Love You Kapten

Love You Kapten
masuk maling


__ADS_3

mamah aneh deh,masak tiap tahun ada anak angkat,,,ucapnya sambil membuka baju dan memilih duduk didepan komputer, iapun menghidupkan wifi, dan segera melihat-lihat tren anak kuliah agar bisa menyamar menjadi anak kuliahan. Kejeniusannya disegala bidang memang tidak heran ia dengan mudah menguasai bidang apapun. Berpuluhan piala pernah ia raih mulai dari menghafal dan ilmu matematika,fisika,kimia,dll hampir semua isi rapornya sembilan.


Asyifa terbangun dari tidur dan menuju kedapur, perutnya yang mulai keroncongan membuat tidur nyenyaknya terganggu.


mie instan yang didepan rak piring membuat ia ber ***** untuk segera memasak. Kini iapun mengambil beberapa butir bawang merah dan bawang putih segera menggoreng dalam penggorenggan.


Setelah selesai memasak, dari bilik kamarnya Rahardian tercium aroma mie, tentunya membuat Rahardian juga ikut lapar.


iapun segera menghampiri dapur mengikuti aroma mie instan. Ia melihat semangkok mie yang masih terlihat asap, iapun langsung melahapnya.


Asyifa kedapur untuk mengambil air, dan tiba di ruang makan ia melihat sosok laki-laki yang tengan menikmati mie yang sudah ia masak.

__ADS_1


Iapun mulai berprasangka buruk, dikota-kota besarkan banyak pencurian,pasti ini pencuri yang mau mencuri dirumah tante yunda, kata umi kalau kita terbunuh dengan menyelamatkan harta dan harga diri kalau meninggal akan dihitung seperti pahala syahid.


Asyifa melihat peralartan apa yang bisa melindungi dirinya dari maling, ia mengambil telenan yang lumanyan besar,,,,


dubyaaaar,,,,,tepat sasaran dan membuat tuan rumah puyeng,iapun dengan tenanga empat lima terus-terusan memukuli kepala laki-laki yang tengan kebingungan.


bik inaah,,,bik inah,ada maling bik teriak Asyifa dengan pukulan bertubi-tubi padanya hingga korban pingsan.


bik inah dengan kondisi masih ngantuk buru-buru keluar kamar dan menuju ke arah ruang tamu, ia melihat Asyifa yang tengah tersenyum, merasa sudah menjadi pahlawan dirumah ini karena sudah membuat maling lumpuh.


Asyifa yang tadinya tersenyum kemenangan kini hanya bisa nyengir.

__ADS_1


Asyifa dia Rahardian anaknya nyonya yunda,pemilik rumah ini. jelas bik inah sambil kebingungan melihat Rahardian pingsan.


Ya Allah gimana ini? nak Rahardian bangun nak,


bik, maafin saya,saya pikir i ii tu maling yang mau mencuri dirumah ini. Asyifapun menyesali perbuatannya.


Bik inah setengah kesal, dab mengatakan, itu juga salah saya ,seharusnya saya menceritakan juga kondisi rumah ini dan siapa-siapa saja penghuninya. Tapi saya khawatir kalau nak Rahardian gak sadarkan diri, apa yang harus kita lakukan. bik inah sangat khawatir melihat kondisi Rahardian yang tidak sadarkan diri.


hmm,,,,eee,,gak apa-apa bik saya hanya membuat ia pingsan beberapa menit saja, dulu dipesantren kami diajarkan ilmu bela diri, bentar lagi dia jga sadar bik.


sa sayaa,,masuk kekamar dulu bik yaa,,,

__ADS_1


Asyifapun berlari menuju kamar tamu dengan perasaan yang tidak menggenakkan, ia menutup pintu rapat-rapat dengan membuat kesalahan fatal. Ia telah memukul anak pemilik rumah yang ia tepati, iapun menyadari kalau bik inah merasa kesal padanya.


Ya Allah saya harus berbuat apa? apa saya pergi saja dari rumah ini,kalau anak tante yunda kenapa-kenapa gimana? aduhh,,,kok bisa ceroboh gini sih, Asyifapun tidak habis-habis mempersalahkan diri sendiri.


__ADS_2