Maaf Atas Dustaku

Maaf Atas Dustaku
Bab 69 Kisah Masa Lalu


__ADS_3

"Ayo sekarang Fathir sudahan mandinya, bunda pakaikan baju dulu ya...yang twin kayak adik Fifah!!" ucap Sasha membuyarkan lamunan Alfath.


Diam...itulah sikap yang diambil Sasha sambil dia menunggu kejujuran suaminya untuk menjelaskan semua yang sudah terjadi.


Tanpa menunggu dia mengangkat Fathir karena Fifah sudah diangkat dipakaikan handuk terlebih dahulu.


Dilewatinya Alfath yang duduk tak jauh dari bak kecil tempat Fathir dan Afifah tadi mandi.


"Dek!!"


Alfath memanggil Sasha yang sudah hampir sampai kedekat pintu kamar mereka.


Sasha berhenti tapi tidak menoleh pada Alfath.


"Kamu kenapa hari ini kok tidak seperti biasanya?? adek sakit??" tanya Alfath.


Sasha yang tadi pikir Alfath memanggilnya untuk memberi tahukan tentang pertemuannya denga Shinta menjadi kecewa.


"Tidak apa-apa!!" jawab Sasha singkat lalu melanjutkan masuk ke kamar mereka.


"Aku kecewa sama kamu mas!!" ucap lirih Sasha.


Belum lagi habis kecewanya di kamar dia mendapati ponsel Alfath berdering.


📱"Assalamualaikum..."


📱"Halo ini siapa?? mas Alfathnya adakah??"


Sasha hanya mengelus dada mendengar logat yang sedikit kasar dari wanita itu.


📱"Pak Alfathnya ada kah coba panggilkan dulu bilang calon istrinya mau bicara sebab anaknya sedang sakit."


📱"Sebaiknya kamu bicara langsung saja padanya!!"


📱"Iihhh...ini siapa sih??? pembantu aja belagu banget!!"


Tanpa menghiraukan ucapan Shinta, Sasha keluar lagi dalam keadaan masih menggendong Fathir.


Dia menyodorkan ponsel pada Alfath.


"Nih ada telepon, katanya calon istri mas Alfath mau bicara."


DEG....


Jantung Alfath berdetak cepat mendengar perkataan Sasha. Tapi dia terima juga ponsel itu dan menelpon langsung di depan Sasha.


Sasha sepertinya tidak peduli dan mau melangkah masuk tapi lengannya keburu dicekal oleh Alfath.


📱"Ada apa Shinta??"

__ADS_1


📱"Itu siapa sih perempuan yang mengangkat telepon tadi?? pembantumu kah??"


📱"Pembantu?? dia istriku dan sekarang dia ada di sampingku!!"


📱"Ups sorry...tapi memang betul kan aku calon istrimu??"


📱"Dengar Shinta...aku tidak pernah mengiyakan kamu untuk menjadi istriku, aku menemuimu tadi siang semata-mata aku menghargaimu....aku tidak akan menampik jika Alma itu putriku karena wajahnya sangat mirip denganku dan aku akan membiayai seluruh hidupnya tapi cukup dia dan bukan kamu!!"


📱"Apa kamu mau aku mendatangi istrimu dan memohon agar aku bisa menikah denganmu demi Alma??"


📱"Coba sajalah kamu datang, aku juga mau melihat responnya jika melihatmu memohon padanya, tapi jika kamu wanita yang tidak bermalu!!"


📱"Teganya kamu Alfath...hik...hik...hik...


📱"Ini bukan masalah tega ngga tega...tapi tadi siang aku kan sudah bilang bahwa aku sudah punya istri dan punya anak...aku tentu lebih memilih bersama istriku karena aku sangat mencintainya.


📱"Awas kalian ya...tunggu saja pembalasanku, aku tidak rela diperlakukan seperti ini."


Ttuutttt....


Suara ponsel terputus.


Sasha masih berdiri tegak dan tidak bergerak sambil menggendong Fathir dan sebelah lengannya yang lain masih dipegang oleh Alfath.


"Dek, sebenarnya dari tadi mas itu mau jujur sama kamu tapi mas ngga tega melihat wajahku yang masam sejak mas pulang kerja tadi."


"Tapi akhirnya perempuan itu sendiri yang menelpon mas!!" kata Alfath.


"Namanya Shinta dan dia memang wanita masa lalu mas jauh sebelum bertunangan dengan Rani dulu!!" kata Alfath berusaha menjelaskan pelan-pelan pada Sasha.


***Flashback on***


:Alfath sampai kapan kamu akan begini terus??? sejak abangmu meninggal kamu selalu bersikap seenaknya...pergi malam pulang pagi mabok!!" bentak Alfredo pada putranya yang kini hanya tinggal sendiri.


"Ayah...kenapa semua permasalahan ditekankan padaku?? Alfath baru saja kelas 12 yah, masih ingin hura-hura dahulu!!" kata Alfath.


"Jika abangmu masih hidup, ayah tidak akan membebankan ini semua kepadamu...kamu ingat kenapa abangmu meninggal?? semua karena kesalahanmu yang sering mabok dan ngebut-ngebutan...gara-gara mengejarmu maka abangmu kecelakaan!!" kata Alfredo dengan suara meninggi dan bergetar menahan amarah.


"Maafkan Alfath yah, Alfath yang salah!!" kata Alfath menunduk


Jika sudah melibatkan nama abangnya, Alfath selalu kalah dan merasa bersalah.


"Jangan maafmu hanya di bibir saja...buktikan dengan kata-kata!!" kata Alfredo.


Alfath berjalan sempoyongan menuju kamarnya di lantai dua.


Malamnya saat kedua orang tuanya menghadiri acara perusahaan, kembali teman-temannya mengajak dugem.


"Sebentar saja ya...aku takut dimarahi oleh ayahku lagi!!" katanya.

__ADS_1


Kembali suara dentuman musik, bau asap rokok dan alkohol memenuhi klub malam tempat Alfath berada.


"Ayolah bro...segelas saja tidak akan membuatmu mabok!!" desak teman-temannya.


"Bos...ada barang baru!! orangnya cantik bodynya aduhai!!" bisik si pemilik klub malam pada Rudi.


"Aku sudah punya teman kencan, bagaimana dengan temanku ini saja...dia masih polos belum tau apa-apa!!" bisiknya di antara dentuman suara musik.


"Yakin dia masih perawan?? sebab temanku itu masih perjaka ting..ting." Tanya Rudi.


"Yakin seratus lima puluh persen wanita itu masih perawan!!" tutur si empunya klub.


"Bawalah wanita itu pada temanku yang mabok ini!!" kata Rudi


Tak lama keluarlah wanita kurang lebih berusia 20 tahunan berkulit sangat putih dengan takut-takut.


"Ini yang namanya Shinta, bos...!! kata si empunya klub pada Rudi.


"Cantik!!" kata Rudi.


"Kamu temani temanku itu cantik!!" tunjuk Rudi pada Alfath yang mulai mabok.


"Ayo tuan, saya antar tuan muda pulang!!" kata Shinta sambil menyetopkan taxi dan membawa Alfath pulang.


Karena dia tidak tau di mana Alfath tinggal, mau tidak mau dia membawa Alfath kerumah kontrakannya.


Di sanalah awal malapetaka itu terjadi. Dalam keadaan tidak sadar Alfath memperko*sa Shinta walaupun Shinta sudah memohon-mohon padanya untuk tidak melakukan itu.


Setelah kejadian itu Alfath berangkat ke Aussie mengikuti kedua orang tuanya pindah kesana dan juga berkuliah di sana.


Sementara Shinta sepeninggal Alfath ke Aussie hamil lah Alma.


Dia berjuang untuk hidup dibantu oleh Cyntia saudara kembarnya. Akhirnya pada saat melahirkan Alma Shinta meninggal dan Alma dirawat oleh Cyntia mulai bayi hingga sekarang.


Dendam Cyntia ke Alfath sangat besar karena Alfath lah maka dia harus kehilangan saudara satu-satunya yang dia punya.


Dengan susah payah dia merawat Alma sambil bekerja berharap dia bisa menemukan Alfath dan meminta pertanggung jawaban laki-laki itu.


Tetapi sampai Alma berusia 3 tahun, tidak juga dia menemukan keberadaan Alfath. Hingga suatu hari dari pemilik klub malam akhirnya dia tahu Alfath berada di luar negeri tetapi Alfath akan segera bertunangan dengan Rani.


Hati Cyntia semakin sakit mendengar kabar itu tapi dia tetap berusaha untuk tetap mencari tau tentang keberadaan Alfath di indonesia.


*


*


***Bersambung...


Akankah Sasha memaafkan Alfath setelah mendengar semua kisah masa lalu Alfath???

__ADS_1


Jangan lupa tetap mengikitiepisode berikutnya ya 😊😊


__ADS_2