Love You Kapten

Love You Kapten
kemah


__ADS_3

Asyifa dan Humaira saling tersenyum seolah-olah lagi serius mendengar apa yang disampaikan komtingnya.


Sang Panita mengumumkan untuk berkumpul didepan kampus, para Mahasiswa/i berdatangan diarea kampus.


Ketua Panitia membacakan siapa saja dosen-dosen yang terlibat diacara tersebut.


Ms Prisilia dan Pak Azmi juga ada didaftar nama tersebut.


Syifa, apa kamu tetap mau ikut? ucap Humaira menyakinkan Asyifa, karena ia tau sejak daftar nama-nama yang disebut disana wajah Syifa jadi murung dan gelisah.


Iyaa Mai , ikut dong ucapnya dengan tersenyum.


Oke, ya sudah yuk kita langsung naik Busnya. ajak Humaira.


Dalam perjalanan para Mahasiswa asik dengan nyanyian-nyanyiannya karena ada beberapa disana membawa gitar. Dalam mobil yang mereka tumpangi sangat ribut hingga tidak ada yang tertidur.

__ADS_1


Humaira asik berbica dengan teman-temanya yang lain.Sedangkan Asyifa masih memikirkan kejadian yang ia alami dengan Mas Dian, sesekali ia tersenyum dan sesakali iapun merasa kesal pada dirinya sendiri.


Pak Azmi melihat kearah Asyifa iapun mencoba berdiri disamping kursi yang ia duduki.


Humaira langsung memasang badan, Pak bapak duduk dibangku kosong disana saja karena bapak dosen kami, Ucap Humaira dengan tersenyum.


Pak Azmi pun dipersilahkan duduk oleh salah satu mahasiswa yang duduk dekat dengan pintu masuk.


Pak Azmi menuruti tanpa berkata apapun.


Setalah melewati beberapa jam, tibalah kelokasi yang mereka tuju, walau suasana malam pemandangan yang begitu indah dan dipenuhi bintang-bintang kelap kelip membuat para mahasiswa takjub dengan lokasi yang dipilih oleg kakak senior, bahkan mereka asik berfoto-foto.


Seperti biasa komting dan asistenya memanggil absen untuk mengecek apakah semua mahasiswa/i yang ikut sudah hadir.


Ms Prisilia memanggil Asyifa untuk menjumpai dirinya.

__ADS_1


Asyifa mengampiri tenda Ms Prisil,


Syifa, mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini. Tapi saya mau kamu menjauh dari kehidupan Dian, karena sama saja lambat laun kalian juga akan berpisah,karena kamu mengunakan kelicikan untuk mendapatkan Dian.


Maaf Miss, kami dijodohkan oleh kedua orang tua kami, dan satu lagi Mas Dian bukan barang yang bisa direbut,Beliau adalah imam saya dunia akhirat. Saya akan mendoakan semoga Ms kelak mendapatkan pasangan yang sesuai dengan Ms. Ayifa pergi meninggalkan Ms


Dasar perempuan ganjen, bicaranya sok bijak, sudah jelas-jelas perebut pacar orang. Masih ngomong begitu. Syifa kamu sudah mulai menghitung mundur dari sekarang, saya bukan perempuan yang mudah menyerah, apalagi ini menyangkut cinta pertama saya. Ucapnya dengan kesal.


Ms Prisiliaaa,,, sebelumnya mohon maaf, saya sudah mendengar percakapan kalian. Setelah saya mencermati masalah kita sama, bedanya saya tidak seberani Ms.


Jujur, andai Syifa tidak dijodohkan mungkin kami akan menikah diakhir kuliahnya Syifa, tapi sekarang sudah tidak sinkron dengan apa yang kami planing.


lebih baik kita ikhlaskan saja mereka berjodohan. Jelasnya dengan tersenyum.


Maaf pak Azmi anda salah orang, saya bukan tipikal perempuan yang mudah mengalah, saya perempuan yang penuh semanggat dalam hal apapun.pantang bagi saya pulang dengan tangan kosong, Apalagi Syifa anak kuliahan yang masih pemula dalam kuliah. Pak Azmi kalau mau menyerah silahkan, tapi jangan libatkan saya.

__ADS_1


Pak Azmi hanya tersenyum, dan ia bisa paham kalau Prisilia benar-benar patah hati seperti yang ia rasakan.


__ADS_2