
Tapi banyak kok anak-anak teman abi yang dari IAIN yang melakukan nikah muda, mereka juga bahagia dan mencegah dari zina.
Iyaa bi, umi dapat ide,bagaimana kalau mereka kita nikahkan tapi dengan syarat Asyifa tidak boleh diganggu dulu oleh suaminya, hmmm jangan punya anak dulu. Asyifa tetap kuliah seperti biasa dan mereka biaa tinggal serumah, sekarang kan zaman canggih banyak alat kontrasepsi penundaan kehamilan kan?
Astaqfirullah Umi, umi ini ngomong apa sih? kok makin ngawur, Umi tau kan ucapan umi itu salab besar dalam islam! kalau kita sudah siap menikahkan anak-anak kita, setelah ijab qabul, anak kita milik suaminya.Jelas Abi Asyifa dengan memberi ceramah untuk umi Asyifa.
Iyaa paah, umi tau! umi takut kita disini fokus cari uang untuk pendidikan anak kita, ujung-ujungnya hamil diluar nikah. Astaqfirullah
iyaa sudah umi, dari pada umi dan abi kepikiran lebih baik kita menikahkan saja anak kita sebelum terlambat. Lagian asyifa juga dilamar oleh keluarga yang baik.
Asyifa kuliah memasuki semester dua, perjalananya menimba ilmu masih sangat minim bi yaa?
Udah umi, jangan merasa gelisah begitu, lebih baik dilamar dari pada kalau sudah terjadi sesuatu hal yang diluar dugaan kita pilih yang mana coba.
Lagian umi bilang yang suka pertama anak kita bukan anaknya teman Umi, untung saja cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.
Iyaa bi,,,umi dapat kabar itu dari Yunda, dia menceritakan sejak hari pertama tinggal dirumah Yunda Asyifa jatuh cinta pada pandangan pertama.
__ADS_1
Beralti sudah jelaskan? sekarang, Umi telfon kesana dan atur waktu untuk pernikahan mereka, hal yang baik itu harus dipercepat jangan ditunda-tunda.
Iya abi,apa kita harus tanyakan lagi pada Syifa sebelum umi menelfon yunda?
Kalau umi belum yakin, umi bisa tunggu Syifa tiba disini.
Yasudah abi balik dulu yaa? karena ada janji dengan teman Abi.
Assalamualaikum
waalaikumssalam bi.
Assalamualaikum umiiiii, ucap Asyifa sambil berlari kearah uminya dan memeluk uminya.
Syifa,,,,Umi kanget banget sama kamu nak? gimana kuliah disana?
Alhamdulillah lancar mii,, Asyifa memberi hasil nilai semester pertamanya disecarik kertas.
__ADS_1
Alhamdulillah sayang umi senang melihat hasil nilai kamu! pertahankan terus nilainya nak yaa?
Insya Allah iyaa umi.
Ya sudah kamu ganti baju dulu dan istirahat dulu setelah it baru kita ngobrol banyak nak yaaa?
Iyaaa umiku cintaaa ,,,Asyifa memeluk erat Uminya dan pergi kekamar untuk mengantikan pakainya, ia memakai baju piya berlengan pendek. Iapun beristirahat merebahkan badannya yang kelalahan dalam pesawat.
Baru saja diomongin , Asyifanya sudah dirumah. Ya Allah Syifa yang dilamar kenapa hati saya yang cemas yaa! ucap Uminya sambil menyapu didepan rumah.
Asyifa melihat adik kecilnya yang terlelap tidur, iapun mencubit hidung adiknya saking gemas dan ridu pada adiknya.
Adik Asyifa menangis dan langsung bangun, umi Asyifa berlari kekamarnya dan melihat Syifa mengendong adiknya.
Umi,,, ucap Syifa dengan tersenyum, kamu sudah tau adiknya lagi tidur digangguin. Ucap Uminya kesal,habis Syifa kangen sama dedek Umi.
Ya sudah Umi lanjut menyapu dulu, oh yaa nanti magrib Syifa duduk dulu sama abi dan umi yaa? ada hal penting yang harus kami bicarakan.
__ADS_1
Iyaa umiiii,okee ucap Syifa dengan pecicilan.