Love You Kapten

Love You Kapten
menduga satu arah


__ADS_3

Setelah selesai makan malam Asyifa, bik Inah dan tante Yunda mengobrol diruang tamu, mereka saling berbagi ilmu dan menceritakan pengalaman perjalanan ke Dubay.


Syifa kamu sudah bisa bisa tidur nak , karena besok kamu balik ke aceh kan? maaf yaa tante Yunda tidak bisa antarin kamu kesana, insya Allah dalam waktu dekat tante juga akan main-main lagi kesana yaa?


Iyaa gak apa-apa tante, kalau tante Yunda ke aceh hubungi saja Umi dan Abi biar dijemput kebandaran.


Asyifa izin pamit dan tidur dikamar tamu.


Asyifa membuka beberapa pesan whatssup dari pak Azmi, Syifa kalau bukan dikampus panggil aja Mas, atau siapa saja boleh.


Iyaa,, gimana kalau panggilnya ustd saja, balas Asyifa melalui pesan whatssup. Asyifa me non aktifkan hpnya dan segera tidur.


Detik berganti menit, menit berganti jam,


Azan subuh mulai terdengar, Asyifa terbangun dari tidur langsung menuju kamar mandi, setelah selesai mandi dan shalat subuh, Asyifa berkemas untuk pulang kekos mengambil kopel yang akan dibawa pulang ke aceh.

__ADS_1


Tante Yunda dan Bik inah masih ketiduran, Rahardian sedang berolah raga diluar rumah. Dia melihat Asyifa buru-buru meninggalkan rumahnya.


Rahardian hanya melihat penuh keheranan, cewek-cewek memang. Tadi malam saling tertawa ria, paginya eh kaya ada yang dikejar kucing. Ucap Rahardian melihat Asyifa berjalan terburu-buru.


Setelah chek In dan semua urusan sudah selesai kini Asyifa duduk manis sambil menikmati pemandangan dari atas pesawat.


Tante Yunda menelfon keaceh, dan mengatakan alasan Asyifa pindah dari kos, ia mengambil kesimpulan kalau Asyifa tidak mau tinggal dirumah lagi karena menjaga maruah keluarga, Apalagi Rahardian statusnya berpacaran dengan Asyifa.


Itu salah satu alasan Asyifa memilih tinggal dikos, kamu tau sendirikan kos-kos sekarang itu tidak menjamin keselamatan anak-anak remaja.


Saya merasa syukur karena Asyifa curhatnya pada orang yang tepat yaitu kamu.


Iyaa,,, Asyifa anak yang baik dan penurut. Setelah kami berumbuk dengan papanya Rahardian beliau sepakat untuk menikahkan mereka. Itupun kalau pihak kalian setuju, supaya Asyifa ada yang jagain disini. Jelas mamanya Rahardian.


Kalau masalah ini saya juga harus mufakat dulu dengan Abinya Asyifa.saya tutup telfon dulu yaa, isnya Allah setelah itu baru akan kami hubungi pihak disana. Ucap Uminya Asyifa dengan rasa tersayat dihatinya.

__ADS_1


Syifa, umi kecewa karena umi orang kedua yang mengetahui rahasia hidupmu nak. ucap Uminya dengan perasaan yang bimbang.


Umi Asyifa segera menghubungi suaminya, untuk pulang kerumah.


Setelah menunggu sepuluh menit Abi Asyifa menjumpai uminya.


Kenapa mi? kok tiba-tiba telfon abi suruh pulang?


Abi anak kita Asyifa dilamar sama anaknya Yunda, dan mereka sudah lama pacaran! Makanya Syifa pindah dari rumah dia takut berkhalwat.


Alhamdulillah umi, beralti Syifa anak yang shaleha, dia tidak mau seatap dengan orang yang dia cintai. Ucap Abi dengan santai.


Abi ini kenapa? anak lagi dalam masa puber kok bisa santai gitu, apalagi Syifa belum pernah pacaran, andai anannya Yunda baik.


iyaaa terus bagaimana umi? sekarang kita mencari solusi bukan was-waa pada anak sendiri dan suudhon pada anak orang lain. Ucap abi menenagkan hati istrinya.

__ADS_1


__ADS_2