
Ya sudah kalau begitu Ms, tapi saya harap jangan sakiti hati Syifa, kalau nanti niatnya sudah terwujud tolong beri Syifa pada saya. Ucap pak Azmi dengan senyum.
Ms Prisilia tidak mengubris perkataan pak Azmi, keduanya menghampiri api api unggun yang telah disiapkan oleh beberapa panitia yang sudah hadir sebelumnya.
Pasti si dia ngancam kamu lagikan? tanya Humaira dengan nada jengkel.
Gak kok , jawab Syifa dengan santai.
Aril berjalan kearah Syifa, Syifa baru tau wajah kamu kalau malam makin bersinar yaa? ucapnya dengan penuh kegombalan.
Kamu Ril yaaa, Syifa itu sukanya buka laki-laki seperti kamu, tipikal laki-laki yang diidamkan Syifa seperti pak Azmi. Ucap Rina dengan tersenyum sambil menunjuk kearah pak Azmi.
Kalian jangan asal ngomong yaa? Syifa itu sudah,,,!
Syifa langsung memotong omongan Humaira yany hampir kecoplosan.
__ADS_1
Ohh,,,Maksud saya Syifa sudah punya pacar, iyaa pacarnya orang Aceh. Jawab Humaira dengan cengengesan.
Maaf fa, Harusnya tadi saya diam saja tidak menjawab apapun. Ucap Humaira dengan suara pelan.
Aril dan Rina saling berdebat, Bilang saja kamu salah pamor dengan Syifa, maunya kamu jadi bintang kelaskan, tapi ditikung sama Syifa, sudah canti, baik plus pintar lagi. Ucap Aril dengan tersenyum bahagia.
Rina makin jengkel dan pergi meninggalkan mereka.
Syifa terlihat kesal, kamu Ril becandanya berlebihan banget deh. Kasian Rina
Bel tanda berkumpul sudah berbunyi, semuanya ikut berkumpul disatu titik, semua terlihat senang.
Kenalkan saya Rian Doni, sebagai ketua acara pelenggara perkemahan pada malam ini, sebelumnya saya persilahkan Pak Azmi untuk membuka acara sekaligus membaca doa agar acara kita berjalan dengan khidmat, kepada pak Azmi saya persilahkan dengan hormat.
Semuanya bertepuk tangan, para mahasiswi tersenyum-senyum melihat pak Azmi , Pak Azmi memakai jaket hitam membuat dirinya terlihat gagah dan fresh.
__ADS_1
Para Mahasiswi bukan mendengar nasehatnya, tapi lebih memerhatikan setelan bajunya, bahkan ada diantara mereka ada yang terpana.
Pak Azmi sudah terbiasa menyaksikan hal-hal tersebut, jadi sudah tidak asing lagi baginya. Ia sesekali melirik Syifa.
Asyifa menundukkan pandangannya, karena ia tau pasti pak Azmi sesekali melihat kearahnya.Iapun mundur kebelakang karena ia takut para mahasiswa akan curiga padanya.
Asyifa mundur kebelkang dan ternyata disampingnya Ms Prisilia. Waah, Syifa ternyata begitu yaa cara kamu menarik perhatian para laki-laki.
Pertama kamu mancing , trus kalau udah terjebak kamunya seolah-olah tidak mau? tapi mau, saya bisa lihat kalau kamu juga suka dengan Pak Azmi kan? Tanyanya dengan pelan.
Ya Allah, Ms saya bukan perempuan yang seperti Ms katakan, lagian saya sudah punya suami, ucap Syifa dengan pelan.
Cukup Syifa, bagi saya kamu itu perebut pacar orang! kamu sudah lihat jauh-jauh hari kalau kami dengan Dian berpacaran. Gimana ceritanya kamu sudah menikah dengan dia? Pasti kamu memakan trikkan? atau kamu guna-guna Dian agar suka sama kamu? Ucap Ms Prisilia sambil memegang tanganya.
Sakit Ms tolong lepaskan tangan saya? Ucapk Syifa sambil mencoba melepaskan cengraman dari Ms Prisilia.
__ADS_1
Ms Prisiliapun melepaskan tangan Asyifa.Untung saya tidak mematahkan tangan kamu! Ucapnya dengan tersenyum.