Malam Kelam Istimewa

Malam Kelam Istimewa
Pindah Ke Apartemen


__ADS_3

Hari pertama Pamela melaksanakan koas nya, Pamela tidak ingin terlambat datang. Seperti yang dikatakan Mr. Edward, Pamela harus menemui Mr. Bryan sebagai pembimbing koas nya. Pamela mendapat tempat untuk koas nya di rumah sakit Royal Melbourne Hospital yang terkenal di negara ini tapi perjalanan yang ditempuh nya lumayan jauh dari tempat tinggal nya sekarang.


"Alvin, mommy berangkat dulu ya. Jangan nakal sama oma." pamit Pamela saat lihat anaknya bangun tidur.r


"Yes mommy, Alvin will be a good boy." jawab Alvin yang begitu lucu nya saat bangun tidur, di usia nya yang baru menginjakkan 2 tahun lebih tapi Alvin sangat bijak di usia nya.


"Good boy, mommy loves Alvin." ucap Pamela lalu mencium pipi anak dengan gemas sebelum akhirnya pergi.


"Mah, tante, Pamela berangkat ya." pamit Pamela.


"Iya sayang hati hati." jawab mama Ratih sementara Rani hanya menganggukkan kepala karena sedang menyuapi makan keynan yang mau berangkat sekolah.


Pamela memilih berangkat dengan taksi karena takut terlambat di hari pertama. Sesampainya di tempat koas Pamela langsung menemui Mr. Bryan.


"Good morning Mr Bryan I am Pamela, you were my mentor during my internship." salam Pamela saat bertemu Mr Bryan.


"Oh Pamela you have come, please join the other interns." ujar Mr Bryan menyuruh Pamela untuk bergabung dengan para magang yang lain.


"Yes, thank you Mr. Bryan." jawab Pamela lalu bergabung dengan para peserta magang yang sudah berkumpul menunggu arahan dari pembimbing koas.


Ada sepuluh calon dokter yang akan magang di rumah sakit itu dan mereka menunggu arahan dari Mr. Bryan, selanjutnya akan ada pembagian kelompok untuk mengikuti masing-masing dokter senior yang akan membimbing mereka ke depannya selama koas.


Tim A adalah kelompok Pamela yang beranggotakan 3 orang, ada tiga kelompok dan kelompok C ada 4 orang.


"Okay, team A will be guided by doctor Hendra, please introduce yourself, for other teams please come with me." Mr. Bryan mengenalkan dokter pembimbing tim A yang bernama Hendra yang juga dokter spesialis jantung. Tim yang lain ikut dengan Mr. Bryan untuk bertemu dengan dokter pembimbing nya.


"Thank you Mr. Bryan." kata dokter Hendra saat Mr. Bryan akan meninggalkan tempat.


"Okay, let me introduce myself, Dr. Hendra, during your internship under my guidance." sapa dokter Hendra.


Satu persatu mengenalkan diri dengan dokter Hendra dan giliran Pamela dokter Hendra terkejut saat Pamela memperkenalkan diri.


"Hello my name is Pamela Ridhliani I am from the university of Sydney. I come from Indonesia." Pamela memperkenalkan diri.

__ADS_1


"Sorry you are Indonesian?" tanya dokter Hendra.


"Yes, I'm i Indonesian." jawab Pamela, namun tiba-tiba dokter Hendra menjabat tangan Pamela.


"Senang bertemu dengan kamu Pamela." Pamela kaget saat dokter Hendra berbicara bahasa Indonesia.


"Terima kasih dokter Hendra." kata Pamela senang ternyata ada orang Indonesia yang bekerja di rumah sakit terkenal di negara ini.


"Jangan sungkan bertanya pamela, jika ada kesulitan." jelas dokter Hendra.


"Baik dokter, mohon bimbingan nya." Pamela sungguh merasa senang dengan adanya dokter Hendra yang menjadi pembimbing nya selama koas.


Semenjak saat itu Pamela jadi akrab dengan dokter Hendra bahkan Pamela selalu diajarkan beberapa pengetahuan sebagai dokter magang biar lebih cepat pintar. Sudah beberapa bulan terakhir ini Pamela agak terlambat datang ke rumah sakit apalagi naik MRT di jam sibuk.


"Maaf dokter saya terlambat." ijin Pamela menghadap dokter Hendra.


"Oh ya Pamela tidak apa apa, kalau boleh tahu kamu tinggal dimana?" tanya dokter Hendra. Saat melihat data dari Pamela dokter Hendra terkagum dengan prestasi nya bahkan umurnya sangat muda dan cantik. Pamela pun menjelaskan tempat tinggal nya sekarang.


"Terima kasih dokter saya tunggu kabar nya."


"Ya sudah kamu ikut saya visit ke ruangan pasien." ajak dokter Hendra. Selama magang dokter Hendra tidak pelit berbagi ilmu dokter nya bahkan dokter Hendra melihat Pamela seperti anak nya karena usianya hampir sama dengan Pamela.


Tidak menunggu lama dua minggu kemudian dokter Hendra mengabarkan apartemen itu kepada Pamela, bahkan uang mukanya di talangi dulu oleh dokter Hendra agar tidak dijual dengan orang lain.


Saat sedang makan bersama di hari libur mama Ratih berkeinginan menyampaikan maksud dengan Rani untuk tinggal di apartemen.


"Rani, Rey, mba mau ngomong! kalian jangan marah dan berpikir yang bukan bukan." kata mama Ratih di sela makan nya.


"Iya mba, ada apa?" jawab Rani menghentikan makan nya.


"Begini Rani, mba kasihan sama Pamela perjalanan jauh tempat koas nya jadi mba bermaksud menyewa apartemen yang tidak terlalu jauh dengan tempat magang Pamela." jelas mama Ratih sementara Pamela hanya diam sambil menyuapi makan Alvin.


"Oh soal itu, Rani sih nggak marah mba. Rani juga kasihan lihat Pamela pasti kecapean takut nya ada apa apa jika pulang sampai malam." mama Ratih merasa lega dengan jawaban Rani.

__ADS_1


"Iya mba, Rey juga minta maaf tidak bisa antar jemput Pamela." ujar Rey.


"Ya sudah mba lega mendengar nya, mungkin lusa mba pindah." kata mama Ratih.


"Memang sudah dapat tempat nya ya mba? syukur lah, jadi kemaren yang mba bilang itu beneran. Rey pun tidak sempat mencari karena banyak kerjaan di kantor Rey." kata Rey merasa bersalah saat mama Ratih pernah meminta nya mencarikan apartemen untuk nya.


"Iya setelah beberapa bulan akhirnya ada teman Pamela yang menawarkan apartemen dengan harga terjangkau." ujar mama Ratih. Mungkin jika jadi beli apartemen kemungkinan ke depan nya akan berhemat dalam pengeluaran karena tidak murah beli apartemen di negara ini bahkan uang peninggalan almarhum suaminya akan terpakai untuk membeli apartemen itu untungnya Pamela kuliah dengan beasiswa dan alvin minum susu ASI sampai usia 2 tahun.


Saat perpindahan ke apartemen keynan yang merasa kehilangan karena teman bermain nya sudah tidak ada lagi saat libur atau sepulang sekolah.


"Keynan, nanti kalau kangen adik Alvin jika liburan sekolah ajak Papi dan Mami ketempat Alvin ya." bujuk Pamela karena keynan merasa sedih.


"It's okay keynan, Let's take Alvin on vacation, you like the beach?" ujar Rani membujuk keynan dengan ke pantai jika liburan sekolah nanti, keynan hanya menganggukkan kepala dengan air mata yang sudah meleleh.


"Keynan don't be sad, Alvin loves Keynan's brother." celetuk alvin saat melihat keynan menangis sedih.


"Yes, keynan also loves alvin." jawab keynan kemudian berhenti menangis.


Setelah drama keynan dan alvin selesai mereka pun pergi menuju apartemen yang akan ditinggali Pamela dan mama Ratih. Hampir tiga jam perjalanan ditempuh mereka sampai di tempat yang tuju. Dokter Hendra sudah memberitahu alamat apartemen sebelumnya setelah sampai Pamela senang apartemen nya dekat jalan raya dan tidak terlalu jelek bahkan ada tempat bermain anak anak di samping gedung itu.


Apartemen Pamela berada di lantai 5 dan setelah masuk kedalam tampak bersih dalam apartemen itu meskipun ukuran nya minimalis tapi untung nya ada 2 kamar tidur dengan satu kamar mandi dalam untuk ruang makan satu ruangan dengan ruang tamu tapi untuk dapur ada sekat tersendiri karena dekat tempat mencuci dan kamar mandi yang ada di dapur. Saat membuka pintu balkon terlihat pemandangan kota yang indah apalagi dimalam hari.


"Wah cantik tempat nya." kata Rani ikut senang.


"Tuh kan ada tempat bermain nya juga di bawah, nanti keynan ajak papi dan mami sering kesini ya?" ujar Pamela membuat keynan senang.


"Yee nanti keynan sering main kesini." kata keynan sambil melompat kegirangan.


Setelah berkemas barang bawaan selesai, Rey dan Rani pamit pulang. Mama Ratih dan Pamela pun pergi istirahat. Mama ratih memilih tidur dikamar sendiri sedang kan Pamela dengan Alvin. Alvin tidak terlihat seperti anak dan ibu karena Pamela terlihat masih muda dan tambah cantik meskipun Alvin juga tampan turunan dari Vino ayah biologis nya dan Pamela.


Mereka pun tertidur terlelap karena kecapean dan untuk selanjutnya akan mereka pikirkan nanti yang penting sudah tidak merepotkan keluarga Rani dan yang pasti Pamela dekat dengan tempat nya magang.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2