
Suara pengajian sebelum azan magrib mulai terdengar Asyifa dan Rahardian saling menatap. Mereka tidak sadar kalau mereka sudah terlalu lama dalam mengajar.
Tiba-tiba istrinya pak jasafat pulang dengan membawa gorengan dan disuguhkan untuk makan bersama.
Maaf bu, saya harus pamit pulang karena udah mau Azan magrib ucapnya dengan sopan.
Iyaa saya juga pamit dulu, cuaca juga mendung. Ucap Rahardian
Yaudah kalau begitu! ini gorengannya kalian bawa pulang saja yaa! istri pak Jasafat membukus gorengan dan dibagikan untuk Asyifa dan Rahardian.
Kebiasaan Asyifa selalu toledor dia lupa ngecas jp hpnya mati total. Dia mengambil nomor hp kakak kosnya.
Rahardian menghidupkan motor gedenya untuk segera menancap gas.
Mas, boleh pinjam hp sebentar?
__ADS_1
Rahardianpun memberi hpnya!
Tanpa disadari telinga Asyifa mengenai spiker hingga suara yang di telfon terdengar jelas pada Rahardian.
Maaf Syifa saya sudah dikos, lagian kamu juga telfonnya magrib gini. Maaf yaa tidak bisa jemput kamu.
Asyifa memberikan ponselnya Rahardian dengan wajah sedikit kesal, ia kesal karena tidak bisa mengatur waktu ketika mengajari anak pak Dosenya.
Ya sudah kalau kamu mau! naik sama saya saja lagian juga mau hujan ni!
Tiba diperjalanan Hujanpun sudah tidak terbendung, Asyifa dan Rahardian basah kuyup. bahkan jalan yang mereka lewati mulai gelap. Syifa kita pulang kerumah saya aja dulu yaa! karena saya tidak sempat lagi ngantarin kamu kekos.
Asyifa hanya bisa mengiyakan ajakan Rahardian,dan mereka sama-sama pulang kerumah.
Tiba dirumah Asyifa dan Rahardian sama-sama menuju kamar mandi. Asyifa lupa kalau lemarinya kosong. Setelah selesai mandi, Asyifa membuka pintu kamar mandi, ia melihat baju gamis dan jelbab beserta mukena katun rayon putih polos.ia melihat secarik kertas yang bertulisan "ni punya mamah, pakai saja karena baju kamu sudah basah ".
__ADS_1
Anak tante Yunda baik juga ya! ngapain juga saya muji dia, dia aja sama pacarnya sudah membuat saya malu dikampus. Dengan Pdnya dia mengatakan didepan saya kalau saya suka padanya. Itukan dulu sebelum saya melihat kekurangannya bukan yang sekarang. Ucap Asyifa dengan berbicara sendiri.
Asyifa keluar kamar untuk memesan mobil Grab, Mas Dian terimakasih atas bantuanya mau pulang kekos lagi. Ucap Asyifa pada Rahardian yang sedang makan Gorengan.
Rahardian terdiam, Asyifapun keluar rumah menunggu jemputan.
Mobil Grab sudah didepan, Rahardian menyodorkan payung padanya, pakai saja ini! kapan-kapan kamu kembaliin sendiri pada mamah. Ucapnya dan menutup pintu rumah.
Asyifa mengambil payung dan berlari menuju mobil. Kalau tidak hujan dia bisa pulanh dengan kaki, karena jarak kosnya dengan tante Yunda tidak jauh.
Sampai digerbang Asyifapun masuk dengan dibukakan kunci oleh penjaga kos dengan mengunakan mantel. Terimakasih pak, ucap Asyifa dan memberi gorengan untuk bapak tersebut. Sama-sama neng, terimaksih juga gorengannya, hujan-hujan gini emang mantap makan yang ginian.Jelasnya dengan kegirangan
Asyifa tersenyum dan berjalan kearah pintu kamar kos. Azan Insyapun mulai terdengar, iapun mengambil mukena dan bergegas untuk kemushala.
Pak Azmi melihat Asyifa dari kejauhan, tersenyum karena Asyifa terlihat anggun dan imut dimatanya.
__ADS_1
Astaqfirullah, astaqfirullah ucapnya sambil menundukkan pandangan.Pak Azmi mengambil tasbih dan mempercepat Dzikirnya.