Love You Kapten

Love You Kapten
ke Villa


__ADS_3

iyaaa saya akan istirahat disana toh dipuncak juga rumahkan? jelasnya dan tetap ngotot mau ke puncak, Wajahnya yang caria membuat bik inah dan Syifa bingung.


Kalian tunggu apalagi? cepat-cepat bawa baju dan bekal karena disana kita akan bakar ikan,cumi panggang, pokonya kita disana khusus makan-makan ,ucapnya penuh semangat.


Merekapun patuh dan menuju kekamar masing-masing ,bik inah juga menuju kedapur untuk mengambil keperluan yang akan dibawa kesana.


Asyifa juga menelfon orang tuanya, dan meminta izin terlebih dahulu. Sebenarnya orang tua Syifa sangat keberatan kalau anaknya ikut begituan. Tapi karena merasa tidak enakan dengan keluarga yang sudah baik pada anaknya ,iapun mengizinkannya.


Ya sudah sayang kamu hati-hati disana jaga diri dan selalu tutup aurat dikhalayak ramai nak yaa? Umi tidak mau gaya kamu ikut-ikutan seperti anak-anak gadis yang suka buka aurat. Ingat kamu anak umi dan Abi, kemanapun kamu berpijak selalu menjaga maruah diri dan keluarga nak yaa?


Iyaa umi, sebenrnya saya juga malas untuk ikutan gitu Umi, tapi karena tante Yunda baru sembuh dan beliau buat acar gitu untuk menghibur saya,katanya selama ini saya asik dengan kampus dan belajar. Jadinya beliau ajak saya untuk piknik kepuncak.


Ya Allah nak, baik banget memang beliau itu, Umi doain semoga rezeki mereka terus lancar dan diberi kesehatan selalu oleh Allah.


Aamiin,,, ya sudah umi, Syifa pamit dulu yaa? Assalamualaikum!

__ADS_1


Waalaikumssalam.


Syifa tidak banyak membawa perelengkapan disana, ia hanya membawa dua baju gamis dan dua baju tidur,beserta mukena dan perlengkapan mandi.


Bik inah sudah siap?


Sudah nyonya,ucap bik inah dengan koper dan box baberque, Syifa mana? ucap bik inah dengan semangat empat lima dalam liburan.


mungkin masih dikamar, ucap bik inah dengan tersenyum.


Saya sudah siap tante, Syifapun menutup dan menguncikan pintu kamarnya.


Asyifa sangat merasa canggung berada ditengah keluarga ini, karena baginya itu sudah sangat berlebihan hidup seperti putri ditengah keluarga kaya raya, untuk liburan saja mereka menggunakan mobil mewah. Padahal ia masih anak kuliahan yang numpang tinggal dirumah orang.


Syifa kamu kenapa melamun, Ucap tante Yunda dengan tersenyum padanya.

__ADS_1


Oohh,, enggak kok tante,,,


Apa jangan-jangan kamu lagi mikir seseorang yaa?


enggak enggak tante,, ucapnya dengan serius dan pipinya juga ikut memerah.


Nyonya ada apa sih? sebenarnya apa yang terjadi, saya merasa akhir-akhir ini ada yang aneh antara nyonya dan Nak rahardian, sekarang Syifa juga ikut ikutan! ucap bik inah sewot karena merasa tidak dilibatkan.


Hmm,,, nanti saya cerita bik yaa!


Asyifa langsung makin malu dibuat oleh tante Yunda.


Aduuuuh,,,,ngapain coba saya kecoplosan sama tante Yunda, seharusnyakan saya merahasiakan ini sendiri. Apes banget rasanya ,,,bisiknya dalam hati.


Tempat yang mereka tujupun sudah didepan mata, suara tertawa sudah mulai terdengar.

__ADS_1


merekapun turun dari mobil dan teman-temannya tante yunda pada sibuk dengan mengatakan, wah wah akhirnya tuan rumah yang kita tunggu datang juga,ucap salah satu ibu-ibu yang seumuran dengan tante Yunda.


Syifa ini salah satu Villa milik nyonya Yunda, dan ini merupakan villa favoritnya. Jelas bikna sambil tersenyum pada Syifa.


__ADS_2