
Asyifa dan adiknya ketiduran dikamar. Azan Magrib mulai berkumandang.
Asyifa dibangunkan sama umi, untuk shalat berjamaah.
Merekapun shalat berjamaah bersama, setelah selesai shalat tidak lupa Syifa bersalaman dengan abi dan uminya.
Syifa, gimana hasil nilai ujiannya? tanya abi sambil tersenyum.
Alhamdulillah A plus semua abi,,, ucapnya dengan santun.
Alhadulillah, semoga kedepan bisa dipertahankan lagi yaa!
Insya Allah abi.
Syifa, walau kamu tinggal jauh dari abi dan umi, informasi apapun tetap kami dapatkan walaupun kamu menyembunyikan dari abi dan umi.
Asyifa hanya menunduk,,,
__ADS_1
Abi dan Umi sudah tau kalau Syifa lagi dekat dengan seseorang, dan niat tu anak juga bukan untuk pacaran.
Asyifa sangat terkejut mendengar kabar tersebut, padahal baru saja kemaren sore, pak Azmi mengatakan cinta padanya!
Asyifa sangat shok dan malu atas apa yang disampaikan oleh abinya.
Sebelumnya Syifa juga mau cerita pada abi dan umi, tapi Syifa ingat nasehat abi dan Umi untuk tidak memikirkan cinta dulu dan fokus pada kuliah!
Iyaa nak umi juga salah, umi tidak tau zaman sekarang seperti apa! tapi yang membuat umi dan abi kecewa Syifa tidak jujur pada umi dan abi.
Syifa kita keluarga yang baik, umi dan abi tidak mau mendengar kalau kamu disana sedang dekat dengan si ini, dan dekat dengan si itu. Jelas abinya dengan tegas.
Abi dan Umi sepakat untuk menikahkan kamu sebelum kamu balik lagi kebandung. Tapi dengan Syarat kalau bisa kamu selesaikan kuliah daan. Abinya terdiam.
Jangan memikirkan memiliki anak dulu, ucap sang Umi dengan suara tegas.
Abi Asyifa bangun dan meninggkan Syifa dengan Uminya. Abi Syifa memang tidak banyak ngomong, sekali ia mengeluarkan kata tidak ada alasan untuk merubahnya.
__ADS_1
Sayang, Abi dan umi tidak memaksakan Syifa untuk dua malam ini, kamu tunaikan shalat istikharah dulh nak yaa! kamu minta petujuk pada Allah agar diberikan yang terbaik untuk kalian?
Iyaa umi,,, Asyifa berjalan dengan mukena , ia tidak bisa menahan isak tangis atas apa yang ia dengar dari orang tuanya. Dia sendiri belum siap, kenapa pak Azmi sudah melakukan perencanaan terlalu jauh. Bahkan ia sendiri belum siap menjadi istri, Syifa sangat malu pada kedua orang tuanya. Pacaran saja dia belum pernah kini kabar pernikahan dari orang yang ia sayangi.Abi dan Umi.
Dengan kesal Asyifa mengirim pesan pada Pak Azmi .
kenapa ustd melangkah terlalu jauh, padahal kita belum jelas hubungan kedepan! sekarang kedua org tua saya menyutujui hubungan kita dan melangkah kejenjang serius.
Pak Azmi sedang berwudhuk sumur yang dekat mushala, mendengar pesan whatssup iapun membukanya, Tiba-tiba anak tantenya memeluk pak Azmi hingga hpnya terjatuh disumur. Pak Azmi dengan terkejut melihat hp jatuh tepat dalam ember yang terisi air penuh.
Iapun mengambil hp mencoba menghidupkan kembali, teryata hpnya sudah mati total.
Pak Azmi mengambil hpnya dan manyimpan didalam laci,ia berharap setelah shalat Insya hpnya bagus kembali karena ingin membaca pesan dari Syifa.
Syifa masih frustasi dengan apa yang ia dengar dari abinya, ia tidak mampu untuk mengatakan tidak pada abinya, Abi syifa tidak banyak bicara tapi keperluan Asyifa selalu terpenuhi.
Asyifa menunaikan shalat istikharah
__ADS_1