
Aduuuh,,,kok sakit banget yaa,,ucap Rahardian sudah sadar dari pingsannya.
Alhamdulillah nak Rahardian, bik inah sangat khawatir dengan keadaan nak Rahardian.untung saja kamu tidak kenapa-kenapa!
bik inah,siapa sih tadi yang mukul saya?
hmmm,,,, hmmmm tadi itu nak Asyifa ,dia pikir dirumah ini masuk maling.
memang bik Inah gak bilang kalau saya juga pemilik rumah ini, jelas Rahardian yang tengan memegang lehernya.
nak,bik inah ambil alkohor yaa karena di lehernya memar dan luka kecil.ucap bik ina yang tengah panik.
gak apa-apa bik,saya kekamar saja, oh yaa makasih yaa,mie nya enak banget,tapi kepala saya masih puyeng. Ucap rahardian dan langsung menuju kekamar.
Ya Allah,tapi gara-gara saya membuat anak orang cidera,,,Asyifapun keluar kamar dan menulis di kertas permintaan maafnya.
iapun menyelip kertas tersebut dipintu kamar yang bertulisan Rahardian.
__ADS_1
karena ada yang merasa aneh dikakinya Rahardianpun terkejut dan membuat ia terjatuh dikamarnya sendiri.
terdengan suara yang begitu keras, Asyifa tidak berani untuk terlibat lagi,niat baiknya meminta maaf sudah tersampaikan. Kini iapun kembali kekamarnya.
Rahardian yang kedua kalinya terpental membuatnya kesal pada diri sendiri, ia melihat secarik kertas, gara-gara kertas ini yang membuat saya jatuh,dia berfikir kalau itu cicak karena terasa bergoyang-goyang dikakinya.
ia mengambil kertas tersebut yang bertulisan,
Assalamualaikum, mohon maaf sebelumnya saya tadi lagi masak mie, ketika saya mengambil air, saya melihat orang yang mencurigakan,dan teryata saya salah menduga.
minta maafnya membuat saya cedera kedua kali, ya udah saya maafkan saja dari pada nanti saya pincang tidak bisa beraktfitas lagi ucap Rahardian dan merebahkan badan dikasur empuknya.
Azan subuh mulai terdengar, Asyifa beranjak dari tempat tidur untuk shalat subuh, terlebihnya ia langsung kekamar mandi dengan kebiasaan khas pesantren setiap santri wajib mandi fajar sebelum beraktifitas.
Setelah shalat subuh iapun menbaca quran dengan suarnya yang merdu. Kamar tamu dengan kamar Rahardian berdekatan, iapun menikmati bacaan quran tersebut.
Ya Allah selama ini saya sangat jarang shalat , jangankan untuk membaca quran,shalat saja sangat jarang. dengan kondisi masih pusing Rahardiapun bergegas untuk kekamar mandi dan berwudhuk hingga ia tunaikan shalat Subuh.
__ADS_1
Setelah ia selesai shalat,iapun mendengarkan lantunan ayat suci Al quran yang dibacakan dibalik kamarnya.
Bik inah sangat baik padanya,begitu juga orang tuanya, tapi ia tidak pernah mendengar mereka mengaji dan shalat. Iapun merasa ada sesuatu yang hilang didalam rumah ini, yaitu ketenangan batin dan jiwa.
Siapapun anak itu semoga keluarga saya bisa mencontoh kesholehnnya.Ucap Rahardian dalam doanya.
ia mengambil kertas tadi malam dan membacanya berkali-kali. ia melihat kepolosan seseorang dalam meminta maaf.
Setelah selesai mengaji Asyifa menuju kedapur untuk membantu bik inah,
Assalamualaikum bik, ucapnya sambil tersenyum.
waalaikumssalam Syifa,ucap bik inah sambil tersenyum.
bik, gimana kondisi anaknya tante yunda? apa sudah sadarkan diri? bik maafin saya yaa? saya tidak tau kalau laki-laki itu anaknya tante yunda.
hehehe,,,tidak apa-apa syifa,diakan anggota jadi sudah terlatih dengan kondisi apapun. Ucap bik inah menenangkan syifa, bibik juga minta maaf karena tadi malam bik inah kesal sendiri pada syifa.
__ADS_1