
Mai,besok temanin saya lihat-lihat kos yaa!
Maak maak,maksud kamu, kamu mau pindah dari rumah ini?
Iyaa,,,
Bagaimana dengan tante Yunda? apa bliau sudah tau?
Belum, tapi saya tidak mau lama lagi disini.
Ya Allah Syifa gitu aja kamu sudah parno, kamu tidak tau kota metropolitan yaa? disini ciuman, pegangan tangan itu hal yang wajar. Apalagi kejadian yang kamu alami, murni tanpa unsur sengaja bahkan kamu sudah berperan menolomg orang dari maut. Harusnya kamu bangga karena belum jadi dokter saja kamu sudah mempraktik ilmu yang kita pelajari. Jelas Humaira karena merasa kesal atas alasan pindah kekos dari sahabatnya.
Terserah kamu mau bilang apapun, pokoknya saya besok akan cari kos baru.
__ADS_1
Oke oke,,, terserah kamu saja, gimana baiknya sama kamu! sudah dikasih rumah mewah dan orang-orang yang baik , malah milih tempat kos yang belum jelas keamananya.
Kok kamu yang marah sih, bukannya ngedukung saya malah membuat saya merasa bersalah.
Yaa jelas saya marah, karena posisi yang kamu dapatkan disini belum tentu anak-anak lain bisa seperti kamu, bahkan saya iri lihat kamu punya mama angkat dikota orang, dikota dimana kita beli apapun, tapi kamu disini bisa memakai fasilitas yang mewah, mau makan apa saja bisa tinggal ambil dan masak.
Asyifa meneteskan air matanya,,,
Mai, sebenarnya saya bukan sedih atas ucapanmu, tapi saya pribadi benar-benar tidak nyaman serumah dengan yang bukan mahram, andai Abi Umi tau kalau tante Yunda tidak disini pasti jauh-jauh hari mereka akan meminta saya untuk cari kos lain. Saya tidak bilang pada mereka takut mereka khawatir, saya pikir jika tinggal berdua dengan anak tante Yunda saya bisa ajak kamu nginap disini, tapi kejadian-kejadian yang menimpa pada kami benar-benar membuat saya tidak nyaman.
Iyaa maafin saya atas kata-kata tadi, sekarang saya bisa paham dengan keyakinan yang kamu tanam pada jati dirimu. Beruntungnya laki-laki yang menjadi suamimu kelak, karena kamu benar-benar menjaga diri dari yang bukan mahramu.Maafin saya sekali lagi yaa! saya janji besok akan temanin kamu untuk menjumpai bapak kos baru kamu.
Terimakasih Mai atas pengertiannya, merekapun saling berpelukan. Yasudah sekarang kamu telfon Abi Umi kamu.
__ADS_1
Iyaa,,,
Asyifa pun segera menelfon Abinya diaceh,dan mencerikan kalau tante Yunda diluar kota, dan ia tinggal dengan anaknya tante Yunda.
Asyifa, kalau itu alasan kamu pindah kekos baru, Abi dan Umi sangat setuju dengan pendapatmu, tandanya anak Abi sudah dewasa dalam menjaga diri. Tapi kalau nanti tante Yunda pulang kalau kamu diminta lagi tinggal dengan bliau, itu terserah kamu nak, mau tinggal boleh tidak tinggal juga boleh.
Iyaa Abi, nanti sesekali Syifa akan kesana untuk jenguk tante Yunda. Abi salam untuk Umi yaa! Assalamualaikum
Humaira sangat menyesal karena mengganggap kalau Asyifa berlebihan, tapi setelah mendengat nasehat untuk Asyifa dari Abinya , Humaira merasa malu pada diri sendiri, selama ini Humaira berteman dengan teman yang sholeha.
Syifa,,, Humaira memeluk Syifa dengan manja. Ternyata selama ini saya berteman dengan ustzah.Ucapnya dengan tersenyum
Kan kan,mulai deh lebaynya, ucap Asyifa dengan tersenyum.
__ADS_1