, ia segera membuka pintu ternyata para perangkat desa sudah siap dengan memakai jas begitu juga dengan ibu-ibu sudah cantik-cantik dan wangi.


Bik inah mempersilahkan mereka masuk kerumah dan menuju ruang tamu, bik inah membawa seserahan yang akan dibawakan keaceh.


Sebagian diantara mereka kagum melihat kemewahan rumah yang mereka datangi,bahkan seperti suasana luar negeri, ucap ibu keplor dengan memegang alat-alat antik.


Nyonya sudah bisa berkemas karena sebentar lagi kita akan berangkat.Ucap bik inah dengan menghandlel para tamu undangan.


Ya sudah bik inah kami siap-siap dulu yaaa.


Rahardian memakan jas hitam dengan baju kemeja putih, ia terlihat gagah dihadapan para tamu, iapun tersenyum dan mengobrol dengan pak kadus dan ibu-ibu lainya.


Setelah semuanya siap, mereka segera masuk kemobil dan langsung menuju bandara untuk menaiki jet Pribadi.

__ADS_1


Dikediaman Asyifa,


Asyifa mengenakan baju adat aceh, dengan riasan make over ternama diaceh , ia terlihat begitu cantik. Bahkan para tamu undangan terkesima melihat kecantikan Ayifa.


Abi Syifa masuk kekamarnya, nak apa kah kamu siap menjadi seorang istri?


Insya Allah siap abi


Abi tanya sekali lagi, apakah anak Abi siap menjadi seorang istri? suara abi makin gemetar.


Alhamdulillah, mulai hari ini setelah ijab dan qabul Syifa bukan bayi kecil abi lagi! dan dosa Syifa bukan tanggungan Abi lagi.Maka dari itu jaga dan lindungi maruah abi dan umi dihadapan suamimu kelak. Jangan pernah keluar masuk rumah tanpa minta izin pada suamimu. Hubungan suami istri tidak ada batasan nak, apapun yang suamimu kehendaki maka penuhilah selama itu tidak bertentangan dengan islam.


Abi akan mentiadakan syarat nikah, abi tidak akan membatasi kalian dalam memperbanyak keturunan .Bahkan abi dan umi tidak berhak membatasi kalian mau hamil sekarang atau nanti.


Asyifa memeluk abinya dengan menangis, begitu juga abinya memeluk Syifa dengan erat, keduanya saling menitikan air mata haru.

__ADS_1


Bibik Asyifa mengetuk pintu,


Syifa, para tamu dari Bandung sedang dalam perjalanan menuju kemari. kamu sudah siap belum?


Iyaa bibik sekarang Syifa turun.ucapnya sambil melepaskan pelukan abinya.


Abi Asyifa memegang tangannya dengan pelan-pelan. Iapun mebawa putrinya untuk mengantar menjadi seorang istri. Dulu ia memegang tangan anaknya membawa dan pulang pergi kesekolah , kini ia membawa untuk sebuah ikatan yang akan merubah status anaknya.


Umi Ayifa sibuk mengurus balasan seserahan pada keluarga pihak laki-laki sesuai adat Aceh, berupa kue dodol dan manisan lainya.


Asyifa duduk dibelakang abinya ditemani oleh bibik dan adik kecilnya, sedangkan keluarga yang lain duduk paling belakang.


penghulu yang menikahkan Asyifa sendiri adalah Abinya. sedangkan saksi dan wali nikah adik -adik dari pihan umi dan abi Asyifa.


Nikah siri saja banyak tamu segini apalagi nanti yaa waktu peresmian, pasti lebih rame lagi bisik salah satu tentangga syifa padanya.

__ADS_1


Asyifa sangat deg degan , disatu sisi ia bahagia karena abi dan umi sangat peduli padanya. Disisi lain ia harus pergi untuk ikut suami.


__ADS_2