
Rombongan pihak dari laki-laki sudah sampai dipintu rumah, mereka disambut dengan hangat oleh kepala desa banda aceh. Merekapun dipersilahkan duduk.
Rahardian digiring oleh papanya menuju penghulu, para tamu dari banda aceh takjub melihat Rahardian begitu ganteng, Asyifa juga duduk menghadap abiya.
Asyifa menundukkan pandangan,
Para undangan dari pihak Rahardianpun terkesima melihat anggunya calon perempuan.
Bahkan ibu-ibu berbisik kalau mereka pasangan yang cocok.
Rahardian dan Asyifa duduk besanding hanya saja masih ditutupi hijjab keduanya kareka belum sah.
Bapak kepala desa menyambut kedatangan mereka dengan berpantun sesekali pecah tawa para hadirina muqaddimah beserta pengajian dibacakan oleh pihak keluarga dari Asyifa.
Sebelum kita mulai coba nak Rahardian megulangi tes akad nikahnya supaya nanti tidak susah ketika akad.
__ADS_1
Asyifa sangat shok mendengar nama yang disebutkan itu adalah Rahardian, iapun mulai panik,kenapa nama yang disebutkan itu Rahardian bukan Azmi El Hanif. Asyifa melirik kesampingnya ternyata memang Rahardian anaknya tante Yunda, ia melihat disekelilingnya tante Yunda dan bik inah lagi fakus mendengar iqral tersebut.
Asyifa panik dan kepalanya mulai pusing,karena ia tidak melihat sosok pak Azmi dimomen yang sakral ini. Umi Asyifa melihat kearah Asyifa kalau putrinya sedang tidak sehat.
Asyifa jatuh pingsang tepat dibahu Rahardian! seluruh para hadirin panik, Asyifa digotong oleh abinya dan membawa kekamar. umi Asyifa berlari sambil mengambil air putih. Abi kesana saja dulu biar Syifa umi yang liatin ucap uminya dengan perasaan cemas. Syifa syifa bangun syang, ini umi nak!
Para tamu undangan dipersilahkan duduk kembali.Oleh abinya, mungkin syifa kecapean dengan benda yang ada diatas kepalanya,iapun melanjutkan iqral yang tadi.
Tante Yunda sangat cemas pada Syifa, iapun berharap akad nikah ini segera selesai agar bisa mengetahui kabar Syifa.
Saya terima nikahnya Asyifa humaira Binti Haji Zainuddin dengan seperangkat alat shalat dan emas dua puluh manyam dibayar tunai.
Asyifa terbangun, umii,,,umi dan abi salah orang menikahkan Syifa mii. Ucapnya dengan menangis.
Maksud kamu nak? bukankan orang yang kamu ucapkan cinta pada Yunda adalah anaknya?
__ADS_1
bukan umi , itu kejadiannya sebelum tante Yunda dan bik Inah kedubay.
jaa jaja di maksud kamu kami salah dalam mengambil tindakan menikahkan kaliaaan? ucap uminya dengan nada sangat tertekan.
Ia umi, sebelum pulang ke aceh, pak Azmi dosen Syifa ungkapkan cinta pada Syifa, tapi Syifa memberi tempo untuk beliau hingga Syifa selesai kuliah. jelas Syifa dengan perasaan serba salah.
Tante Yunda mendengar semua pembicaraan tersebut, iapun langsung pingsan didepan pintu.
begitu juga umi Asyifa iapun jantungan, Asyifa berteriak untuk meminta tolong karena semua orang berkumpul diruang tamu.
Asyifa berlari sambil menangis, Abi umi kena serangan jantung, Mas Dian tante pingsan.
Abi Asyifa berlari kekamar begitu juga papa dan Rahardian berlari mengikuti Syifa. keduanyapun diangkat kekasur pengantin. Abi Asyifa menghubungi dokter.
Syifa apa yang terjadi nak ? kenapa mereka tiba -tiba pingsan berbarengan?kamu juga kenapa tadi pingsan? tanya abi karena merasa ada yang aneh
__ADS_1
Para tamu undangan semakin panik, kenapa tiba-tiba kedua keluarga jatuh pingsan berbarengan. Sebenarnya apa yang terjadi? tanya salah satu pihak keluarga dari laki-laki.
Semua tamu undangan saling bertanya dan mereka tidak menemukan jawaban apapun.