Love You Kapten

Love You Kapten
Apa Adanya


__ADS_3

Humaira bangun tidur dan melirik jam sudah jam enam, iapun mengambil hp untuk membuka beberapa pesan dan panggilan tak terjawab. Dengan sangat terkejut dan merasa bersalah iapun buru-buru mencari kunci serap.Ia baru sadar semalam ketiduran, Ya Allah kasian sekali Asyifa.


Humaira membuka kamar gudang dan melihat Asyifa dan Rahardian . Asyifa tertidur dipinggangnya Rahardian. Bahkan momen itu ia abadikan diponselnya.


Syifaa! bangun,,,


Asyifa terbangun dan disusuli dengan Rahardian mereka berdua sangat kaget. Dengan perasaan malu Asyifa berlari ke arah kamar. Humaira tersenyum kesem sem melihat reaksi kedua sejoli tersebut.


Rahardian dengan santai tampa merasa apapun juga ikut keluar kamar dan menuju kamar tidur.

__ADS_1


Syifaaa,,, so sweet banget sih kalian, seperti di film-film gitu, terjebak dikamar kosong, andai itu saya pasti uwu banget. Ucap Humaira dengan dengan kegirangan.


Asyifa sangat kesal sama Humaira, Itu semua gara-gara kamu tau, kan saya jadi malu tujuh turunan. Coba kalau tadi malam kamu tidak phobia gelap pasti kami tidak terkunci didalam gudang itu.


Maira,,,bantu saya cari kontrakan, saya benar-benar tidak nyaman lagi disini.


Mungkin bagi kalian itu so sweet banget, tapi bagi saya pribadi itu bukan jati diri saya, Maira saya anak pesantren, abi umi saya juga sangat menjaga maruah keluarga bahkan beliau selalu berpesan, nak jika kuliahmu hanya mencoreng nama baik keluarga, abi dan umi lebih senang kalau kamu menikah muda tanpa dapat gelar apapun. Tapi kalau kamu memilih kuliah jalanilah hingga diambang kesuksesan.


Andai mereka tau bagaimana kondisi saya disini, saya sangat yakin mereka akan kecewa. Mai, jangankan memegang tangan , pacaran saja saya belum pernah. Tapi kamu lihat sendiri bermacam kejadian sudah saya alami dengan anak tante Yunda.walaupun itu tidak sengaja tetap saja membuat saya tidak nyaman.

__ADS_1


Sudah-sudah kamu sih terlalu mikir jauh, namanya juga musibah, dan musibah itu tidak ada yang tau bagaimana dan dimana. Hmmm,,,,menurut saya kejadian apapun itu cukup kita saja yang tau. Satu lagi anggap aja itu bonus bisa begituan dengan cowok ganteng.


Tidak lucu tau, coba kalau semalam saya tidak ngecek saklar pastiii,,,,Ya Allah,,, malu malu malu.


Humaira tersenyum melihat tingkah laku Asyifa, dimata teman-teman Asyifa terlihat elegan bahkan tingkah lakunya sangat sopan dan lemah lembuh. Bahkan banyak laki-laki yang merasa minder padanya, minder karena sifatnya, ilmunya. Tapi dengan anak tante Yunda ia terlihat sosok perempuan yang ceroboh.


Asyifa asik menyalahkan diri sendiri, bahkan ketika sesekali ia menginggat kejadian semalam membuatnya malu, malu untuk keluar kamar, dan malu untuk berjumpa dengan anak tante Yunda.


Kok bisa yaa! saya ketiduran diatas anak tante Yunda, pasti dia mikirnya kalau saya cewek gampangan. Ya Allah malunya komplit banget, belum lagi jumpa dengan dia duapuluh empat jam didalam rumah. Pokoknya saya harus pindah dari sini, semoga saja Abi Umi tidak menayakan alasan apapun kalau saya pindah, tante Yunda juga tidak melarang saya untuk tetap disini. Ucapknya dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2