Love You Kapten

Love You Kapten
Rio menedengar curhat sahabat satu misinya


__ADS_3

Rahardian menjumpai Rio yaitu teman seperjuangan yang tengah melakukan misi yang sama.


Woi apa kabar? kok kelihatan pucat begitu? ucap Rio dengan menendang dadanya.


Auh sakit tau,,,


tumben, biasanya kamu kekar?


Iyaa saya lagi demam, saya lagi sebel saja dengan anak angkat mama yang baru.


Siapa lagi! kok mama kamu gak kapok-kapok yaa dengan orang baru. Kamu sih gak nikah-nikah jadinya mama kamu kesepian. Saya bulan depan mau nikah, biasa jodoh dari orang tua. Ucapnya dengan tersenyum.


Rahardian mencerikan semua kejadian-kejadian yang menimpanya.

__ADS_1


Rio hanya bisa cekikan mendengar cerita dari sahabatnya, dia tidak bisa menahan tawa.


Itu tidak lucu tau, seumur-umur belum pernah ada cewek yang menganggap saya ini mesum. Bahkan dari kecil cewek-cewek pada caper untuk deketin saya, ada yang nyium saya malahan. Tapi ni anak dengan polosnya cerita pada temannya seolah-olah saya ini cowok paling mesum yang pernah ia jumpai. Belum lagi dia bilang, suamiku adalah pacar pertamaku, hanya dia yang berhak memegang dan merangkul dirinya. Dia menganggap seolah-olah dengan dia memegang saya dalam kondisi apapun sudah menodai dirinya, kan aneh tu cewek.


Sudah -sudah cerita kamu itu benar-benar menghibur malam saya. sebenarnya simplel banget kisah kalian itu ya sudah nikahin saja dia, jadi sama-sama tidak ternodai, lagian kamu juga jomblo dan kamu juga belum pernah pacaran. Apasalahnya nanti kita ke aceh.


Kamu juga mulai kurang waras mikirnya, gak ada guna juga curhat kekamu ternyata. Lebih baik saya telfon Prisil saja.


Apaa! kamu sudah berkomunikasi lagi dengan dia?


Jadi gimana? diakan sudah jadi artis dan dia juah makin cantik, apa kamu tidak tergoda? atau kalian sudah pacaran?


Ngaco kamu ah, tadi kamu bilang saya nikah sama anak angkat mama, sekarang kamu udah nebak saya pacaranya sama Prisil. Memang otak kamu sejak tidak megang pistol lagi udah sedikit blank yaaa!

__ADS_1


Iyaa iyaa,,, tapi saya serius ni, apa kalian lagi dekat, untuk pacaran?


Hmmm,,, saya tidak mikir sampai kesitu, mau jadi apapun dia, untuk sekarang belum mikir kehadiran perempuan dulu. Karena fkus saya sekarang menjadi mahasiswa genius sesuai keinginan atasan kita,dan itu semua butuh kerja keras.


Iyaa sih,tapi kamu juga harus mikir untuk berumah tangga, jangan ketuaan di pekerjaan, ntar anak kamu masih kecil kamunya udah tua. Dia masuk sekolah kamu sudah jadi kakek nenek.kan malu nantinya anak-anakmu. goda Rio dengan tertawa ,,, sori sori ucapnya.


Humaira tiba dirumah ,,Syifa maafyaa baru bisa datang sekarang, oh yaa Rahardian kemana?


Asyifa mengehela nafas,


Mai , menurut kamu kalau kita mendengar tuan rumah berkata dengan kasar pada kita. apa kita harus menjawab kasar juga,Atau meninggalkan rumah tersebut.


Hmmm menurut saya sih tergantung dari sifat kitanya, kalau kita sudah lemah lembut dan merasa tidak berbuat salah, yaa harus tegas. Tapi kalau kita sudah menyakiti seseoarang siapapun itu pasti juga berhak untuk marah. Kok pertanyaan kamu aneh? ada yang salah atau gimana ?

__ADS_1


Hmmm tidak kok, apa mungkin dia mendengar curhat saya tadi, hingga tu orang kasar banget jawabnya yaa!


__ADS_2