Love You Kapten

Love You Kapten
kejujuran Prisilia


__ADS_3

Dian, dian kamu dimana!


Prisilia masuk kekamar Asyifa, Syifa, Rian dimana? apa dia sudah baikan? kamu ada bawa dia kerumah sakit gak? atau kamu ada menghubungi dokter?


Tidak, karena setelah saya kompres kondisinya makin membaik. Ucap Syifa dengan ramah


Syukur deh, oh yaa terimakasih yaa sudah merawatnya. Ini ada sedikit uang untuk kamu. Prislia menyodorkan uang lima ratus ribu untuknya.


Tidak usah ms lagian saya menolongnya dengan ikhlas.


Tidak apa-apa , kalian kan anak rantau pasti butuh banyak uang tidak apa-apa terima saja.


Humaira mengambilnya, Syifa lumanyankan dapat lima ratus, jadi bisa untuk bayar kos. ucap Humaira dengan merasa senang.


Prisilia langsung masuk kekamar untuk melihat Rahardian, Dian kemana? kok kamarnya kosong?


Dari tadi keluar belum balik , jelas Asyifa.

__ADS_1


Yasudah saya tunggu dia pulang saja.Ucap Prisilia sambil berjalan menuju ruang tamu.


Rahardian kembali dengan motor gedenya,


Diaan,,,, Prisilia memeluk Rahardian dengan penuh kecemasan.


Asyifa dan Humaira juga pergi keruang tamu,


Prisilia lagi-lagi memeluk Rahardian, saya khawatir banget loe,,, sama kamu, gimana kondisi sekarang apa sudah baikkan?


Asyifa dan Humaira menyaksikan adegan tersebut dengan perasaan kaget.merekapun saling berpandangan.


Syukur deh kalau gitu, oh yaa malam ini saya akan nginap disini yaa!


Boleh, supaya saya juga terhindar dari fitnah orang-orang yang hatinya suci. Ucap Rahardian dengan melihat ke arah Asyifa.


Asyifa merasa sangat jengkel iapun menuju kamar dan disusuli oleh Humaira.

__ADS_1


Sebenarnya ada apa diantara kalian Syifa, dari tadi saya amatin,kalau kalian dengan anak tante Yunda seperti ada sesuatu deh. Saya belum pernah dengar anak tante Yunda ngomong gitu.Tanya Humaira dengan penasaran.


Enggak ada sih, mungkin perasaan kamu saja yang berlebihan. Lagian kamu juga ngapain mikirin anak orang lain. Kamu fokusnya mikirian sahabat kamu sendiri, untuk cari kos dan kamu kembalikan uangnya ms kita. Ucap Asyifa dengan tersenyun padanya.


Tau ah gelap,,, tapi uangnya kalau kamu tidak mau biar untuk saya saja, hari gini dapat uang cuma-cuma siapa yang tidak mau.


Oh yaa Dian kamu hati-hati dengan anak angkat mama kamu, tadi saya ngetes dia sebagai ucapan terimakasih karena sudah membantu kamu.Trus saya memberi uang lima ratus ribu, dia kegirangan banget. Saya takut saja kalau nanti dia manfaatin uang ortu kamu.


Apa? kamu memberi dia uang! ngapain coba,Tanya Rahardian dengan wajah marah.


Iyaa saya cuman ngetes saja kok, apa dia matre atau gimana, tapi hasilnya yaa gitu. Ucap Prisilia dengan cuek.


Mau matre atau tidak , engga ada sangkut pautnya dengan saya. Satu lagi saya tidak mau dengar nama dia lagi.


Prisilia tersenyum dengan tingkah Rahardian. Dan mencubit pipinya, kamu ini bikin gemes saja yaa! bisa-bisanya ngambek sama adik angkat. Makanya kamu segera nikah , supaya mama kamu cepat dapat menantu.


Saya juga mau kok jadi menantu mama kamu.

__ADS_1


Kamu ini ada-ada saja, mana mau seorang artis papan atas plus dosen cantik , bersuamikan anggota yang sudah pasti sering ditinggal-tinggal.


Dian, kan kita bisa coba aja dulu, lagian kamu sendiri juga tau kalau saya sudah dari dulu suka sama kamu.


__ADS_2