Love You Kapten

Love You Kapten
permintaan maaf Ms Prisilia


__ADS_3

Semua para mahasiswa/i menedengar dengan fokus, sesekali mereka bertanya. Tanpa disadari jam mata kuliah dengak Pak Azmi sudah selesai. Iapun keluar dari ruangan menuju kantornya.


Disini kita melihat orang-orang pintar semuanya yaa! padahal dosen kita ada yang tua dan muda, tapi ilmu mereka benar-benar luar biasa. Ucap Humaira pada Asyifa.


kita kepustaka yuk, ajak Asyifa dengan menarik tangan Humaira. Kita kekantin dulu dari tadi pagi saya belum makan.Ucap Humaira


Yasudah yuk kekantin saya juga belum makan apaapa tadi pagi.Ucap Asyifa kembali


Mereka berjalan menunju kantin, tiba-tiba ada kaka kelas mengatakan pada Asyifa, kamu bukannya cewek yang ditampar sama Ms Prisilia, karena berciuman dikampus, ucapnya judes.


Asyifa dilihatin oleh anak-anak jurusan yang lain, karena mereka perginya dikantin induk kantin yang dekat dengan BIRO.


Humaira tidak terima karena temannya diejek iapun memarahi kakak letingnya. Hey jangan asal nuduh yaa! Syifa bukan cewek gampangan, jangankan ciuman pacara saja dia paling anti. Ucap Humaira dengan wajah yang merah.


Alah jangan sok suci deh kamu, kalau tidak percaya tanya saja sama dia, apa Ms Prisilia menampar dia kemaren?


Asyifa hanya terdiam, Humaira menarik tangan Asyifa. Gara-gara kamu mood kami kekantin jadi hilang.

__ADS_1


Huuuuuuu,,,, seisi ruangan jadi ricuh menyaksikan adegan tadi.


Syifa, sebenarnya apa yang terjadi? apa benar Ms Prisilia menampar kamu? Tanya dengan kesal


Iyaa Mai, tapi tidak seperti yang kamu dengar.


iyaaa,,,saya juga percaya pada kamu, kamu tidak mungkin melakukan hal tidak terpuji.


Asyifa menceritakan semua kronologi yang terjadi padanya.


Biarin pada liatin, mau salah paham atau bukan intinya Ms Prisilia main tampar sembarangan, itu sudah melanggar HAM, kalau kita mengadu Ms Prisilia pasti kena sangsi. Jelas Humaira sambil melepaskan pelukkanya.


Udah aaah, lagian saya tidak mau memperpanjang urusan , saya hanya berdoa semoga dijauhkan dari orang-orang yang suka salah paham.Ucap Asyifa dengan tersenyum


Salut, deh punya teman sebaik dan sesabar kamu, coba kalau posisi kamu itu saya, pasti saya akan membalas tampar kembali. Ucap Humaira yang masih kesal.


Tiba-tiba mereka berpas-pasan dengan Ms Prisilia.

__ADS_1


Humaira menarik tangan Asyifa denga berjalan seolah-olah tidak melihat Ms Prisilia.


Syifa tunggu, ucapnya dengan sopan. Oh yaa maaf atas kesalah pahaman kemarin yaa! saya tidak tau kalian sedang berbicara serius.


Iyaa Ms tidak apa-apa, lagian itu hanya salah paham saja. Ucap Asyifa


Ya sudah kalian boleh pergi ucapnya.


Huuh dasar tidak punya hati, minta maaf saja ucapanya sangat pelit.bukan merasa bersalah lagi, Humaira masih marah melihat Ms Prisilia.


Mai sudah saya sudah bilang kalau itu hanya salah paham saja. kenapa kamu harus benci dengan Ms Prisil, pokoknya saya tidak mau dengar lagi masalah itu.


Asyifa dan Humaira menuju kepustaka, Asyifa duduk dibangku kosong, sedangkan Humaira lebih memilih rak yang berisi Novel.


Asyifa mulai fokus dengan bacaanya, ia tidak sadar para Mahasiswa lalu lalang bertukar keluar masuk.


Pak Azmi tepat duduk dihadapannya, sedang membaca buku-buku agama. Dari kejauhan ia memehatikan Asyifa, bahkan auranya sedang membaca buku saja sudah terpancar.

__ADS_1


__ADS_2