
Silahkan masuk pengantin baru,ucap bik inah dengan girang.
Bik, mama dan papa kemana?
Mereka ke Kanada, katanya mau mengurus propertinya untuk bisa kerja sama diindonesia, jadi dalam beberapa bulan ini tuan dan nyonya sibuk pulang pergi antar negara. Jelas bik inah sambil membawa kopel Asyifa kekamar Rahardian.
Bik inah, kok dibawa kekamar Mas Dian? ucap Asyifa kaget.
Syifa, kamu lupa yaa kalau kamu sekarang sudah jadi nyonya nak Dian, ucap bik inah tersenyum padanya.
Asyifa berjalan menuju kamar Rahardian, ia melihat banyak perubahan yang terjadi dikamar mas Dian dia pernah masuk sekali waktu membantu Dian ketika sakit.ia melihat cat dulunya berwatna putih, kini di cat pink soft dan kasur layaknya kamar pengantin seorang raja dan ratu, dikamar yang begitu mewah, terlihat begitu1 elegant.
Asyifa melihat lemari buku yang tersusun rapi dengan buku yang lumanyan banyak.Asyifa merapikan baju-baju didalam lemari yang besar.
Bik inah membayar ongkos mobil yang Syifa naiki,Bik inah tau pasti Syifa lupa dengan sopir tadi.
Asyifa baru ingat kalau dirinya belum membayar ongkos mobil, iapun berlari keluar dan melihat bik inah membawa minuman segar untuknya.
__ADS_1
Bik inah, pak sopir tadi kemana? apa bik inah ada lihat?
Syifa, pasti kamu lupa tadi sama pak sopir?
jadi bik inah yang bayar ongkos mobilnya?
Iyaa, karena bik inah tadi lihat kalau Syifa tengah sibuk beres-beres, mau bik inah bantu takut nanti salah-salah. Yaudah bik inah urus pak sopir saja, jelasnya dengan tersenyum.
Asyifa mengambil uang diamplotnya seratus ribu, dan memberi pada bik inah, bik inah, ini uang yang tadi.
tidak usah Syifa, tidak usah, bik inah mengembalikan uang pada Syifa.
tidak Syifa, ucapnya dengan memelas
Bik, kenapa bik inah gak ambil, sayakan jadi gak enakan sama bik inah. Jelas Syifa dengan sedih.
Syifa, kamu sekarang jadi nyonya Dian, istri pewaris rumah ini, lagian kaluarga mertua Syifa sudah baik sekali sama bik inah.Izinkan bik inah membantu sebisa bik inah. Jelasnya dengan memelas.
__ADS_1
Ya sudah bik? tapi besok-besok ini trakhir bayarnya yaa?
Iyaa, Syifa,,,oh nyonya Syifa, bik inah janji.
Satu lagi, bik inah gak boleh pangil nama saya dengan sebutan nyonya, panggil saja Syifa.
Iyaa nyonya Syifa,,,oh Syifa.
Asyifa dan bik inah saling tersenyum.
Syifa bik inah gak nyangka saja kalau kamu sekarang jadi istrinya nak Dian, padahal dulunya dia tidak suka dijodoh-jodohkan,tapi ketika dengan kamu nak Dian jadi klepek-klepek. ucap bik inah dengan tersenyum.
Asyifa hanya tersenyum melihat kepolosan bik inah,ia tidak tau harus berterimakasih banyak untuk bik inah yang selalu membantunya, bahkan sebelum ia menikah masih menjadi orang asing bik inah selalu membantunya.
Ya sudah Syifa, kamu pasti capekkan, sekarang kamu istirahat saja sulu, bik inah mau kedapur dulu yaa?
Iyaa,,maaf bik inah tidak bisa membantu , insya Allah nanti akan Syifa bantu bik inah yaa? Ucap Syifa dan memilih untuk beristirahat dikamar. Asyifa mengati pakain dan memakai baju dalam rumah.
__ADS_1
Asyifa merebahkan badannya dikasur yang sangat empuk.iapun memejamkan matanya.
Bik inah sangat senang karena Syifa menikah dengan Dian