Love You Kapten

Love You Kapten
ketaman


__ADS_3

Hmmm,,,,serius?


Iyaa,,, lagian cinta saya dari dulu sampai sekarang tetap masih sama.


Pril,,,kalau sekarang sepertinya kurang tepat membicarakan soal ini. Lagian kita juga baru saja berjumpa, yang penting sekarang kita jalanin aja dulu pertemanan kita.


Iyaa Dian! tapi sampai kapan? saya juga perempuan yang butuh kepastian.


Pril, saya capek, saya mau istirahat dulu yaa!


Rahardian meninggalkan Prisilia dan memilih masuk kamar.


Sebenarnya hati kamu terbuat dari apasih, cowok-cowok lain pada ngedekatin saya, tapi kenapa saya bodoh milih kamu Dian, bahkan sebelum dan sesudah saya tenar, hati kamu tidak pernah terbuka untuk saya.Kali ini kamu tidak boleh lagi lepas dari genggaman saya. Ucapnya dengan suara pelan.Iapun menuju kekamar


Syifa , apa kamu yakin kalau besok mau pindah dari sini.


Iyaa Mai,,,,

__ADS_1


Ya sudah besok pulang kuliah kita akan lihat kosan kamu yaa? semoga tempat baru kamu bisa membuatmu nyaman.


Cinta itu aneh, bisa datang kapan saja dan bisa pergi kapan aja. Ucapnya dalam hati, lagian ini pertama kali saya jatuh cinta pada anaknya tante Yunda. Yang membuat saya malu anak tante Yunda udah punya pacar, dan saya sendiri yang membuat pengakuan kalau saya suka sama anak tante Yunda. Malu banget sih , tapi yaa mau gimana! Asyifa asik melamun dan bekhayar sendiri.


Syifaa,,, dari tadi saya capek ngomong sendiri, kamunya tidak open. Sebenarnya kamu lagi ngelamun tentang apa sih? Tanya Humaira dengan wajah kecewa.


Oooh enggak kok,


engga, enggak, kamu dari tadi saya ngeliatin kamu ngelamun terus tau.


Dari balik kamar terdengar suara tante Yunda sedang menelfon Rahardian, Bik inah kangen dengan Asyifa, Boleh kasih hp sama Asyifa nak Dian? ucap bik inah dengan tersenyum. Ia bentar bik inah yaa? saya kekamar dia dulu!


Rahardian mengetuk pintu, setelah lama menunggu iapun membuka kamar Asyifa dan melihat Asyifa dan Humaira sedang menunaikan Shalat Ashar.


Bik, maaf yaa? dia lagi shalat, kapan-kapan saja bik Inah telfon lagi, saya juga mau istirahat ni bik.


Rahardian menutup telfon dan segera merebahkan diri diatas kasur. Tiba-tiba Prisilia datang dan tidur diatas tangan Rahardian.

__ADS_1


Rahardian sangat terkejut dengan kedatangannya dikamar. Prisil?


Iyaa,,,kenapa?


Maaf sebelumnya, saya tidak nyaman saja jika tingkah kamu begitu! Ucap Rahardian dengan wajah serius.


Kamu ngagetin saya deh, saya pikir kamu kenapa tadi? ucap Prisilia sambil bangun.Iapun melihat wajah Rahardian memerah.


Dian, maaf yaa mungkin karena reflek saya jadi tidak bisa mengendalikan diri. Maaf yaa sekali lagi karena sudah membuatmu risih.


Iyaa Pril, tidak apa-apa, Yasudah yuk kita jalan-jalan ditaman saja yuk. Biar kita tidak saling salah paham. Ajak Rahardian dengan memecah rasa kaku pada keduanya.Merekapun menuju ketaman dengan membicarakan hal-hal yang lucu.Sesekali merekapun saling tertawa.


Setelah selesai shalat Humaira mengajak Asyifa untuk mengelilingi taman dibelakang rumah.


Syifa, sebagai kenang-kenangan dari rumah ini, gimana kalau kita keliling rumah ini untuk yang terakhir kali disini.


Asyifa mengangguk sambil melepaskan mukena. Yasudah yuk, lagian sejak beberapa hari disini saya juga belum pernah keliling rumah tante Yunda.

__ADS_1


__ADS_2