Love You Kapten

Love You Kapten
menu


__ADS_3

Setelah saling cipika cipiki antara sesama, seluruh mahasiswa jurusan kedokteran mulai menaiki Bus satu persatu,semuanya terlihat ceria.


Pidato pak Azmi benar-benar membuat para mahasiswa saling bermafaan dan lebih baik lagi. Semuanya saling tersenyum dan melupakan hal-hal yang tidak baik.


Asyifa juga ada beberapa mahasiswa yang meminta maaf padanya.Asyifa bukan perempuan pendendam ia memaafkan siapapun bahkan sebelum mereka meminta maaf Syifa tidak pernah menyimpan dendam dan marah pada siapun.


Semuanya berjalan normal kembali,pidato pak Azmi langkah awal dari kekompakan antara seluruh mahasiswa baik tingkat dasar maupun akhir.


Ms Prisilia sangat kesal dengan perubahan yang terjadi disekelilingnya,ia sudah membangun komunikasi fisik pada beberapa mahasiswa agar membenci Syifa ? kini sia-sia saja hanya dengan satu ceramahan pak Azmi.


Terkadang cinta bisa membuat seseorang .enjadi dewasa,dan terkadang juga cinta membuat seseorang bodoh. Itu semua tergantung diri pribadi masing-masing dalam menempatkan cinta bagaimana.


Asyifa sangat bersyukur karena teman-temanya saling meminta maaf, Pak Azmi memang dosen terbaik,ia bisa menempatkan sisi kedewasaannya.


Tiba-tiba Asyifa mendapati kiriman whatssup dari pak Azmi.

__ADS_1


" Assalamualaikum Syifa,saya harap apa yang saya katakan tadi didepan anak-anak,menjadikan kalian lebih akrab lagi dan menjadikan kalian sahabat seperjuangan dalam menimba ilmu. Aamiin "


Asyifa membalas pesan pak Azmi.


" Waalaikumssalam pak,terimakasih atas semua ilmu yang bapak berikan,semoga kami selalu istiqamah seperti yang bapak harapkan. Aamiin atas doanya".


" Sama- sama Syifa, terimakasih juga sudah pernah jadi sosok yang spesial dalam hidupku " Balas pak Azmi


Asyifa membukan whatssupnya dan ternyata kata-kata itu terulang lagi, Asyifa tidak membalas lagi pesan dari pak Azmi, Azmi mengirim beberapa pesan dengan tulisan hampir sama.


Humaira sedari tadi mengamati pesan pak Azmi dan balasan dari Syifa. Iapun ikut berkomentar, barusan beliau jadi hero dimata para mahasiswa,eh tiba-tiba berubah jadi bunglon lagi? mau beliau itu apa yaa? heran sama pak Azmi ! ucap Humair dengan kesal.


Asyifa menutup mulut sahabatnya yang ceplas ceplos.


Mai ngomongnya hati-hati dong, kamu mau dibuli satu kampus, sudah diam saja.Ucap Humaira meredakan emosian sahabatnya.

__ADS_1


Humairapun terdiam karena ia tidak ingin mencari gara-gara,karena baginya teman-teman sudah baikan dengan Syifa sudah merupakan kebahagian tersendiri baginya.


Pak Azmi dewasa dengan siapapun tapi kekanakan didepan Syifa,itulah cinta tidak ada yang bisa mengendalikannya.


Tiba dilapangan kampus, para mahasiswa turun dari bus satu persatu,mereka saling berpamitan dan sebagian mereka ada yang membuat janji untuk ngopi bareng usai tiba dirumah.


Asyifa membawa kopel dengan berjalan kaki menuju kerumah, karena rumahnya tidak jauh dari kampus, sedangkan Humaira berlawanan arah dengan Syifa.


Tiba dirumah,bik inah sudah siap siaga menerima Syifa dengan menyiapkan beberapa menu andalan kesukaan Syifa.


Assalamualaikum bik Inah? ucapnya dengan tersenyum pada bik inah.


Waaalaikumssalam Syifa,gimana kabar kamu disana? apakalian menikmati liburannya? ucap Bik inah dengan tersenyum pada Syifa.


Alhamdulillah bik ,acaranya seru? Asyifa melihat diatas meja makan dengan beberapa menu kesukaanya.

__ADS_1


__ADS_2