Love You Kapten

Love You Kapten
Rahardian mengabulkan keinginan Mamanya


__ADS_3

Rahardian berpaku tangan dengan kepala menunduk, ia menyesali karena telah menjawab dengan kasar hingga membuat ibunya jatuh pingsan.


Syifa memberanikan diri dan mengatakan, tante yunda tidak apa-apa, bentar lagi juga sadar, oh yaa kalau beliau sudah sadar segera kasih air yaa? agar tidak dehidrasi. iapun pamit untuk keluar kamar.


Syifa,,, ucap Rahadian.


Terimaksih yaa,,,


Syifapun menghentikan langkahnya,iapun berjalan kembali.


Ia merasa sangat senang dengan satu ucapan terimakasih dari sosok laki-laki yang membuatnya jatuh cinta.


Setelah airnya dibawakan oleh bik inah, tiba-tiba Mamanya sadar. Rahardian langsung memberi air minum dan mengosok minyak kayu putih dihidung dan dikening mamanya.


Alhamdulillah nyonya sudah sadar,


Bik inah, bisa keluar bentar? ucap Rahardian


iyaa nak rahardian ucapnya sambil keluar kamar dengan rasa penasarannya.


Rahadian memegang tangan mamanya, maa,,,maafin sifat saya tadi yaa? mungkin kata-kata saya tadi tidak pantas saya ucapkan.

__ADS_1


iyaa sayang, mama juga minta maaf, tidak bertaya dulu pendapat kamu, seharusnya mama juga mikir perasaan kamu!


iyaa maa tidak apa-apa, kalau menurut mama itu yang terbaik, saya akan penuhi keinginan mama. Ucapnya sambil memegang tangan mamanya.


Serius nak? apa mama tidak salah dengar?


apa tandanya kamu serius untuk mama jodohkan kalian berdua?


Rahardian mengangguk, mamanyapun memeluknya dengan menangis terharu.


Tapi nak, mama juga belum pastikan apakah keluarganya akan setuju untuk hubungan ini, karena keluarga mereka juga menginginkan Syifa diwisuda baru mikirin pernikahan, apalagi dia masih semester satu!


Ya Allah, senang banget rasanya, baru kali ini saya merasakan seorang ibu yang didengar omongan dari anaknya. Selama ini ia terasa jauh bagi saya.Alhamdulillah ya Allah, semoga saja keluarga Syifa merestui hubungan mereka.


ketika melewati kamarnya ia melihat kamar Asyifa tidak tertutup rapat,ia melihat Syifa sedang mengaji dengan balutan mukena warna putih dan wajahnya yang bersih nan manis. membuat Rahardian menyadari bahwa perempuan yang mencintainya sangatlah cantik.


Iapun baru menyadarinya,kalau selama ini dirumahnya ada bidadari sholeha,yang dikirim oleh Allah untuknya.


Nak rahardian? bagaimana kabar nyonya apakah beliau baik-baik saja?


suara bik inah membuat jantungnya copot, bahkan suaranya lebih nyaring dari pada anggota militer lainnya.

__ADS_1


eeh iyaa bik,,mama udah baikan,kalau bik inah mau kesana saya titip mama yaa. Ucapnya dan langsung berlari kedalam kamar ,karena ia menyadari kalau Ayifa keluar kamar karena mendengar suara bik inah.


Asyifa keluar kamar dan menjumpai bik inah,Bik gimana tante yunda sudah siuman?


Udah Syifa,yuk kita kesana untuk melihat kondisinya. Merekapun kekamar dan melihat nyonya yunda sedang berberes-beres dengan kopernya.


nyonya ,nyonya mau kemana?bukankah nyonya masih sakit.


iyaa bik,,kan sakitnya tadi,nih buktinya saya sudah sehat, ucap nyonya yunda sambil berputar kiri kanan dengan wajah tersenyum.


Syifa kamu sudah siap?


haah,,,kemana tante?


iyaa kan kita mau kepuncak sebentar lagi, Bikinah juga ikut yaa?


Tapi nyonya kan baru sembuh,kenapa tidak istirahat saja dulu!


iyaa saya akan istirahat disana bik inah.


iyaa tante, kondisi tante masih belum stabil,gimana kalau tante istirahat saja .

__ADS_1


__ADS_2