Maaf Atas Dustaku

Maaf Atas Dustaku
Bab 33 Cinta Membawa Maut


__ADS_3

"Kalian lama sekali...Sasha bosan dalam kamar terus jadi Sasha keluar dan bobo di sofa." Kata Sasha lagi.


Lalu matanya memandang ke sekelilingnya mencari sesuatu.


"Apa yang kamu cari Sasha??" tanya ibunya.


"Ibu Rani...!!" ucap Sasha.


"Ibu Rani siapa??" tanya ibu Ratna.


"Sekretaris di tempat Sasha bekerja dulu!!" kata Sasha.


"Ooh jadi tadi cuma mimpi tho...mimpi yang aneh!!" batin Sasha.


**********


"Ada apa kamu menemui aku lagi, Rani?? bukankah kamu bilang aku ini hanya pecundang, manusia bodoh, pengemis cinta yang miskin?? aku sudah berusaha menjauhi kehidupanmu dan Alfath Alfredo lalu mengapa sekarang kamu mau mencariku?? mau menghina dan merendahkan aku lagi??"


Leonel Setiawan, Alfath Alfredo dan Mutia Maharani berkawan semenjak mereka kecil. Hanya perbedaannya, Leonel dilahirkan dari keluarga sederhana.


Pertemanan mereka hingga mereka dewasa. Tak ada seorangpun yang tau begitupun Alfath bahwa Leonel juga menaruh hati pada Rani.


Tetapi demi persahabatan dia harus merelakan Rani bertunangan dengan Alfath walaupun mereka berdua juga bermain api di belakang Alfath.


Karena kecerdasannya, Leonel mendapatkan beasiswa dan kini dia bekerja di perusahaan ayah Alfath di Aussie.


Hubungan baik mereka tetap berlanjut, juga perselingkuhan Rani dan Leonel saat Alfath tak ada.


Hingga hubungan pertemanan mereka harus hancur saat Alfath memergoki Rani dan Leonel berciuman.


Butuh waktu yang lama bagi Alfath untuk bisa mempercayai dan menerima Rani kembali sebagai tunangannya itupun karena Alfath tak mau merusak hubungan pertemanan orang tua mereka.


Itu sebabnya Alfath tak kunjung menikahi Rani. Karena rasa trauma di hatinya akibat perselingkuhan Rani dan Leonel.


"Leon...aku mau minta tolong padamu...aku tidak tau mau minta tolong pada siapa lagi!!" Isak tangis Rani selalu berhasil meluluhkan hati Leonel.


"Apa yang aku bisa bantu untukmu, Rani??" tanya Leonel.


"Tidurlah denganku, aku mau seorang anak agar aku bisa menikah dengan Alfath, aku lelah menunggu agar Alfath mau menikahiku tapi tak kunjung menikahiku juga.


Mendengar itu Leonel jadi bergeming.


"Setelah aku menidurimu terus apa yang akan kamu lakukan selanjutnya??" tanya Leonel.


"Aku akan menjebak Alfath agar dia mau menikah denganku!!" kata Rani mantap.

__ADS_1


Lalu pertemuan demi pertemuan terjadi di belakang Alfath sampai Leonel juga ikut pindah ke Indonesia.


Sampai akhirnya Alfath jatuh cinta pada Sasha tetapi di saat Sasha sudah menikah dengan Yusuf Darmawan.


Sampai suatu hari....


"Leon...aku hamil!!" kata Rani pada Leonel.


"Bagus dong...jadi tinggal kamu jebak Alfath agar mau menikahimu!!" kata Leonel santai.


"Jika Alfath tak bisa kujebak dan tetap tidak mau menikahiku bagaimana, Leon??" tanya Rani.


"Ya kamu berusaha lebih keras dong agar Alfath mau menikahimu waktu itu kan kamu minta tolong padaku untuk tidur denganmu sampai kamu hamil kan??" kata Leonel.


"Seandainya Alfath tak mau menikahiku apakah kamu akan bertanggung jawab atas bayi yang aku kandung, Leon??" tanya Rani.


"Maaf Ran, awalnya aku memang akan bertanggung jawab jika suatu hari kamu hamil anakku, tetapi karena melihat obsesimu hanya untuk mendapatkan Alfath dan Alfath saja, maka aku lebih baik memilih mundur dari pada aku sakit hati lagi!!" kata Leonel.


"Sekarang kamu uruslah urusanmu, kita anggap saja kita berdua tak saling mengenal, anggaplah hubungan kita ini berdasarkan atas dasar suka sama suka!!" lalu Leonel pergi meninggalkan Rani pergi lagi ke Aussie dengan perasaan sedih, kecewa dan marah yang bergumpal menjadi satu.


Dan tepat seperti dugaan Rani bahwa Alfath tetap tak mau menikahinya karena Alfath saat itu juga bimbang, pertama karena dia memang tak lagi mencintai Rani sejak lama dan sejak setahun saat Sasha bekerja di perusahaannya dia telah jatuh cinta pada wanita bersuami itu dan nekad memper*kosanya di malam itu.


Lalu bertepatan juga dengan Rani yang bunuh diri karena kecewa pada hidupnya dan orang-orang di sekitarnya.


********


Jujur sebenarnya dia sangat mencintai teman masa kecilnya itu, dia tau Rani hamil anaknya, dia bahagia berharap pandangan Rani padanya akan berubah dan mau menikah dengannya demi bayi yang dia kandung, tetapi kenyataannya Rani tetap bersikukuh untuk tetap bersama Alfath.


Akhirnya Leonel lelah...dia menyerah pada keadaannya dan akhirnya melepaskan Rani pada keinginannya.


Tapi siapa menyangka Rani malah mengakhiri hidupnya sendiri membuat Leonel juga jadi terpukul dan merasa sangat bersalah.


"Rani....apa sebenarnya salahku padamu??" apa karena keluarga aku tidak sekaya Alfath??"


"Aku capek, aku lelah terus menerus kamu hina seperti ini terus dan terus!!" Leonel tampak frustasi berat.


Kematian Rani membuatnya sangat frustasi dan sangat terpukul.


"Leon....!!"


Suara itu?? Leonel mengangkat kepalanya mencari sumber suara itu!!


Dia tak melihat siapapun tapi dia yakin itu suara Rani yang memanggilnya.


"Rani...Rani...kamu di mana Ran!!!" teriak Leonel sambil menangis dalam sesalnya.

__ADS_1


Tapi dia hanya berbicara pada angin yang tak lagi menanggapi panggilannya.


Sementara itu dari tempat tersembunyi satu sosok berbaju putih sedang menggendong bayinya.


"Liat nak, itu ayahmu...dia juga tak kalah tampan dengan Alfathkan?? tetapi karena ibumu terlalu bodoh hanya mengejar cinta yang semu dan meninggalkan cinta sejati yang sesungguhnya akhirnya kita tak mendapatkan apapun selain rasa amat bersalah ibu pada keduanya."


Perlahan sosok itu lenyap dan menghilang di dalam kegelapan malam.


*********


"Tyas kamu cantik sekali??" kata Sasha melihat sepupunya itu akan menikah hari ini dengan Anjar setelah mereka pacaran hampir empat tahun lamanya.


"Mba Sasha, aku deg-degan banget..." kata Sasha.


Setelah akad nikah acara akan dilanjutkan di gedung yang sama.


Perut Shasa agak sedikit membesar karena kehamilannya sudah hampir memasuki 4 bulan.


Tamu tampak bergantian menyalami kedua pasangan mempelai yang berbahagia itu.


Sasha terlihat lelah karena sejak tadi berdiri. Perutnya terasa agak kram dan dia memilih duduk dekat jendela sambil menikmati alunan musik dan kue-kue kesukaannya.


Dia tak menyadari seseorang sedang mengawasinya dengan tatapan tajam. Menatap wajah cantiknya dan perutnya yang sudah mulai kelihatan membesar.


"Shasa...cantiknya kamu sayangku...inginnya aku sekalian menikahimu di acara pernikahan Anjar ini!!"


"Iya...dia adalah Alfath yang diundang oleh Anjar karena Alfath adalah mantan bosnya dulu.


Di sanalah dia bertemu dengan Sasha dan akhirnya dia pun mengetahui jika Sasha sedang hamil anaknya.


Dia yakin sekali bahwa anak yang dikandung Sasha itu adalah anaknya jika bukan anaknya yang ada di perut Sasha itu mana mungkin dia mengalami ngidam sampai membuatnya juga tak bisa makan, tak bisa mencium bau-bauan terutama membuatnya sekarang jadi suka mengkonsumsi daging sapi padahal sebelumnya dia sama sekali tak menyukai daging sapi itu.


Alfath mengambil salad buah dan rupanya keinginan dia sama seperti keinginan Sasha.


Mengambil piring yang sama membuat keduanya saling bertatapan.


DEG....


"Kamu???"


*


*


***Bersambung....

__ADS_1


Bagaimana pertemuan mereka selanjutnya??


Ikuti terus kisah mereka selanjutnya dan jangan lupa dukungannya ya reader🙏🙏


__ADS_2