Love You Kapten

Love You Kapten
Praduga Pacarnya Rahardian


__ADS_3

Pril,,, ini yang saya ceritakan tadi malam ucapnya dengan tersenyum.


ooowwh,,,, sepertinya sebelumnya apa kita sudah kenal? kok wajah kalian tidak asing yaa? ucapnya sambil menunjuk kearah mereka.


Jantung Humaira terasa mau copot, ia kaget dan bercampur aduk. Begitu juga dengan Asyifa, kenapa tiba-tiba dosenya ada dirumah mereka. Beribu tanda tanya dalam hatinya, tapi apa dikata mereka tidak ada hubungan apapun dengannya.


Salam kenal buk, ucap Asyifa sambil memberi tangan pada ibu dosennya dan dibarengi oleh Humaira.


Ohw jadi kalian murid saya yaa? ucapnya sambil tersenyum. Suasana terasa canggung begitu juga Rahardian hanya terdiam.


Asyifa tiba-tiba bawa teman kerumah dan Rahardian juga membawa pulang dosennya.Bahkan otak kirinya mulai memikirkan kalau itu pacar? saudara atau siapa? Tapi bik inah pernah bercerita kalau keluarga tante Yunda sudah tidak ada satupun lagi. Apa itu pacarnya anak tante Yunda.

__ADS_1


Humaira lebih memilih terdiam seribu bahasa, apa yang ia bicarakan benar-benar diluar dugaanya. Dia baru saja menceritakan tentang laki-laki yang membuat kagum satu ruang, kini telah hadir didepan matanya, belum sembuh shok dengan kemewahan rumah yang Asyifa tempati , ditambah lagi dosen artis yang cantik juga hadir didepannya.


Asyifa juga terdiam dan merasa malu pada diri sendiri, karena telah jujur mengatakan isi hatinya pada tante Yunda untuk anaknya.


Rahardian asik mengobrol dengan Prisilia bahkan gelak tawa keduanya terdengar jelas pada mereka.


faaa,,,, tolong cubit pipi saya, agar saya terbangun dari mimpi ini! ucapnya sambil melihat kearah Asyifa,,, faa faaa kok kamu yang melamun sih.kamu kenapa tidak bilang kalau ibu dosen itu tinggal disini juga? atau jangan-jangan ibu Prisilia itu pacarnya oopa yang sedang heboh sekarang?


eeeh iyaa raa,,, saya juga bingung kenapa ada dosen kita disini.


Itu anaknya tante Yunda,jelasnya.

__ADS_1


oooh saya paham,kamu kan kemaren mau nginap dikos saya, agar kamu tidak tinggal berdua dengan anak tante Yunda. Trus anak tante Yunda ajak pacarnya kerumah dan kebetulan pacarnya dosen kita. Jelas humaira dengan praduganya, beralti mereka kumpul kebo dong? ucap Humaira dengan nada sedih.


eeeh, gak boleh suudhon sama orang, tugas kita sekarang mau buat tugaskan? bukan gosipin orang. Jelas Asyifa dengan rasa bersalah.


Asyifa masih merasa malu pada diri sendiri, ia menginggat apa yang ia katakan dulu pada tante Yunda, dan ia membandingkan dirinya dengan dosennya sangatlah jauh. Bisa-bisanya ia jujur pada tante Yunda tentang perasaanya.


Rasa kesal pada diri sendiri ia tumpahkan pada tugasnya, ia mengetik begitu cepat dan hampir semua tugas ia selesaikan tanpa sadar.


Kok kamu aneh banget Syifa, tidak seperti biasa? kamu lagi kurang sehat ya!


Apaan sih,,,. gak kok, oh yaa kalau kamu mau nginap disini saya sangat senang. Saya juga gak tau harus ngapain kalau mereka disini.

__ADS_1


Hmmm,,,oke deh, andai saja anak tante Yunda tidak punya pacar pasti saya akan selalu kerumah kamu dan saya akan putusin pacar saya.


Udah aaah saya lagi tidak mau bercanda nie. Asyifa menarik nafas panjang dan mencoba menenangkan diri sendiri. Karena dia tidak mau kalau Humaira curiga padanya. Karena kalau Humaira penasaran pasti akan ditanya sampai Asyifa mengatakan yang sebenarnya.


__ADS_2