
Mas, kenapa malam-malam kesini? ucap Syifa dengan panik.
Tadi teman-teman ajak keluar untuk cek keamanan lokasi, jadi saya singgah kesini untuk jumpa kamu saja. Ucapnya dengan penuh percaya diri.
Asyifa sangat takut dilihat sama teman-temanya.
Ya sudah Mas sekarang sudah jumpa kan? Ucap Syifa dengan melirik kearah tenda-tenda lainya.
Kamu kok seperti orang linglung begini? tanya Dian mulai aneh melihat istrinya.
"Maaf Mas" bukanya pernikahan kita dirahasiakan?
Oh ya, saya lupa. Ya udah pamit dulu yaa? Ucap Dian dan satu kecupan dikening Syifa.
Dian tersenyum berjalan kearah tenda teman-teman satu jurusannya.
Asyifa tersipu malu,,,
Hmm,,, jangan mempertontonkan keromantisan yang dicuri Syifa, lambat laun Dian akan sadar kalau kamu mengunakan trik yang murahan untuk mendapatkan Dian. Ucap Ms Prisil disampingnya.
__ADS_1
Asyifa sangat terkejut kenapa Ms Prisilia selalu mencampuri urusan apapun denganya.
Maaf Ms ,mau hubungan kami baik atau tidak tapi faktanya saya istri Mas Dian, dan kami saling cinta. Ucap Syifa dengan nada sedikit mulai jengkel dengan Ms Prisilia.
Syifa, kamu jangan nangis kalau Dian sadar nanti, mungkin sekarang dia bukan Dian yang saya kenal. Tapi kalau Dian yang dulu sudah balik, kamu jangan nyesal yaa?
Maksudnya Ms? tanya Syifa dengan polos
Susah yaa ngomong sama orang sok polos gitu, mungkin bagi orang lain kamu itu terlihat polos, tapi bagi saya kamu itu tidak lebih dari ular berancun. Ucap Ms Prisil dengan jengkel.
Syifa benar-benar tidak paham maksud Ms Prisilia itu apa.
Ya sudah Ms, saya istirahat dulu yaa? karena sudah larut malam. Assalamualaikum Ms
Asyifa senyum-senyum sendiri dalam tenda, ia mengenang kejadian yang terjadi tadi dengan Mas Dian.
Humiara melihat Syifa mulai curiga, hayoo ada apa ini? Pas Mas Dian telfon kamu kan? Ucap Humaira dengan keras
Ussst,,,jangan keras-keras ngomongnya, nanti anak-anak lain kebangun. Ucap Syifa menutup mulut temanya.
__ADS_1
Tadi Mas Dian disini, untuk jumpain saya. Ucap Syifa dengan senyum
Wah, berarti kalian memang sudah hany moon kan? ucap Humaira dengan cemberut.
Kamu kok bahas itu lagi? ucap Syifa mulai sewot.
Kamu ini terlalu polos Syifa, laki-laki kalau sudah cinta apapun dia lakukan, bahkan jalan melewati Singa juga dilewati untuk jumpa dengan yang ia cintai.
Apa? disini ada harimau? Ucap Syifa menggoda Humaira.
Syifaa, malas banget deh ngomong sama kamu. jawab Humaira kesel,
Ya sudah yuk kita tidur saja karena besok hari terakhir kita disini. Ucap Syifa dengan membuka selimut.
Humaira masih sewot dengan Syifa iapun tidur dengan membelakangi Syifa.
Mai, tidur kearah sini dong? ucap Syifa dengan menggoda sahabatnya.
Sebenarnya Humaira sangat senang melihat Syifa bisa tersenyum lagi. Karena akhir-akhir ini Syifa banyak masalah dengan Ms Prisilia dan teman-teman lainya. Walau mereka tidak selalu bersama tapi Humaira selalu menaya kabarnya pada Azhar , Humaira memang sahabat terbaik Syifa.
__ADS_1
Azan subuh mulai terdengar di alarm hpnya Syifa, iapun terbangu dari tidur melihat Humaira tidur begitu lelap. Ia tidak membangunkan Humaira karena Humaira berhalangan Shalat.
Asyifa pergi keluar tenda untuk mencari air wudhuk.