
Hatinya tersayat-saya ketika membaca pesan pak Azmi, Pak Azmi sangat sopan padanya. Asyifa semakin merasa bersalah dibuat oleh pak Azmi.
satu pesan masuk kembali,Asyifa memilih tidak membaca dan mengambil hpnya untuk segera disimpan pada lemari.
Ia berjalan tanpa arah, sesekali ia mengenang kejadian-kejadianya yang ia alami dengan Mas Dian, iapun mengenang ketika pak Azmi mengungkapkan isi hatinya.
kedua laki-laki yang pernah ia cintai, kini telah menjadi ujian bagi dirinya. Suka tidak suka, mau tidak mau, ia harus menghilangkan perasaanya pada Pak Azmi.
Syifa, cinta kamu sekarang hanya untuk Maa Dian.ucapnya menenagkan diri sendiri.
Asyifa mencoba membaca buku, tapi ia tidak bisa fokus dengan buku yang ia baca.
Syifa tadi umi telfon kok gak diangkat? ucap Umi Asyifa masuk kekamarnya.
oooh,,, maaf umi hp Syifa dilemari, Asyifa mengambil hp dan membuka pesan whatssup
__ADS_1
Ia melihat no hp tanpa nama.
Syifa saya, sudah sampai di bali, salam untuk abi dan umi.
Ternyata Mas Dian yang mengirim pesan.ia sangat menyesal karena tidak langsung membalas pesan dari Mas Dian.
Asyifa mencoba menghubungi Mas Dian, tapi hpnya sudah tidak aktf lagi.
lagi telfon siapa sayang? tanya umi
Mas Dian umi, tadi mas Dian kirim pesan.Umi tadi telfon Syifa?
Pagi umi, karena besok hanya ada dua jadwal penerbangan, antara pagi dan malam.
Ya sudah sayang, semoga besok kamu bisa pergi dengan aman yaa. Jangan lupa kirim salam umi dan abi untuk nak Dian!
__ADS_1
Umi, Syifa boleh bertanya?
Tentu sayang? kok harus minta izin dulu, kayak bertanya sama orang lain saja?
Umi? setelah tau yang sebenarnya? kenapa umi begitu yakin menyerahkan Syifa pada keluarganya Mas Dian? umi kami dan mas Dian sama-sama tidak mencintai, bahkan Mas Dian punya pacar sendiri!
Umi Asyifa meneteskan air matanya. Nak umi memang bersalah dalam hal ini, tapi umi juga tidak mau memainkan pernikahan yang suci.Tapi kalau kamu tidak setuju dengan pernikahan ini! kalian boleh bercerai! Tapi kalau itu terjadi,umi harap Syifa jangan pernah kembali lagi kerumah ini. umi malu karena telah gagal mendidik anak umi.
Umi, jangan ngomong gitu umi, Syifa hanya bertanya pendapat umi. Lagian Syifa tidak akan melakukan hal yang membuat umi dan abi malu.
Syifa hanya ingin tau saja perasaan umi.
Iyaa sayang, maafin umi karena telah ego pada perasaanmu nak, umi juga tidak tau kenapa harus begitu kehidupan kamu. Disatu sisi umi senang karena Syifa berada dikeluarga yang baik. Disisi lain kalian harus berjodoh dengan kesalah pahaman kedua orang tua.
Umi, Syifa menayakan itu supaya Syifa makin yakin dengan mas Dian.Dengan melihat jawaban dari Umi, isnya Allah Syifa akan berusaha menjadi istri yang terbaik untuk mas Dian.
__ADS_1
keduanya saling berpelukan.
Asyifa menjadi tenang karena telah menayakan sesuatu yang membuat dirinya penasaran pada orang tuanya. Kini ia makin mantap untuk mengatakan pada pak Azmi kalau dirinya sudah menikah dengan pilihan orang tuanya.Asyifa menghapus pesan pak Azmi.