
Asyifa menceritakan kejadian yang mereka alami dengan Ms Prisilia, sesekali iapun menitikan air mata karena baru kali ini dia difitnah dengan jelas didepan matanya. Ia tidak pernah menjumpai orang yang selicik Ms Prisilia.
Humaira benar-benar jengkel dengan apa yang ia dengar, Humaira makin geram mendengar cerita dari Syifa.
Syifa yang sabar yaa? ujian kamu selalu dengan Ms Prisil, andai kalian tidak menikah dengan Mas Dian pasti hidup kamu akan baik-baik saja. Ucap Humaira dengan memeluk sahabatnya.
Keduanyapun hanyut dalam melodrama.Kamu tenang saja mulai sekarang aku akan selalu memantau gerak gerik siperempuan licik itu.
Kamu juga harusnya biarin saja Ms Prisil mati disungai ngapain juga kamu tolongi dia. Ucap Humaira dengan jengkel.
Huss,,,, kamu ngomong apa sih,apapun perilakunya kita juga gak boleh niat yang gak baik gitu. Apalagi dia juga Dosen kita, walau kesel tapi gak boleh juga niat yang gak baik untuknya. Mungkin Ms Prisil terlalu mengaharapkan Mas Dian makanya beliau gak bis kontrol lagi diri.
Iyaaa kasian juga Ms Prisil dari SMA beliau sudah beberapa kali mengatakan cinta pada Mas Dian, bahkan puluhan surat yang ia tulis tidak pernah Mas Dian balas.
__ADS_1
Apa? Ms Prisil nulis surat untuk Mas Dian dan Mas Dian gak pernah respon apapun ? tanya Humaira sambil tertawa.
" Pantesan saja ditolak,ni orang suka nyosor aja, cewek itu harusnya terlihat elegant biar dilirik banyak cowok. Masak cewek yang nembak cowok, Humairapun makin kencang ketawanya.
Ms Prisil sedari tadi menguping obrolan Syifa dan Humaira makin jengkel.
Dasar kamu Humaira, awas saja apa yang akan saya lakukan pada kamu.Jadi surat yang saya tulis masih disimpan sama Dian, Dian harusnya kamu itu hampir jadi milik saya,harusnya sekarang kita sudah bahagia bersama. Ucap Ms Prisil dalam hati.
Ms Prisil meninggalkan tenda Asyifa dengan penuh kekesalan, Ia sangat jengkel dan makin marah pada Syifa dan Humaira.
Asyifa dan Humaira bergegas menuju ketempat perkumpulan.
Setelah beberapa menit mendengar arahan dari panitia, dan kesimpulanya dua jam lagi mereka akan dijemput dengan BUS kampus.
__ADS_1
Walau hanya beberapa hari, pengalaman yang mereka dapatkan sangat banyak, bahkan ada beberapa mahasiswa sudah terlihat akrab. Image Asyifa dimata teman-temanya sudah tidak bagus,ia dikenal dibeberapa mahasiswa seorang pendendam.
Syifa hanya berpasrah diri,karena dia berkomitmen " jika kita menebarkan kebaikan,ujung-ujungnya akan menuai kebaikan " ia tak perlu membela diri untuk terlihat benar, karena yang benar pasti selalu benar.
Humaira terus berbicara dengan Syifa,sedangkan Syifa sendiri tidak fokus mendengarnya.
Azhar melihat keduanyapun ikut nimbrung, Syifa yang sabar yaa? saya yakin walau kita tidak lama kenal tapi kamu bukan seperti yang mereka ceritakan. Ucap Azhar prihatin pada Syifa.
Terimakasih atas kepercayaanya, Insya Allah saya gak apa-apa kok, mungkin ini ujian kedewasaan saya. Ucap Syifa dengan tersenyum pada Azhar.
Mai,tanyaiin Syifa dong! apa dia sudah punya pacar apa belum? kalau belum boleh ni ngedaftar? Ucap Azhar dengan tersenyum kearah mereka.
Yeeee,,, Syifakan sudah punya suami. Ucap Humaira kecoplosan. Iapun menutup mulutnya serapat mungkin.
__ADS_1
Azhar bingung dengan ucapan Humaira dan mengernyitkan alis,,, Apa? "ucapnya ".