Love You Kapten

Love You Kapten
tenda


__ADS_3

Setelah selesai makan-makan para Mahasiswa berkumpul untuk membagikan tugas selanjutnya.


Asyifa dan Humaira lagi-lagi terpisah, kali ini Asyifa masuk dikelompok baru lagi, para panitia sengaja bertukar-tukar kelompok untuk melatih mereka kekompakan.


Azhar dan Asyifa satu kelompok, sedangkan Humaira kelompok lain yang diketuai oleh Pak Azmi. Sedangkan kelompok Asyifa diketuai oleh dosen lainya.


Setelah selesai membagi kelompok, seluruh mahasiswa diberikan tugas untuk memcari nama-nama pohon beserta kegunaanya dalam dunia medis.


Para mahasiwa ada yang kewalahan dengan tugas yang di berikan dan ada juga yang tidak suka dengan permainan pembelajaran.


Jauh-jauh hari berkemah ujung-ujungnya belajar lagi. Ucap beberapa mahasiswa yang tidak setuju dengan agenda yang disiapkan para panitia..


Tidak diragukan lagi Asyifa memang hobi dalam tulis menulis, iapun menuruti apapun yang diamanahkan oleh ketua.


Para mahasiswapun mulai beraksi, seperti biasa kini giliran Syifa yang mengeluarkan jurus IQ nya , dengan lihat Asyifa menganbil beberapa daun kayu beserta mengamati pohoh-pohon yang ia dapati.Tanganya begitu lancar dalam menulis, otaknyapun sangat cepat dalam menangkap informasi.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama Asyifa siap merangkum semua tugas-tugas yang diberikan oleh para ketua. Iapun memberi catatan yang sudah ia catat benerapa lembar.


Para Panitia sangat kaget, melihat tulisan dan penjelasan yang ditulis oleh Asyifa. Bahkan diantara mereka ada yang mengatakan kalau Asyifa menggunakan googlel.


Asyifa dipanggil oleh ketua panitia dan menyuruh persentasi kedepan. Para mahasiswa berkumpul berbentuk lingkaran O, Asyifa disuruh maju kedepan. Para panitia curiga kalau Syifa bermain curang.


Asyifa sangat malu karena disaksikan benerapa dosen. mau tidak mau, Pede tidak Pede ia harus Pede.


Asyifa mulai menjelaskan apa-apa saja yang ia tulis dalam buku, iapun memberi bukti photo-photo dihpnya. Seluruh mahasiwa/i dan dosen-dosenya sangat tercengang mendengar penjelasan Asyifa, singkat padat dan jelas.


Tepuk tangan dari dosen senior membuat para mahasiswa lainya juga ikut bertepuk tangan.


Syifa pak!


Cara kamu menjelaskan menginggat sahabat saya dulu, dia meninggal karena ditabrak mobil. Ucaonya ditengan memberi pujian pada Syifa.

__ADS_1


Asyifa sangat malu karena dipertontonkan ditengah-tengah para mahasiswa/i.


Asyifa melihat kearah Humaira yang sedang tersenyum padanya.Iapun berjalan menuju Humaira.


Humaira memberi jempol yang terbaik untuk sahabatnya.


Untuk teman satu ruang Asyifa tidak aneh melihat Asyifa begitu, bahkan akan aneh jika Syifa tidak tau apa-apa.


Setelah Asyifa yang persentasi, kini iapun gabung dikelompok barunya.


Azan Ashar mulai berkumandang,Asyifa dan teman-temanyapun ikut bubar satu persatu. Asyifa dan humaira untuk kembali ketenda.


Syifa, semua dosen dan kaka leting kita pada ngomongin kamu, mereka sangat suka mendengar kamu yang persentasi. Ucap Humaira dengan merebahkan tubuhnya didalam tenda.


Biasa saja kok Mai, kebetulan saja baru-baru ini saya membaca beberapa buju mengenai zat yang terkandung dalam pohon , pohon apa saja. Jelas Syifa dengan rendah hati.

__ADS_1


Humairanya hanya bisa diam dengan jawaban sang sahabat, ia tidak pernah mendengar Asyifa angkuh dan sombong ketika dipuji orang lain.


Tiba-tiba Rahardian menelfon Syifa untuk keluar dari Tenda, Asyifa menuruti perkataan dari Dian, Asyifa berharap Mas Dian tidak main lagi ditendanya


__ADS_2