Love You Kapten

Love You Kapten
Ms Prisilia juga dosen kami


__ADS_3

Ia mendengar lantunan yang dibacakan ayat Al quran tidak asing ditelinganya,tapi ia tidak tau siapa yang jadi imam shalatnya.


Usai shalat berjamaah mereka saling memuji , memang Dian itu idaman seluruh anak kampus yaa? sudah ganteng,pintar udah gitu bisa jadi imam sholat lagi. Ucap para mahasiswi dengan teman-teman lainya.


Asyifa melihat sosok laki-laki yang mereka bicarakan itu Dian yang mana, tenyata Dian yang mereka bicarakan itu adalah suaminya sendiri.


Pasti beruntung banget yang macari Dian, bahkan mereka saling berdoa untuk bisa jadi pacar Mas Dian.


Asyifa sangat kaget suaminya menjadi idaman setiap para perempuan. Bahkan mereka begitu terbuka mendoakan dan membicarakan didepanya. Asyifa mulai disuruti api cemburu, Mas Dian sudah punya pacar ucapnya tanpa mengenal siapapun diantara mereka.


"Semua mata tertuju kearahnya"


Maksud saya, dengan wajah ganteng bagitu gak mungkin tidak ada pacar kan? Ucap Syifa ditengah-tengah kesunyian suara.


Kamu kalau ngomong jangan jujur banget,jadinya kami mudah patah hati,biarkan para jomblowati berkhayalan sesuai imajinasi kami. Ucap mereka dengan nada merengek dan tersenyum kearah Syifa.

__ADS_1


Asyifa ikut tersenyum karena walau ia tidak mengenal Syifa tapi seperti sudah berteman lama. Iapun melihat kekompakan yang mereka bangun sangat terlihat.Ia merasakan perbedaan dengan teman-temanya dikedokteran mereka lebih memilih berteman berkelompok atau geng yang sesuai dengan kekayaan.


Disini mereka tidak ada perbedaan antara kakak leting dan adik leting,semua sama.


Pantesan Mas Dian terlibat bantak diacara yang sedang mereka jalani sekarang. Ucapnya dalam hati.


heeey,kita dari tadi asyik ngobrol sampe-sampe Rita yang berhasil ngomong sama Dian ucap salah satu dari mereka menunjukkan temannya yang sedang berbicara dengan Dian.


Semuanyapun ikut cemburu, melihat Rita ngobrol santai dengan Dian.


Asyifa hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku teman-teman suaminya. Ia cukup hanya diam dan tak perlu berkata apa-apa,karena kalau ia salah-salah bicara pasti para Fans Mas Dian tidak akan tinggal diam. Ia juga tau kalau dirinya bakal diusir dari sini.


Ya sudah saya pamit dulu yaa? terimaksih semua atas kebaikan kalian? Ucap Syifa dengan sopan.


Mereka tidak mengubris perkataan Syifa karena mereka sedang terlena dengan wajah gantengnya Dian.

__ADS_1


Asyifa berjalan ketenda, Mas Dian melihat kearah Syifa ia bingung apa yang ia lihat itu halusinasi atau benaran Syifa.


Dianpun meninggalkan tempat yang mereka shalat berjamaah dan teman-temannya,ia ingin memastikan kalau matanya tidak salah lihat atau dirinya memang sedang merindukan sosok istrinya.


Syifa ucapnya.


"Tiba-tiba gadis lain yang menoleh" Maaf nama saya meri bukan Syifa?


Oh yaaa! maaf,maaf Ucap Dian dan menuju kearah tendanya.


Asyifa berjalan lebih cepat karena melihat seseorang ditenda melambaikan tangan padanya.


Ms Prisilia tadi meninggalkan tenda,saya sudah bilang untuk istirahat saja dulu. Tapi beliau tidak mau dengar dan langsung pergi dari sini.


Oh,,,ya sudah tidak apa-apa? yang penting beliau sudah baikan. Terinakasih banyak yaa? atas semua kebaikan yang kalian lakukan,semoga Allah membalas semua kebaikan kalian. Ucap Syifa dengan ramah pada beberapa kaka leting yang didalam tenda.

__ADS_1


Mereka saling tersenyum,itu tugas kita bersama, Ms Prisilia juga dosen kami.


__ADS_2