Love You Kapten

Love You Kapten
Dua gelas Susu


__ADS_3

Tuntun? Rahardian mengeryitkan alisnya


Iyaa, ternyata kamu masih sama seperti yang dulu yaa? polos dan sok polos. Ucap Prisilia sambil tertawa.


Apaan sih,,, oh yaa dalam rangka apa kamu kesini?


hmm,,, biasa saya lagi bosan, gimana kalau malam ini kita ke kafe.Sekalian jumpa teman-teman SMA kita.


Boleh-boleh,,, tapi saya ada jadwal ni, tidak lama sih hanya perlu waktu tiga puluh menit. Kamu mau tunggu atau ikut dengan saya. Ohya kamu naik apa kesini? diantarin atau naik mobil?


Mobil,,,,


Ya sudah saya nebeng sama kamu saja yaa?


haah? bukan naik moge kamu saja? tanya Prisilia dengan berharap untuk naik boncengan moge.


Gak ah, enakan naik mobil artis bisa terkenal. Candanya dengan tersenyum.

__ADS_1


Merekapun pergi dengan mengendarain mobil Camry Prisilia. Dalam perjalanan mereka asik dengan cerita-cerita masa SMAnya.


Dian saya nanya serius ni, apa kamu sudah ada calon?


Hello,,, baru jumpa sehari kamu udah kepo banget ya tentang saya. Ucap Rahdian dengan tersenyum.


Masalah jodoh saya serahin saja ke Mama, kalau Mama sudah cocok saya ikut saja. jelasnya dengan serius.


Kalau tante Yunda ngejodohin kita ,apa kamu juga ikut apa kata tante Yunda!


Waaw ,,,, salut deh, masih ada yaa zaman sekarang cowok penurut begitu. Semoga saja tante Yunda memilih saya sebagai istri kamu? ucapnya sambil tersenyum.


Oh yaa , pandai-padai kamu saja deh ambil hati Mama. Ucap Rahardian sambil tersenyum.


Setelah berjumpa dengan clien merekapun berpamitan dan langsung menuju ke kafe yang sudah mereka janjikan dengan teman-teman lamanya.


Saking asyiknya mengobrol Rahardian melirik jam dihpnya. Ya Allah sudah jam tiga besok saya masuk pagi.Ucapnya kaget,,,

__ADS_1


Sil, cabut yuks,,, udah telat nie.


Tanggung banget loe yan, bentar lagi juga mau pagi? iyaaa nie jawab teman-teman yang lain.


Tidak bisa nie, karena besok pagi adalah jadwal inti. Yuk Prisil,,, merekapun berpamitan pada teman-temannya dan menuju pada mobil. Dalam perjalanan keduanya saling bercerita tentang kelucuan para teman-temannya. Tenyata umur saja yang beda, yang lain masih tetap sama yaa. Tidak ada yang berubah diantara mereka. Ucap Rahadian pada Prisilia.


Tiba dirumah Rahardian langsung memarkirkan mobil Prisilia dan ia juga menunjukkan kamar tamu disamping kamarnya Asyifa. Ohyaa kamu nginap saja disini yaa karena udah larut malam saya tidak mau nanti kamu ketiduran lagi berkendaraan.


Oke,,, Night Diaaan ucap Prisilia dan langsung merebahkan badan dikasurnya.


Rahardian mengambil wudhuk dan shalat insya, setelah selesai shalat iapun memejamkan matanya untuk beberapa jam sebelum azan subuh.


Suara Azan subuh mulai terdengar, Asyifa bangun dan segera menunaikan shalat subuh, setelah siap shalat dan mengaji ia menuju kedapur untuk memasak sarapan pagi. Ia mengambil beberapa potong roti untuk membuat kue yang isi dalamnya selai, beserta dua gelas susu hangat.


Setelah semua terhidang diatas meja Asyifa langsung sarapan pagi dan langsung menuju kekampus.


Rahardia talat bangun hingga tidak ada waktu untuk sarapan pagi ia hanya sempat minum susu dan langsung menuju kekampus. Di kaca Spion ia melihat Asyifa berjalan kaki sendirian.

__ADS_1


__ADS_2