
Tiba dirumah Asyifa melihat motor gede yang dikendarai oleh anak tante yunda, yaitu Rahardian. Iapun tersenyum dan merasa senang melihat motor itu tandanya pasti ada pemiliknya.
Ia bingung sebenarnya apasih kerjaan anaknya tante Yunda, ia bahkan menduga kalau ia menjalani bisnis papanya, ia tidak tau kalau Rahardian adalah abdi negara.
Setelah membuka pintu ia pun terkejut melihat Rahadian dengan pakain TNI yang baret dibajunya sangat banyak, tentunya ia anggota yang sudah tinggi jabatannya. Ia tidak paham simbol-simbol abdi negera tapi ia bisa menduga kalau pangkat anaknya tante yunda sudah tinggi.
Ia langsung menundukkan pandanganya dan langsung masuk kekamar. Biasanya ia salaman dulu dengan nyonya yunda, tapi kali ini ia langsung masuk kekamar.
Rahardian terlihat cuek dan bahkan ia tidak menyadari gadis yang lewat didepan matanya.
Ya Allah kenapa hati saya berdebar kencang gini yaa? kenapa tiba-tiba tangan saya jadi dingin, apa saya sedang sakit ucapnya sambil memegang nadi dan mengikuti arah jarum jam yang berputar.
Tiba-tiba ia teringat kata-kata dari sahabatnya, kamu baru disukai lagi oleh teman satu ruangan kalau kamu sudah punya pacar.
__ADS_1
Asyifapun tersdar kalau dirinya telah jatuh cinta,ia jatuh cinta pada anak tante yunda, dan ia baru sadar setelah ia membaca salah satu surat yang dikirim oleh kakak letingnya melalui humaira.
Ya Allah apa benar saya jatuh cinta pada anaknya tante yunda? kalau benar bagaimana ini? saya tidak mau membuat keluarga ini tidak nyaman dengan kehadiran saya disini.
Saya harus kabarin umi untuk segera pindah dari sini. niat saya kesini menimba ilmu,buja untuk pacaran, lagian suami saya adalah pacar pertama saya. Ucapnya untuk memotivasi diri sendiri.
Syifa sadarlah,kamu masih kuliah semester satu,belum waktunya mikirin cinta.
Cinta apa itu? ucap tante yunda mendengar syifa berbicara sendiri,, maaf yaa tante langsung masuk tanpa permisi.
Tadi tante tidak sengaja mendengar kamu bilang cinta! hmmm,,,wajar sih kalau kamu sudah punya pacar ,kan aneh gadis secantik kamu tidak ada pacar, oh yaa ngomong-ngomong laki-laki beruntung mana yang mendapatkan kamu? Candanya sambil memegang pipi Syifa yang memerah.
Syifa tidak pacaran tante, karena lagi vkus kuliah saja ucapnya dengan malu.
__ADS_1
eets,tidak apa-apa kok,dulu tante pertama masuk kuliah sudah berpacaran dengan papanya Rahardian.kami saling memotifasi dalam belajar,bahkan skripsi tante dia yang buat. jelasnya dengan tersenyum bahagia mengenang masa lalunya.
Tapi bagi syifa suami syifa adalah pacar pertama, saya akan pacaran setelah nikah. Jelasnya dengan serius.
Tante yunda jatuh cinta itu gimana rasanya? apa kalau kita jumpa dengan orang yang kita suka itu seperti salah tingkah atau jantung kita berdebar-debar?
ia tersenyum melihat pertanyaan kepolosan Asyifa, apa syifa sedang merasakan hal itu?
iyaa tante, saya tidak bisa mengontrol emosi,rasa itu benar-benar menganggu saya, dan sudah sebulan saya pendam rasa itu, rasanya sakit didada.
"Jelasnya seperti anak kecil yang mengadu pada ibunya."
Sepertinya kamu lagi tidak bisa membohongi diri sendiri, dan itulah tanda-tanda jatuh cinta Syifa. Jelasnya sambil memegang pipi Syifa,
__ADS_1
Sekarang coba ceritakan siapa laki-laki yang beruntung yang membuat hati kamu begitu?